Skip to content
Internasional

Visit Agenda: Iran Mulai Proses Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Berlangsung Sepekan

Elizabeth Anderson - wartanaya.com 2 mins read

lah Ali Khamenei, Berlangsung Sepekan Visit Agenda - Iran memulai proses pemakaman besar Ayatollah Ali Khamenei pada hari Sabtu (4/7), dengan rangkaian

Visit Agenda: Iran Mulai Proses Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Berlangsung Sepekan

Visit Agenda: Iran Mulai Proses Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Berlangsung Sepekan

Visit Agenda – Iran memulai proses pemakaman besar Ayatollah Ali Khamenei pada hari Sabtu (4/7), dengan rangkaian upacara yang akan berlangsung selama satu minggu. Acara ini diharapkan menarik perhatian ribuan warga, termasuk jemaah dari berbagai negara, sebagai bagian dari penghormatan terakhir kepada pemimpin spiritual yang meninggal dalam situasi politik yang menegangkan.

Proses Pemakaman dan Lokasi Jenazah

Jenazah Khamenei disemayamkan di kompleks Masjid Imam Khomeini Mosalla di Teheran, yang menjadi pusat perhatian bagi rakyat Iran. Lokasi ini tidak hanya sebagai tempat peribadatan, tetapi juga menjadi simbol kekuatan spiritual dan nasional. Ribuan orang mengumpulkan diri untuk melihat proses pemakaman, yang dirancang untuk menggambarkan kedalaman rasa sakit dan penghargaan terhadap kehidupan Khamenei.

Pemakaman ini dijadwalkan untuk berlangsung empat bulan setelah Khamenei meninggal, dengan banyak pertimbangan politik dan keagamaan. Awalnya, acara ini direncanakan pada bulan Maret, saat konflik dengan Amerika Serikat dan Israel mencapai puncaknya. Namun, jadwal diperpanjang karena kebutuhan untuk mengakomodasi jumlah peserta yang sangat besar.

Kehadiran Internasional dan Simbolisme Upacara

Upacara pemakaman juga dihadiri oleh perwakilan dari berbagai negara, termasuk Cina, Rusia, India, Pakistan, Turki, serta negara-negara Teluk Arab seperti Qatar, Oman, dan Arab Saudi. Visit Agenda ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan hubungan diplomatik Iran dengan mitra global, sementara memberikan makna keagamaan yang mendalam.

Dalam upacara, peti jenazah Khamenei ditempatkan di atas panggung dengan bendera nasional yang menyelimuti. Simboliknya, peti tersebut diberi sorban hitam sebagai pengingat keberadaannya sebagai tokoh spiritual yang berpengaruh. Rangkaian acara juga mencakup penghormatan terhadap cucunya yang tewas dalam serangan terhadap Khamenei, menegaskan pengaruh keluarga kecil yang terus dihormati.

Iran menutup sebagian area ibu kota untuk memastikan kelancaran prosesi pemakaman. Langkah ini menunjukkan seriusnya pemerintah dalam menghadirkan suasana yang harmonis, sementara menekankan pentingnya upacara sebagai bagian dari Visit Agenda. Libur nasional tiga hari dan peningkatan pengamanan udara juga diterapkan selama acara, menunjukkan upaya untuk memastikan keamanan selama pemakaman besar.

Menurut sumber resmi, sebanyak 20 juta orang akan hadir dalam pemakaman ini. Angka ini lebih besar dibandingkan upacara pemakaman Ayatollah Ruhollah Khomeini pada 1989, yang mencatatkan kehadiran 10 juta orang dengan delapan korban tewas akibat kepadatan. Dalam konteks Visit Agenda kali ini, jumlah peserta menegaskan bahwa Khamenei tidak hanya menjadi tokoh agama, tetapi juga menjadi simbol perjuangan nasional.

“Visit Agenda ini menjadi referendum yang menunjukkan kedekatan antara rakyat Iran dan pemerintahnya, serta kesatuan dalam menghadapi tantangan internasional,” kata surat kabar pemerintah Hamshahri, dikutip oleh Bloomberg, Sabtu (4/7).

Proses pemakaman juga memperlihatkan kombinasi antara ritual keagamaan dan upacara negara. Ribuan warga yang datang dari seluruh penjuru Iran dan negara lain menunjukkan antusiasme yang luar biasa, dengan harapan menyampaikan rasa hormat yang tulus. Sebagai bagian dari Visit Agenda, acara ini diperkirakan akan meninggalkan kesan mendalam dalam sejarah keagamaan dan politik Iran.

Join the discussion