Skip to content
Nasional

Topics Covered: PDIP Ragukan PSI Kuasai Jawa Tengah sebagai Lumbung Suara

Richard Jackson - wartanaya.com 3 mins read

PDIP Skeptis terhadap Target PSI Kuasai Jawa Tengah sebagai Wilayah Suara Utama Topics Covered – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyatakan

Topics Covered: PDIP Ragukan PSI Kuasai Jawa Tengah sebagai Lumbung Suara

PDIP Skeptis terhadap Target PSI Kuasai Jawa Tengah sebagai Wilayah Suara Utama

Topics Covered – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyatakan keraguan terhadap kemampuan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk menguasai Jawa Tengah sebagai lumbung suara utama dalam Pemilu 2029. Meski PSI telah menetapkan ambisi besar untuk menggeser dominasi PDIP di provinsi yang menjadi basis kuat partai penguasa sejak era reformasi, PDIP memperkirakan upaya tersebut masih akan menghadapi tantangan signifikan. Hal ini terutama karena RUU Pemilu yang menjadi pedoman utama masih dalam proses penyusunan di DPR, sehingga perubahan struktur pemilu belum pasti memberikan peluang besar bagi PSI.

Strategi PDIP dalam Menghadapi PSI

Bambang Wuryanto, Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP, menjelaskan bahwa partai-partai politik lain masih menunggu kepastian revisi UU Pemilu No 7 Tahun 2017. “Sebagian besar anggota dewan belum bergerak secara serius, karena masih ada ruang untuk negosiasi dalam RUU tersebut,” ujarnya saat di Gedung DPR, Selasa (7/6). Ia menambahkan, meski PSI memiliki basis suara yang kuat di beberapa daerah, PDIP percaya bahwa faktor-faktor seperti kebijakan pemerintah dan kemampuan organisasi akan menentukan kinerja partai di Jawa Tengah.

Dalam diskusi internal, PDIP juga menyoroti peran strategis dari elektoral yang diperoleh melalui kebijakan sosial dan ekonomi. “Kita tahu bahwa Jawa Tengah merupakan lumbung suara penting, tapi PSI masih perlu menunjukkan konsistensi dalam membangun basis yang kuat di seluruh wilayah,” kata Bambang. Pihak PDIP juga mengungkapkan bahwa keberhasilan PSI dalam meraih suara masyarakat awam akan menjadi kunci utama dalam mengubah paradigma politik di provinsi ini.

Upaya PSI untuk Memperkuat Kehadiran di Jawa Tengah

Di sisi lain, PSI tetap optimis dalam meraih dukungan pemilih di Jawa Tengah. Partai yang dipimpin oleh Andika Perkasa ini mengungkapkan rencana untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat kecamatan dan desa. “Kita akan terus melibatkan masyarakat dalam setiap kegiatan kampanye, karena mereka adalah penentu suara terbesar,” jelas Faldo Maldini, Jurubicara PSI, kepada Katadata.co.id, Jumat (29/5). PSI juga mengharapkan kehadiran Presiden Joko Widodo sebagai dorongan bagi konsolidasi kekuatan partai di wilayah tersebut.

PSI mengatakan bahwa kolaborasi dengan Jokowi akan membantu partai dalam memperkuat kredibilitas dan program pemerintahan. “Jokowi tetap menjadi ikon yang kuat, dan kehadirannya akan memperkuat jaringan kita di masyarakat,” tambah Faldo. Namun, hingga saat ini PSI belum memiliki hubungan resmi dengan Jokowi, setelah ia dipecat dari PDIP pada akhir 2024. Meski demikian, partai ini tetap mempertahankan komitmen untuk mendukung Presiden dalam berbagai kegiatan, termasuk lawatan ke berbagai wilayah di Jawa Tengah.

Topics Covered juga menggambarkan situasi politik Jawa Tengah yang dinamis. Provinsi ini dikenal sebagai lumbung suara strategis karena jumlah penduduk dan peran vitalnya dalam menentukan hasil pemilu nasional. Dalam beberapa tahun terakhir, PDIP tetap mendominasi elektoral di Jawa Tengah, dengan dukungan dari berbagai kalangan seperti petani, buruh, dan keluarga kecil menengah. Namun, dengan keberadaan PSI dan konsolidasi partai-partai lain, PDIP memperkirakan bahwa perubahan kecil akan terjadi di beberapa daerah.

Ketua DPR, Puan Maharani, sebelumnya menyatakan bahwa semua partai politik telah mulai berdiskusi secara mendalam mengenai revisi UU Pemilu. “RUU Pemilu ini menjadi faktor penentu bagi kinerja partai di Jawa Tengah dan daerah lainnya,” ujarnya di Gedung DPR, Kamis (12/3). Puan menegaskan bahwa kebijakan serentak dalam pemilu nasional dan daerah diharapkan dapat memperkuat partisipasi pemilih dan meratakan kesempatan antar partai. Namun, PDIP menilai bahwa kebijakan ini belum cukup untuk memberikan momentum besar bagi PSI.

Topics Covered juga menyoroti peran Jawa Tengah dalam dinamika pemilu nasional. Dengan populasi sekitar 40 juta orang, provinsi ini menjadi salah satu daerah yang menentukan keberhasilan partai dalam memperoleh kursi di DPR. PDIP memperkirakan bahwa dengan kebijakan yang terus ditingkatkan, partai ini akan tetap menjadi pemimpin dalam pemilu 2029. Namun, PSI tetap berupaya keras untuk membangun daya tarik baru, termasuk melalui keterlibatan Jokowi dan visi kebijakan yang lebih modern.

Join the discussion