MRT Jakarta Targetkan Stasiun Monas dan Thamrin Beroperasi pada Akhir 2027
Proyek pembangunan MRT Jakarta terus menunjukkan progres yang menggembirakan. MRT Jakarta Targetkan Stasiun Monas dan Stasiun Thamrin untuk mulai beroperasi
MRT Jakarta Targetkan Stasiun Monas dan Thamrin Mulai Beroperasi di Akhir 2027
Wartanaya.com – Proyek pembangunan MRT Jakarta terus menunjukkan progres yang menggembirakan. MRT Jakarta Targetkan Stasiun Monas dan Stasiun Thamrin untuk mulai beroperasi pada penghujung tahun 2027. Pencapaian ini merupakan bagian dari fase 2A CP201 yang saat ini telah mencapai 92 persen kemajuan konstruksi. Kedua stasiun strategis ini akan menjadi tulang punggung sistem transportasi publik di ibu kota, menghubungkan kawasan bisnis, wisata, dan permukiman.
Progres Konstruksi dan Timeline Operasional
Pembangunan paket CP201 merupakan salah satu tahap krusial dalam pengembangan jaringan MRT Jakarta. Dengan tingkat penyelesaian mencapai 92 persen, tim konstruksi telah menyelesaikan sebagian besar pekerjaan struktural dan instalasi. Menurut Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta, Weni Maulina, seluruh tantangan teknis yang muncul selama proses pembangunan telah berhasil diatasi. Kondisi tanah lunak di kawasan proyek menjadi salah satu hambatan utama, namun metode konstruksi yang tepat telah diterapkan untuk memastikan stabilitas struktur.
Stasiun Monas dirancang dengan konsep bawah tanah yang terintegrasi dengan kawasan cagar budaya. Dengan panjang mencapai 220 meter dan kedalaman peron 15 hingga 18 meter di bawah permukaan, stasiun ini akan menjadi salah satu stasiun terbesar dalam jaringan MRT. Metode box jacking digunakan untuk meminimalkan gangguan terhadap arus lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Barat selama proses konstruksi berlangsung.
Desain dan Fasilitas Stasiun Monas
Stasiun Monas memiliki dua pintu masuk utama yang dirancang untuk memaksimalkan aksesibilitas penumpang. Grand entrance menghadap langsung ke Monumen Nasional, sementara pintu masuk kedua terletak di Jalan Museum. Koridor panjang di dalam stasiun akan difungsikan sebagai ruang artwork, edukasi, dan pameran budaya. Sistem drainase dan flood gate telah dipasang untuk mencegah masuknya air ke area stasiun ketika terjadi hujan lebat.
Insya Allah kita selesaikan di akhir tahun 2027. Insya Allah sudah beroperasi di akhir 2027.
Pernyataan tersebut disampaikan Weni Maulina di lokasi proyek Stasiun MRT Monas, Jakarta Pusat, pada Rabu (22/7). Ia menegaskan bahwa kedua stasiun akan memulai operasionalnya secara bersamaan pada periode yang sama, memberikan kemudahan bagi masyarakat yang menggunakan jasa MRT.
Integrasi dan Konektivitas Masa Depan
PT MRT Jakarta sedang berkoordinasi intensif dengan PT Kereta Api Indonesia untuk menyiapkan integrasi antara Stasiun Monas dengan Stasiun Gambir yang sedang dalam proses revitalisasi. Saat ini, desain konektivitas kedua stasiun masih berada dalam tahap pembahasan mendalam.
Insya Allah nanti akan ada satu penyambungan, satu koneksi yang lebih baik lagi. Desainnya masih dalam pengembangan dan masih kami diskusikan dengan PT KAI.
Nilai kontrak pembangunan paket CP201 diperkirakan mencapai Rp4,1 triliun. Selain proyek Fase 2A, MRT Jakarta juga sedang mempersiapkan pembangunan koridor timur-barat yang saat ini memasuki proses pengadaan kontraktor bersama Japan International Cooperation Agency (JICA). Sementara itu, rencana pembangunan jalur Taman Mini–Fatmawati dan Tangerang Selatan masih berada pada tahap studi kelayakan.
Dengan target operasional akhir 2027, masyarakat Jakarta dapat mengharapkan peningkatan signifikan dalam mobilitas harian. MRT Jakarta Targetkan Stasiun Monas sebagai simpul transportasi utama yang akan menghubungkan berbagai moda transportasi publik di ibu kota. Kehadiran stasiun-stasiun baru ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan meningkatkan kualitas hidup warga Jakarta secara keseluruhan.
