Skip to content
Bursa

New Policy: Eksplorasi Emiten Prajogo (CUAN) di Tambang Emas Intam, Bagaimana Prospeknya?

Patricia Thomas - wartanaya.com 3 mins read

Eksplorasi Tambang Emas Intam oleh CUAN: Transformasi Melalui New Policy New Policy - Dalam rangka mendorong pertumbuhan sektor pertambangan, New Policy

New Policy: Eksplorasi Emiten Prajogo (CUAN) di Tambang Emas Intam, Bagaimana Prospeknya?

Eksplorasi Tambang Emas Intam oleh CUAN: Transformasi Melalui New Policy

New Policy – Dalam rangka mendorong pertumbuhan sektor pertambangan, New Policy menjadi pendorong utama bagi PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dalam mengeksplorasi potensi tambang emas melalui PT Intam. Laporan eksplorasi bulan Juli 2026 menunjukkan alokasi dana sebesar Rp17,73 miliar untuk pengembangan tambang emas di wilayah Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kebijakan ini tidak hanya fokus pada peningkatan operasional, tetapi juga mengubah cara CUAN mengelola proyek eksplorasi guna mengoptimalkan hasil yang lebih besar.

Strategi Eksplorasi Berbasis New Policy

Sebagai bagian dari New Policy, CUAN melanjutkan upaya eksplorasi dengan menggandeng PT Intam untuk mengeksplorasi emas. Berdasarkan data resistivitas dan kemudaratan geolistrik, Michael menyebutkan bahwa terdapat formasi batuan dengan potensi mineralisasi. Kegiatan ini dilakukan di empat jalur eksplorasi, total panjang 450 meter, sebagai langkah awal dalam mengidentifikasi lokasi tambang yang layak dikembangkan. New Policy juga memperkuat kolaborasi antara tim geolog dan kontraktor, seperti PT GIS serta PT Armindo, untuk mempercepat proses analisis.

Langkah Progresif untuk Mengoptimalkan Eksplorasi

Kegiatan eksplorasi berikutnya melibatkan pembuatan parit uji dan pemetaan geologi secara lebih mendalam. New Policy memberikan pedoman untuk memperluas peta tambang dan mengidentifikasi struktur geologis yang lebih jelas. Selain itu, PT Intam akan melakukan pengeboran dengan jarak antarjalur sekitar 50 meter, bertujuan mencapai kedalaman 7.000 meter. Strategi ini bertujuan menggali cadangan emas yang lebih luas dan meningkatkan kualitas data yang diperoleh.

Konsistensi Pemetaan dan Penguatan Data

Verifikasi hasil studi geolistrik awal menjadi fokus New Policy, dengan pengeboran di area prospek lain sepanjang 6.000 meter. Data ini akan diintegrasikan dengan pemetaan geologi yang dilakukan oleh tim internal PT Intam, serta kontraktor yang diberdayakan untuk meningkatkan akurasi hasil eksplorasi. New Policy juga menekankan pentingnya pengumpulan data yang terstruktur, yang menjadi dasar untuk pengambilan keputusan investasi di masa depan.

Ekspansi Geolistrik Tahap Kedua

Dalam rangka memperkuat penelitian, New Policy mendorong pengambilan data geolistrik tahap kedua melalui 19 lintasan sepanjang 32,2 kilometer. Fase ini berlangsung berdasarkan pemetaan geologi permukaan yang telah selesai, memberikan gambaran lebih jelas tentang cadangan emas di wilayah NTB. Kegiatan ini menggambarkan komitmen CUAN untuk meningkatkan kapasitas eksplorasi, sejalan dengan target pengembangan tambang yang lebih besar.

Wilayah Konsesi dan Persetujuan Regulasi

PT Intam, yang menjadi bagian dari CUAN, memiliki konsesi tambang emas seluas 18.500 hektare di Kabupaten Sumbawa, NTB. Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi yang diterbitkan pada 22 Oktober 2015, memungkinkan perusahaan menjalankan kegiatan eksplorasi dan produksi sesuai New Policy. Kebijakan ini juga memastikan keberlanjutan usaha dengan mengatur mekanisme pengelolaan sumber daya secara bertanggung jawab.

Perspektif Pasar dan Prospek Bisnis

New Policy memperlihatkan komitmen CUAN untuk meningkatkan daya saing di sektor pertambangan. Dengan memperluas eksplorasi, perusahaan menargetkan peningkatan cadangan emas yang bisa mendukung produksi jangka panjang. Pasar emas Indonesia juga mengalami pertumbuhan positif, di mana kebutuhan industri dan investasi asing meningkat. Proyek ini diharapkan menjadi salah satu pilar utama dalam menggerakkan ekonomi lokal dan meningkatkan nilai saham CUAN melalui pengembangan sumber daya mineral yang lebih terukur.

Join the discussion