Skip to content
Startup

Key Strategy: EKRAF Gandeng Coda Buka Akses Pengembang Gim Lokal ke Pasar Internasional

Patricia Thomas - wartanaya.com 3 mins read

me Lokal ke Pasar Global Key Strategy adalah langkah strategis yang diambil Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) untuk meningkatkan kemampuan pengembang game

Key Strategy: EKRAF Gandeng Coda Buka Akses Pengembang Gim Lokal ke Pasar Internasional

Ekraf Gandeng Coda Buka Akses Game Lokal ke Pasar Global

Key Strategy adalah langkah strategis yang diambil Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) untuk meningkatkan kemampuan pengembang game lokal dalam bersaing di pasar internasional. Dengan bergabungnya Coda, perusahaan digital Singapura yang bergerak di bidang ekosistem game global, kolaborasi ini bertujuan memberikan dukungan menyeluruh, termasuk pendidikan, infrastruktur, dan solusi komersial, agar para pelaku industri dalam negeri bisa menembus pasar luar negeri. Ini merupakan bagian dari Key Strategy yang dicanangkan untuk memperkuat daya saing sektor kreatif Indonesia.

Kemitraan Ekraf dan Coda: Fase Penguatan Ekosistem

Pembentukan kemitraan antara Ekraf dan Coda diharapkan menjadi momentum penting bagi pengembang game lokal, yang jumlahnya terus bertumbuh seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap hiburan digital. MoU ini akan memperkuat kerja sama sebelumnya, seperti acara Global Game Jam Pre-Workshop yang sukses meningkatkan kapasitas lebih dari 70 pengembang melalui pelatihan dan pemaparan ke industri global. Selain itu, platform Codashop, marketplace Coda yang digunakan untuk transaksi konten game dan media digital, akan menjadi jembatan bagi pengembang Indonesia untuk menjangkau audiens di luar negeri.

Key Strategy juga mencakup inisiatif untuk meningkatkan literasi digital dan kesadaran konsumen terhadap risiko skema penipuan daring. Kampanye Guard Your Game, yang diluncurkan dalam kerangka kerja sama ini, berfokus pada edukasi pemain dan pengembang terkait keamanan dalam transaksi game online. Selain itu, upaya menumbuhkan ekosistem game lokal akan diimbangi dengan perluasan akses ke infrastruktur keuangan dan logistik yang mendukung ekspor konten kreatif.

Perkembangan Ekonomi Kreatif dan Proyeksi Industri Game

Dari sisi data, industri game Indonesia telah menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Pada 2025, pendapatan sektor ini mencapai lebih dari 1,1 miliar dolar AS (sekitar 19,7 triliun rupiah), dengan proyeksi meningkat hingga 1,5 miliar dolar AS (26,88 triliun rupiah) pada 2030, berdasarkan laporan Niko Partners. Tren ini menunjukkan bahwa Key Strategy yang dijalankan Ekraf dan Coda akan memainkan peran kritis dalam menyelesaikan tantangan ekspor dan memperkuat posisi Indonesia di panggung global.

Berbagai kebijakan dan inisiatif telah berdampak pada pergeseran kebiasaan pemain di Asia Tenggara. Saat ini, 38% pendapatan game mobile berasal dari metode pembayaran di luar aplikasi, meningkat dari 21% dua tahun lalu. Hal ini memperkuat kebutuhan pengembang untuk menyesuaikan solusi pembayaran dan distribusi, sehingga Key Strategy akan mencakup langkah-langkah adaptif untuk mengakomodasi preferensi konsumen baru.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam meningkatkan ekosistem game nasional. “Dengan Key Strategy yang dijalankan bersama Coda, kami ingin menciptakan lingkungan yang mendukung pengembang lokal meraih peluang di pasar global,” ujarnya. Strategi ini juga mencakup penguatan kerja sama dengan pemangku kepentingan, termasuk pelaku usaha, investor, dan pihak internasional.

Dalam konteks Key Strategy, Coda berperan sebagai penghubung antara pengembang Indonesia dan pelaku industri global. Perusahaan ini telah membantu mengoptimalkan akses ke pasar melalui pengalaman yang telah terbukti, seperti eksposisi di acara internasional dan pemanfaatan teknologi yang relevan. Dukungan dari Ekraf, sebagai institusi pemerintah, memberikan keandalan dan legitimasi bagi inisiatif kolaborasi ini.

“Indonesia memiliki potensi besar sebagai pusat kreativitas digital, dan Key Strategy ini akan membuka jalan bagi pengembang lokal untuk mengembangkan bisnis yang berkelanjutan di pasar global,” kata Shane Happach, CEO Coda, dalam siaran pers. Dukungan dari perusahaan digital Singapura ini diharapkan mendorong lebih banyak talenta muda Indonesia untuk mengejar peluang ekspor di sektor game.

Dengan Key Strategy yang terus diperluas, Ekraf dan Coda berkomitmen untuk mendorong pengembangan ekonomi kreatif melalui inovasi dan integrasi dengan teknologi digital. Kemitraan ini tidak hanya meningkatkan visibilitas Indonesia di industri game global, tetapi juga menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dapat menciptakan ekosistem yang dinamis dan berdaya saing. Dengan langkah-langkah ini, impor konten game bisa diminimalkan, sementara ekspor akan meningkat, mengakar pada kekuatan lokal yang berkelanjutan.

Join the discussion