Skip to content
Bursa

Langkah ETF Emas Meluncur Pekan Depan, Pegadaian Kantongi Identitas Efek Pertama

Richard Wilson - wartanaya.com 4 mins read

Peluncuran produk investasi emas melalui mekanisme exchange traded fund (ETF) di Bursa Efek Indonesia (BEI) semakin dekat. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia

Langkah ETF Emas Meluncur Pekan Depan, Pegadaian Kantongi Identitas Efek Pertama

Langkah ETF Emas Meluncur Pekan Depan: Pegadaian Raih ISIN Pertama

Wartanaya.com – Peluncuran produk investasi emas melalui mekanisme exchange traded fund (ETF) di Bursa Efek Indonesia (BEI) semakin dekat. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) telah resmi menerbitkan kode International Securities Identification Number (ISIN) untuk Electronic Gold Receipt (EGR) yang dikelola oleh PT Pegadaian. Langkah ETF Emas Meluncur Pekan ini menandai babak baru dalam diversifikasi instrumen pasar modal Indonesia.

Kode ISIN tersebut nantinya akan berfungsi sebagai aset dasar bagi produk ETF emas. Produk inovatif ini dijadwalkan resmi diluncurkan pada tanggal 10 Agustus 2026, yang bertepatan dengan peringatan hari jadi pasar modal Indonesia yang ke-49. Peluncuran ini diharapkan dapat membuka peluang investasi emas bagi masyarakat luas melalui mekanisme yang lebih modern.

Implementasi Regulasi Baru

Direktur Utama KSEI, Samsul Hidayat, menyampaikan bahwa penerbitan EGR ini merupakan wujud nyata dari implementasi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 2 Tahun 2026. Regulasi tersebut mengatur mengenai reksa dana berbentuk kontrak investasi kolektif dengan unit penyertaan yang diperdagangkan di bursa, di mana aset dasarnya berupa emas. Selain itu, terdapat juga Peraturan KSEI Nomor II-F Tahun 2026 yang mengatur pendaftaran bukti elektronik kepemilikan emas atau EGR.

“EGR Pegadaian merupakan bagian dari pengembangan produk ETF emas,” jelas Samsul saat dihubungi Katadata.co.id pada Rabu (5/8).

Samsul menambahkan bahwa EGR milik Pegadaian menjadi yang pertama kali tercatat di KSEI dan sekaligus mendapatkan kode ISIN. Hingga saat ini, Pegadaian masih menjadi satu-satunya entitas yang mengajukan pendaftaran EGR kepada KSEI. Langkah ETF Emas Meluncur Pekan ini menjadi tonggak penting dalam sejarah pasar modal Indonesia.

Menurut Samsul, setelah memperoleh kode ISIN, langkah selanjutnya adalah pembelian EGR oleh manajer investasi yang nantinya akan menerbitkan ETF emas. Dengan demikian, penerbitan EGR menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian proses peluncuran produk baru tersebut.

“Emas fisik yang ada di Pegadaian dikonversi menjadi catatan elektronik di KSEI menjadi EGR, dan berikutnya akan menjadi underlying dari ETF Emas,” paparnya.

Peran Pegadaian dan Antusiasme Manajer Investasi

Berdasarkan keterangan yang dipublikasikan melalui akun Instagram resmi Pegadaian, perusahaan akan berperan aktif dalam pengelolaan dan pencatatan aset emas secara terintegrasi. Tujuannya adalah menghadirkan transparansi, keamanan, serta akses investasi emas yang semakin mudah bagi masyarakat luas.

“Kehadiran ETF Emas diharapkan dapat membuka peluang baru bagi investor untuk berinvestasi emas melalui mekanisme pasar modal yang modern dan terpercaya,” tulis Pegadaian dalam akun @pegadaian_id, Rabu (5/8).

ETF merupakan reksa dana berbentuk kontrak investasi kolektif yang unit penyertaannya dapat diperdagangkan di bursa efek. Karena diperjualbelikan di pasar sekunder, mekanisme ETF menyerupai perdagangan saham. Perbedaannya terletak pada aset yang mendasari produk ini, yaitu emas.

Direktur Pengembangan BEI, Iding Pardi, sebelumnya telah menyatakan bahwa variasi investasi baru di BEI ini akan diluncurkan bersamaan dengan hari jadi pasar modal Indonesia yang ke-49 tahun. Iding melaporkan bahwa sejauh ini sudah ada 7 Manajer Investasi (MI) yang mengajukan diri untuk menerbitkan produk tersebut di BEI. Selain itu, terdapat 5 MI lagi yang masih dalam tahap persiapan serta beberapa yang sedang menjalani proses di OJK.

Namun, Iding belum mengungkapkan secara detail siapa saja MI yang akan meluncurkan produk ETF emas di bursa Indonesia pada 10 Agustus mendatang.

“Untuk nama2 MI nya ditunggu aja update-nya, soalnya semua masih proses,” ujar Iding kepada Katadata.co.id pada Selasa (29/7).

Tantangan Regulasi dan Perpajakan

Selain Iding, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Irvan Sunandy, juga menyatakan dukungannya agar ETF emas dapat meluncur sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Hal ini mengingat produk tersebut selalu mengalami penundaan peluncuran sejak tahun lalu. Irvan juga menegaskan bahwa hingga saat ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) belum meresmikan peraturan ETF emas secara resmi.

“Sedang diupayakan semaksimal mungkin,” kata Irvan.

Sementara itu, Kepala Divisi Pengembangan Bisnis 2 BEI, Ignatius Denny Wicaksono, menjelaskan bahwa pengembangan ETF emas menghadapi sejumlah tantangan karena produk ini merupakan yang pertama di pasar modal Indonesia dengan aset dasar berupa emas. Selama ini, produk reksa dana di pasar modal umumnya berbasis instrumen efek seperti saham, obligasi, atau pasar uang.

Oleh karena itu, integrasi emas ke dalam ekosistem pasar modal membutuhkan penyesuaian dari sisi regulasi maupun operasional. Salah satu tantangan utama yang masih dibahas adalah aspek perpajakan.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Kapan ETF Emas resmi meluncur di BEI? ETF Emas dijadwalkan resmi diluncurkan pada tanggal 10 Agustus 2026, bertepatan dengan hari jadi pasar modal Indonesia yang ke-49.

Siapa yang pertama kali mendapatkan ISIN untuk EGR? PT Pegadaian menjadi entitas pertama yang mendapatkan kode ISIN untuk Electronic Gold Receipt (EGR) dari KSEI.

Berapa banyak manajer investasi yang akan menerbitkan ETF Emas? Sudah ada 7 Manajer Investasi yang mengajukan diri untuk menerbitkan produk ETF Emas di BEI, dengan 5 MI lainnya masih dalam tahap persiapan.

Apa perbedaan ETF Emas dengan reksa dana konvensional? ETF Emas memiliki aset dasar berupa emas fisik, sementara reksa dana konvensional umumnya berbasis instrumen efek seperti saham dan obligasi.

Bagaimana mekanisme investasi ETF Emas? Investor dapat membeli dan menjual unit penyertaan ETF Emas melalui mekanisme perdagangan di bursa efek, mirip dengan perdagangan saham.

Join the discussion