Skip to content
Nasional

Latest Program: Pembelaan Pengacara soal Motif Sony Sonjaya Beri Titik SPPG: Kejar Target MBG

Elizabeth Anderson - wartanaya.com 2 mins read

Sony Sonjaya dan Pembelaannya Soal Motif Beri Titik SPPG Latest Program - Dalam konteks Latest Program , pengacara Sony Sonjaya, Krisna Murti, memberikan

Latest Program: Pembelaan Pengacara soal Motif Sony Sonjaya Beri Titik SPPG: Kejar Target MBG

Sony Sonjaya dan Pembelaannya Soal Motif Beri Titik SPPG

Latest Program – Dalam konteks Latest Program, pengacara Sony Sonjaya, Krisna Murti, memberikan penjelasan bahwa kliennya tidak memperoleh keuntungan pribadi dari pemberian titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kepada yayasan tertentu. Menurut Krisna, Sony menjelaskan bahwa langkah tersebut bertujuan untuk mempercepat pencapaian target operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditetapkan pemerintah. Latest Program ini menjadi fokus dalam penyelidikan terkait dugaan korupsi tata kelola MBG tahun anggaran 2025-2026.

Penjelasan Sony Sonjaya dalam Pemeriksaan

“Tadi juga ditanyakan oleh penyidik terkait apa keuntungan memberikan titik-titik SPPG. Lalu Pak Soni bilang, ‘Keuntungan saya, SPPG ini terpenuhi sesuai dengan target yang dimandatkan oleh Pak Presiden melalui Kepala BGN soal penerima manfaat harus sekian banyaknya,’”

Krisna menyatakan bahwa Sony Sonjaya tidak menerima pembayaran apapun dari pihak-pihak yang meminta titik SPPG. Menurut keterangan yang disampaikan, Sony menjelaskan bahwa pemberian titik SPPG adalah bagian dari upaya memastikan program MBG berjalan efektif, terutama dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan bantuan gizi.

Proses Penyelidikan Kejaksaan Agung

Kejaksaan Agung terus menyelidiki dugaan korupsi terkait MBG. Pemeriksaan Sony Sonjaya dilakukan di Gedung Jampidsus pada Kamis (18/6) sebagai bagian dari penyelidikan yang berlangsung. Proses ini berlangsung selama sekitar 10 jam dan membuka peluang Sony menjadi justice collaborator (JC) dalam kasus tersebut.

Dalam pemeriksaan, penyidik menemukan bahwa jumlah orang yang diduga terlibat dalam pemberian titik SPPG meningkat dari 26 menjadi 41 orang. Verifikasi dilakukan dengan membandingkan keterangan Sony dengan percakapan yang tersimpan di telepon genggam miliknya. Krisna Murti mengatakan bahwa beberapa nama dalam daftar awal juga mengajukan tambahan nama untuk memperoleh titik SPPG.

Dari hasil penyelidikan, muncul belasan nama baru yang sebelumnya tidak disebutkan. Krisna menjelaskan bahwa sebagian besar dari 14 nama tambahan tersebut berasal dari kalangan politik. Hal ini menunjukkan bahwa Latest Program MBG tidak hanya melibatkan pihak teknis, tetapi juga berpotensi melibatkan elemen pemerintahan dalam pencapaian target.

Detil Proyek CCTV dalam MBG

Kejaksaan Agung juga memperoleh dokumen terkait proyek pengadaan CCTV senilai lebih dari Rp300 miliar. Materi ini menjadi bagian dari penyelidikan yang sedang berlangsung. Dalam Latest Program, proyek tersebut dijelaskan sebagai bagian dari upaya memantau distribusi bantuan gizi, dengan rencana menginstal sekitar 5 ribu unit CCTV dan perangkat sidik jari di ribuan titik SPPG seluruh Indonesia.

“Satu SPPG itu ada 5 CCTV. Jadi semuanya itu yang harus dipasang 5 ribu CCTV dan sidik jari. Jadi penerima manfaatnya itu harus klik sidik jarinya biar dicocokkan dengan SPPG,”

Krisna Murti menambahkan bahwa proyek ini disusun sebagai mekanisme untuk memastikan transparansi dalam MBG. Namun, peningkatan jumlah tersangka dari 26 menjadi 41 orang mengindikasikan adanya keterlibatan pihak-pihak yang lebih luas dalam proses tersebut. Latest Program ini menjadi momentum penting untuk mengungkap detail lebih lanjut mengenai dinamika penyelidikan dan konsekuensi dari pemberian titik SPPG.

Join the discussion