Skip to content
Bursa

New Policy: Dicecar Bursa soal Kabar PHK Ribuan Karyawan Tokopedia, Ini Kata Manajemen GOTO

Richard Jackson - wartanaya.com 3 mins read

Manajemen GOTO Beri Penjelasan Mengenai New Policy Terkait PHK Massal di Tokopedia New Policy - Dalam rangka memenuhi tanggung jawab transparansi, manajemen

New Policy: Dicecar Bursa soal Kabar PHK Ribuan Karyawan Tokopedia, Ini Kata Manajemen GOTO

Manajemen GOTO Beri Penjelasan Mengenai New Policy Terkait PHK Massal di Tokopedia

New Policy – Dalam rangka memenuhi tanggung jawab transparansi, manajemen PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) memberikan jawaban atas pertanyaan New Policy yang diajukan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) mengenai isu pemutusan hubungan kerja (PHK) ribuan karyawan Tokopedia. Isu ini muncul setelah adanya perubahan kepemilikan perusahaan sejak Januari 2024, di mana saham GOTO di Tokopedia menurun menjadi 24,99%. Dalam respons resmi, GOTO menjelaskan bahwa kebijakan penyesuaian organisasi ini dianggap sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk menyesuaikan operasional dan memperkuat pertumbuhan bisnis jangka panjang.

Detil New Policy dan Penyesuaian Struktur Organisasi

New Policy yang diumumkan oleh GOTO mencakup penyesuaian struktur organisasi di Tokopedia untuk mengoptimalkan efisiensi operasional. Pernyataan resmi mengatakan bahwa langkah ini tidak akan memberikan dampak material terhadap laba bersih perseroan. “New Policy ini merupakan langkah strategis yang diambil oleh manajemen Tokopedia untuk meningkatkan kinerja perusahaan secara keseluruhan,” terang GOTO dalam surat tanggapan kepada BEI. Pernyataan ini diharapkan bisa memberikan kejelasan bagi investor dan publik mengenai arah bisnis yang diambil oleh perusahaan.

Manajemen GOTO menegaskan bahwa mereka tetap mendukung keputusan yang diambil oleh manajemen Tokopedia. “Perseroan sebagai pemegang saham utama di Tokopedia menghormati segala langkah yang diambil oleh manajemen perusahaan tersebut,” tambah keterangan yang disampaikan pada Jumat (3/7). Namun, GOTO juga menyampaikan bahwa perubahan kepemilikan dan metode akuntansi yang dijalani sejak Januari 2024 berdampak pada cara pelaporan keuangan Tokopedia. Kebijakan ini memungkinkan perusahaan untuk mencatat investasi melalui metode ekuitas sesuai PSAK 228.

Analisis Dampak Keuangan dan Nonkeuangan

Dalam New Policy ini, GOTO mengklaim bahwa penyesuaian organisasi di Tokopedia hanya memengaruhi bagian laba atau rugi bersih perusahaan, namun tidak mengganggu pertumbuhan bisnis secara keseluruhan. Manajemen menyatakan bahwa kebijakan tersebut bertujuan untuk mengurangi biaya operasional dan meningkatkan efisiensi, sehingga bisa memperkuat kapasitas kompetitif Tokopedia di pasar. Selain itu, tidak ada indikasi bahwa perubahan ini menyebabkan dampak signifikan pada sektor nonkeuangan, seperti reputasi perusahaan atau kualitas layanan.

PHK massal di Tokopedia, yang sebelumnya diumumkan oleh ByteDance, perusahaan induk TikTok, diperkirakan hanya memengaruhi sekitar 90% dari total karyawan. Divisi R&D, Trust and Safety (TnS), serta bagian keuangan menjadi yang paling terdampak. Namun, GOTO menjelaskan bahwa hal ini adalah bagian dari New Policy yang ditujukan untuk menyesuaikan operasional sesuai visi perusahaan. Perusahaan juga menyebutkan bahwa mereka berencana beralih ke sistem TikTok Shop yang menggunakan infrastruktur internal sebagai strategi jangka panjang.

Konfirmasi dari TikTok dan Pemantauan oleh Bursa

TikTok, sebagai perusahaan induk Tokopedia, belum mengonfirmasi jumlah pasti karyawan yang terkena PHK atau persentase staf yang tetap dipertahankan. Namun, mereka menyatakan bahwa New Policy ini difokuskan pada peningkatan pertumbuhan bisnis jangka panjang melalui pengoptimalan fungsi R&D. “New Policy merupakan keputusan yang diambil untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mendorong inovasi di bidang e-commerce,” kata perwakilan TikTok. Pernyataan ini memberikan penjelasan bahwa PHK dilakukan untuk menyelaraskan kebutuhan operasional dengan target pertumbuhan yang lebih besar.

Dalam rangka memastikan transparansi, GOTO berkomitmen untuk mengungkapkan informasi material setelah diperoleh. Mereka menegaskan bahwa tidak ada fakta penting yang belum diungkapkan kepada publik. Dengan New Policy ini, perusahaan juga berharap bisa memberikan kejelasan mengenai rencana penyesuaian organisasi dan dampaknya terhadap kinerja bisnis. Bursa Efek Indonesia terus memantau perkembangan ini, karena keterlibatan GOTO dalam keputusan strategis Tokopedia bisa berdampak pada valuasi saham dan kepercayaan investor.

“Sehubungan dengan berita mengenai New Policy dan rencana penyesuaian organisasi oleh PT Tokopedia, berdasarkan estimasi perseroan tidak terdapat dampak material terhadap laba bersih atau performa bisnis GOTO,” kata manajemen GOTO.

Manajemen GOTO menyebutkan bahwa New Policy ini tidak hanya berdampak pada struktur organisasi, tetapi juga mencerminkan perubahan kebijakan di sektor e-commerce secara umum. Dengan mengurangi jumlah tenaga kerja, Tokopedia berharap bisa memperkuat kapasitas operasional dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya. Pemangkasan ini juga sejalan dengan upaya bisnis untuk meningkatkan efisiensi dan kompetitivitas di tengah persaingan yang semakin ketat.

Join the discussion