Cerita Satu RT di Jakarta Siapkan Tabungan Air untuk Hadapi Kekeringan
Kemarau panjang telah menimbulkan ancaman kekeringan di sejumlah kawasan Indonesia. Di tengah situasi tersebut, sebuah rukun tetangga di Jakarta justru telah
Warga Gang di Jakarta Aktif Kumpulkan Cadangan Air Menghadapi Kemarau
Wartanaya.com – Kemarau panjang telah menimbulkan ancaman kekeringan di sejumlah kawasan Indonesia. Di tengah situasi tersebut, sebuah rukun tetangga di Jakarta justru telah menyusun langkah antisipasi jauh sebelum dampak kekeringan terasa.
Lokasi ini tepatnya berada di RT 8/RW 4, Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Taufiq Supriadi, yang menjabat sebagai Ketua RT, menguraikan berbagai persiapan yang telah disusun bersama para warganya.
Sumur Resapan dan Sistem Pengaliran Air
Menurut Taufiq, mereka telah menggali tiga sumur resapan dengan kedalaman mencapai 18 meter hingga menyentuh lapisan pasir.
“Kami sudah menyiapkan sumur resapan dalam, tiga buah, dengan kedalaman 18 meter sampai ketemu lapisan pasir,” kata Taufiq, saat ditemui di rangkaian acara Indonesia Net Zero Summit 2026, Sabtu (1/8).
Sumur-sumur tersebut juga digunakan untuk menyalurkan air dari akuarium warga agar tidak langsung menjadi runoff yang jatuh ke laut.
“Sumur resapan itu pun kami manfaatkan untuk mengalirkan air dari akuarium kita supaya enggak keluar langsung runoff jatuh ke laut,” ujar Taufiq.
Inovasi Lingkungan dan Ekonomi Sirkular
Taufiq kembali menjadi sorotan publik daring berkat sejumlah kreasi yang mengubah gang tersebut menjadi kawasan ramah lingkungan. Di Gang 8 Malaka Jaya, roda ekonomi sirkular terus berputar.
Warga setempat mengolah limbah organik menggunakan belatung, kemudian memanfaatkan serangga itu sebagai pakan ternak. Ayam dan ikan lele juga dibudidayakan oleh warga di kawasan tersebut.
Setelah mengalami transformasi selama dua tahun sembilan bulan, wilayah ini telah memiliki 43 lubang resapan biopori yang berfungsi menampung sampah organik.
“Sehingga ini membuka jalur cacing tanah, untuk membuka pori-pori bumi. Tikus tanah yang buta juga ikut partisipasi,” kata dia.
Menyimpan Air Hujan untuk Cadangan Tanah
Taufiq berharap saat musim hujan tiba, air akan kembali meresap ke dalam lubang resapan biopori maupun sumur resapan. Metode-metode ini bertujuan mengisi ulang cadangan air tanah.
Di kesempatan yang sama, ia juga menyebutkan adanya fasilitas penampungan air hujan, meski jumlahnya terbatas karena keterbatasan lahan.
Untuk mengatasi hal tersebut, Taufiq memanfaatkan atap kandang ayam sebagai area pemanenan air hujan. Air yang mengalir dari atap kemudian ditampung dalam tong untuk digunakan kembali.
“Ini ikhtiar kami untuk menjaga air supaya tetap ada di tempat kita,” ujar Taufiq.
Rekognisi Nasional hingga Internasional
Berkat berbagai inovasinya, Ketua RT kelahiran Cirebon tersebut dinobatkan sebagai sosok inspiratif Kota Cirebon. Ia juga diminta untuk mereplikasi karyanya di kota pesisir pantai utara Jawa tersebut.
Cerita dari Gang 8 Malaka Jaya bahkan telah menjangkau luar negeri dan sempat ditayangkan di saluran televisi Tiongkok. Gang tersebut juga telah menerima kunjungan tamu dari berbagai negara.
Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id
