Skip to content
Ekonomi Sirkular

UI GreenMetric Luncurkan Sustainable Corporate Rankings, Perluas Penilaian ESG

Elizabeth Anderson - wartanaya.com 3 mins read

Sebagai langkah strategis dalam mendorong keberlanjutan bisnis, UI GreenMetric Luncurkan Sustainable Corporate Rankings pada Kamis, 23 Juli 2025. Inisiatif

UI GreenMetric Luncurkan Sustainable Corporate Rankings, Perluas Penilaian ESG

UI GreenMetric Luncurkan Sustainable Corporate Rankings

Memperluas Cakupan Penilaian ESG ke Sektor Korporasi

Wartanaya.com – Sebagai langkah strategis dalam mendorong keberlanjutan bisnis, UI GreenMetric Luncurkan Sustainable Corporate Rankings pada Kamis, 23 Juli 2025. Inisiatif ini hadir untuk mengevaluasi kinerja perusahaan secara komprehensif melalui tiga pilar utama, yaitu lingkungan, sosial, dan tata kelola atau yang dikenal dengan ESG. Sebelumnya, pemeringkatan yang digagas Universitas Indonesia ini lebih banyak berfokus pada institusi pendidikan tinggi dan kota-kota di Indonesia. Kini, dengan masuknya sektor korporasi, cakupan penilaian menjadi lebih luas dan relevan dengan kebutuhan industri nasional.

Sejarah dan Perkembangan Pemeringkatan UI GreenMetric

Sejak lebih dari satu dekade lalu, UI GreenMetric telah dikenal sebagai lembaga internasional yang memimpin dalam pemeringkatan universitas berkelanjutan. Melalui UI GreenMetric World University Rankings, lembaga ini telah membantu ratusan universitas di seluruh dunia untuk mengukur dan meningkatkan kinerja keberlanjutan mereka. Selain pemeringkatan universitas, pengembangan Sustainable City Rankings juga menunjukkan komitmen untuk melibatkan pemerintah daerah dalam pembangunan berkelanjutan.

Kini, dengan menyasar perusahaan-perusahaan di Indonesia, instrumen penilaian ini menunjukkan evolusi yang signifikan. Tujuannya tidak hanya untuk memberikan peringkat, tetapi juga untuk mendorong perusahaan agar lebih transparan dan akuntabel dalam menjalankan prinsip-prinsip ESG. Hal ini sejalan dengan tren global yang semakin menekankan pentingnya tanggung jawab korporasi terhadap lingkungan dan masyarakat.

“Perlu kolaborasi antarsektor untuk menciptakan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. UI GreenMetric sebagai perwakilan dari lini akademisi turut berkontribusi dengan melakukan penilaian, agar perusahaan terdorong untuk mengukur, mengevaluasi, dan menaikkan standar kinerja environment, social, and governance (ESG)-nya,” jelas Chairperson UI GreenMetric, Vishnu Juwono.

Peran Sektor Swasta dalam Pembangunan Berkelanjutan

Vishnu Juwono menekankan bahwa sektor swasta memegang peranan krusial dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Melalui tata kelola yang baik, pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab, serta penciptaan dampak sosial yang positif, perusahaan dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Menurutnya, penilaian ESG bukan sekadar formalitas, melainkan alat strategis untuk meningkatkan daya saing perusahaan di pasar global.

Dalam keterangan resminya yang dikutip pada Senin, 27 Juli, Vishnu menambahkan bahwa sektor swasta memiliki peran vital dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui tata kelola yang baik, pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab, serta penciptaan dampak sosial yang positif. Pernyataan ini menegaskan pentingnya sinergi antara akademisi, pemerintah, dan sektor swasta dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

“Sektor swasta memiliki peran vital dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui tata kelola yang baik, pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab, serta penciptaan dampak sosial yang positif,” kata Vishnu dalam keterangan resmi yang dikutip pada Senin, 27 Juli.

Dukungan Regulasi dan Ekosistem Keuangan Berkelanjutan

Perluasan pemeringkatan ini diharapkan mampu mendorong industri nasional untuk meningkatkan daya saing global. Selain itu, dampaknya juga dirasakan secara positif oleh lingkungan dan masyarakat sekitar. Direktur Keuangan Berkelanjutan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Joko Siswanto, menyatakan kesetujuannya bahwa penguatan ekosistem keuangan berkelanjutan di Indonesia sangat diperlukan. Menurutnya, peran ESG sebagai pilar tata kelola perusahaan mampu menciptakan nilai jangka panjang bagi pemangku kepentingan.

“Perlu penguatan ekosistem keuangan berkelanjutan di Indonesia dan peran ESG sebagai pilar tata kelola perusahaan yang mampu menciptakan nilai jangka panjang,” ujar Joko Siswanto.

Sementara itu, Sylvia Veronica Nalurita Purnama Siregar, Sekretaris Dewan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, menekankan bahwa tata kelola ESG dapat memperkuat akuntabilitas. Hal ini juga meningkatkan kualitas pengambilan keputusan serta menjawab ekspektasi publik terhadap transparansi bisnis modern. Dengan adanya Sustainable Corporate Rankings, perusahaan diharapkan dapat mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki dan merancang strategi yang lebih efektif.

UI GreenMetric Sustainable Corporate Rankings telah dirancang untuk menjadi tolok ukur komprehensif. Alat ini membantu perusahaan dalam mengidentifikasi peluang perbaikan, memperkuat transparansi, serta membangun budaya perbaikan berkelanjutan atau continuous improvement. Melalui pendekatan ini, perusahaan tidak hanya mendapatkan peringkat, tetapi juga panduan konkret untuk meningkatkan kinerja keberlanjutan mereka secara keseluruhan.

Join the discussion