Polri Geledah 8 Lokasi – Usut Dugaan Korupsi di PLN, Asabri, Krakatau Steel
Polri Geledah 8 Lokasi, Usut Dugaan Korupsi di PLN, Asabri, Krakatau Steel Polri Geledah 8 Lokasi - Kepolisian Indonesia bekerja sama dengan Polda Metro Jaya
Polri Geledah 8 Lokasi, Usut Dugaan Korupsi di PLN, Asabri, Krakatau Steel
Polri Geledah 8 Lokasi – Kepolisian Indonesia bekerja sama dengan Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan di delapan lokasi terkait tiga kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Operasi ini dilakukan secara bersamaan pada Rabu (8/7), dengan dua tempat di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, yaitu Cafe De’Klan dan Point Money Changer.
Proses Penyelidikan Berjalan Sesuai SOP
Kombes Budhi Hermanto, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa penggeledahan merupakan bagian dari proses penyelidikan. “Kami melakukan penggeledahan secara serempak untuk mengumpulkan alat bukti dari delapan lokasi,” katanya dalam pernyataan resmi.
“Rangkaian ini bagian dari upaya mengumpulkan bukti barang dalam tiga perkara yang sedang ditangani,” ujar Budhi.
Kerja Sama Antara Kortastipidkor dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus
Penyidikan dilakukan melalui mekanisme joint investigation antara Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Irjen Totok Suharyanto, Kepala Kortastipidkor Polri, mengungkapkan bahwa tiga kasus utama sedang diteliti: korupsi pasokan batu bara melibatkan PLN, Asabri, serta Krakatau Steel.
Kasus yang Dihubungkan dengan PT PLN, Asabri, dan Krakatau Steel
Ketiga kasus tersebut meliputi pemadaman listrik (blackout) yang disebabkan oleh gangguan pasokan di beberapa gardu induk; dugaan korupsi terkait PT Asabri dan Jiwasraya pada periode 2020-2025; serta TPPU dalam penyelesaian utang PT CBS kepada PT Krakatau Niaga Indonesia (KNI).
“Langkah-langkah yang kami lakukan hari ini bertujuan memenuhi kebutuhan alat bukti di delapan lokasi yang digeledah,” kata Kombes Victor Dean Mackbon, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.
Pemadaman Listrik di DKI Jakarta
Sebelumnya, PLN mengungkapkan gangguan listrik di DKI Jakarta berasal dari masalah pasokan di gardu induk. Menurut Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya Haris Andika, sistem kelistrikan telah pulih sepenuhnya setelah jam 20.00 WIB.
“PLN memastikan seluruh wilayah yang mengalami gangguan pasokan dari Gardu Induk kembali normal pada pukul 20.00 WIB,” kata Haris kepada Katadata.co.id pada Kamis (9/4).
