McCormick Bakal Dual Listing di London seusai Merger Bisnis Makanan Unilever
McCormick & Company, produsen bumbu dan rempah asal Amerika Serikat yang tercatat di NYSE dengan kode MKC, tengah mempersiapkan langkah strategis berupa
MCCormick Bakal Dual Listing di London Pasca Merger Unilever
Wartanaya.com – McCormick & Company, produsen bumbu dan rempah asal Amerika Serikat yang tercatat di NYSE dengan kode MKC, tengah mempersiapkan langkah strategis berupa pencatatan saham sekunder di London Stock Exchange (LSE). Inisiatif ini merupakan bagian dari rencana penggabungan usaha dengan unit bisnis makanan milik Unilever Plc. Seluruh proses tersebut diperkirakan rampung pada paruh pertama tahun 2027.
Menurut pernyataan resmi McCormick, pencatatan saham sekunder di London bertujuan untuk memperlancar aliran modal serta meningkatkan likuiditas bagi investor. Langkah ini juga merefleksikan komitmen bersama McCormick dan Unilever untuk menghadirkan pencatatan saham di pasar Eropa setelah transaksi penggabungan diumumkan.
Struktur Kepemimpinan dan Kantor Pusat Baru
Setelah penggabungan selesai, perusahaan gabungan akan memiliki kantor pusat internasional yang berlokasi di Belanda. Negeri Kincir Angin ini telah lama menjadi pusat operasional bisnis makanan Unilever sekaligus rumah bagi fasilitas riset dan pengembangan (R&D) yang menjadi keunggulan utama perusahaan.
Sementara itu, pencatatan saham utama McCormick tetap berada di New York Stock Exchange (NYSE). Kantor pusat global perusahaan juga tidak akan berpindah dan tetap berpusat di Hunt Valley, Maryland.
Brendan Foley, Direktur Utama McCormick, menjelaskan bahwa dual listing di bursa Amerika Serikat serta rencana pencatatan sekunder di Bursa Efek London akan memperkuat jejak global perusahaan hasil merger. Hal ini juga diharapkan dapat menopang pertumbuhan jangka panjang.
“Sehingga kami bisa memanfaatkan platform global kami yang semakin luas, merealisasikan sinergi, dan menciptakan nilai bagi semua pemangku kepentingan,” ungkap Foley dalam rilisnya, dikutip Jumat (31/7).
Foley menambahkan bahwa model operasional baru menempatkan konsumen dan pelanggan sebagai fokus utama. Struktur ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas, mempercepat inovasi, dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan.
Jajaran direksi akan diisi oleh para pemimpin dari McCormick dan Unilever Foods yang memiliki pengalaman, keahlian, serta pemahaman mendalam terhadap merek, kategori produk, pelanggan, dan pasar di berbagai wilayah.
Reorganisasi Menjadi Empat Segmen Komersial
MCCormick juga mengumumkan susunan tim eksekutif yang akan memimpin perusahaan hasil merger dengan bisnis makanan Unilever setelah transaksi rampung. Tim kepemimpinan terdiri atas perpaduan eksekutif dari McCormick dan Unilever Foods untuk mendukung ambisi menjadi pemimpin global di industri flavor.
Setelah penggabungan usaha dengan bisnis makanan Unilever efektif, McCormick akan merombak struktur organisasinya menjadi empat segmen komersial. Keempat segmen itu adalah Americas Consumer, International Consumer, Global Food Service, dan Global Flavor.
Pada bisnis konsumen, McCormick membagi operasinya ke dalam dua wilayah, yaitu Americas Consumer dan International Consumer. Struktur ini untuk memperluas jangkauan pasar, memperkuat portofolio merek global yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah, dan meningkatkan kemampuan inovasi dan pengembangan produk.
Segmen Americas Consumer diproyeksikan membukukan penjualan sekitar US$ 8 miliar pada 2025 dengan cakupan pasar Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan. Sementara itu, International Consumer diperkirakan mencatatkan penjualan sekitar US$ 7 miliar pada periode yang sama dari pasar Eropa, Timur Tengah, Afrika (EMEA), dan Asia Pasifik (APAC).
Di sisi lain, segmen Global Food Service diproyeksikan menghasilkan penjualan sekitar US$ 4 miliar pada 2025. Divisi ini akan menggabungkan keunggulan Unilever Foods dalam layanan makanan untuk dapur profesional.
Sementara itu, segmen Global Flavor diperkirakan akan membukukan penjualan tahunan sekitar US$ 2,5 miliar pada 2025. Segmen ini akan menyediakan solusi rasa yang disesuaikan, mulai dari bumbu, saus, hingga pelapis makanan, bagi perusahaan makanan, minuman, kesehatan konsumen, dan jaringan restoran global.
MCCormick menilai bisnis flavor menjadi segmen strategis yang berhubungan kuat dengan pelanggan dan prospek pertumbuhan jangka panjang. Melalui segmen ini, perusahaan berupaya mempercepat inovasi dengan menggabungkan wawasan konsumen, kebutuhan pelanggan, dan keahlian teknis di berbagai pasar.
Chief Integration Officer McCormick, Andrew Foust mengatakan, kolaborasi antara McCormick dan Unilever Foods akan memberikan manfaat strategis.
“Dan saya yakin kami memiliki struktur dan kepemimpinan yang tepat untuk melaksanakan integrasi yang sukses setelah transaksi rampung,” ucap Foust.
