Skip to content
Varia

Main Agenda: Apresiasi Penggerak Budaya, Telkom Gelar Culture Festival TelkomGroup 2026

Anthony Taylor - wartanaya.com 3 mins read

aan, Telkom Group Menggelar Culture Festival 2026 Main Agenda Culture Festival TelkomGroup 2026 adalah mengapresiasi para penggerak budaya yang berperan

Main Agenda: Apresiasi Penggerak Budaya, Telkom Gelar Culture Festival TelkomGroup 2026

Apresiasi Budaya Perusahaan, Telkom Group Menggelar Culture Festival 2026

Main Agenda Culture Festival TelkomGroup 2026 adalah mengapresiasi para penggerak budaya yang berperan penting dalam memperkuat nilai-nilai organisasi. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mengadakan acara tersebut sebagai upaya mengakui kontribusi individu dan tim yang aktif menerapkan budaya perusahaan di seluruh unit kerja. Acara ini dihadiri oleh para senior leaders yang bertindak sebagai role model dalam mendorong transformasi bisnis secara konsisten.

Program Terpadu untuk Mengukuhkan Budaya Perusahaan

Tema Culture Festival 2026, “Unshaken: Keeping Culture Relatable When Everything Shifts,” menggambarkan komitmen Telkom untuk menjaga relevansi budaya perusahaan di tengah perubahan ekosistem bisnis. Main Agenda ini tidak hanya sekadar acara rutin, tetapi menjadi platform strategis untuk memperkuat kolaborasi antar unit kerja dan memastikan nilai-nilai organisasi terus dijalankan. Para Culture Agent dan Culture Booster diundang untuk berbagi pengalaman dan kiat dalam mengadaptasi budaya perusahaan ke berbagai lingkungan kerja.

Penggelaran Culture Festival 2026 dirancang sebagai bagian dari program lebih luas yang mencakup pelatihan, diskusi, dan evaluasi budaya. Selama tahun 2025, Telkom telah melaksanakan Culture Assessment yang melibatkan seluruh unit kerja, termasuk Witel, Regional, dan OpCo. Hasil evaluasi ini menjadi dasar untuk memberikan penghargaan kepada tim yang berhasil menjalankan inisiatif budaya secara optimal.

Panel Diskusi dan Inspirasi dari Tokoh Budaya

Acara Culture Festival TelkomGroup 2026 dibuka dengan sesi diskusi panel yang menampilkan perwakilan penggerak budaya dari berbagai divisi. Mereka berbagi strategi dalam menjaga kesinambungan nilai-nilai perusahaan di tengah tantangan industri. Main Agenda ini menjadi kesempatan untuk mendengarkan perspektif para pemimpin yang telah membuktikan komitmen pada budaya organisasi.

“Perubahan adalah bagian tak terpisahkan dari dunia kerja, tetapi budaya yang kuat akan menjadi pilar utama dalam menghadapinya. Main Agenda Culture Festival 2026 mengajak kita untuk tidak hanya beradaptasi, tetapi juga memimpin perubahan dengan integritas dan inovasi,” ujar salah satu pembicara, Adjie Santosoputro, Mindfulness Practitioner dari Santosa Indonesia.

Choky Sitohang, founder & CEO ChoSSI, memberikan wawasan tentang pentingnya kebiasaan positif dalam menciptakan lingkungan kerja harmonis. Menurutnya, budaya perusahaan yang didukung oleh kolaborasi dan saling menghargai akan mempercepat pencapaian tujuan organisasi. “Main Agenda ini menekankan bahwa budaya perusahaan bukan sekadar slogan, tetapi cara berpikir dan bertindak sehari-hari,” tambah Choky dalam keterangan resmi.

Penghargaan dan Evaluasi Budaya Perusahaan

Dalam rangkaian acara, Telkom menyerahkan penghargaan Best Culture Agent/Culture Booster kepada individu dan tim yang dinilai konsisten menerapkan nilai-nilai perusahaan. Main Agenda Culture Festival 2026 juga mencakup evaluasi berbasis data untuk mengukur dampak budaya di setiap unit kerja. Hasilnya disampaikan melalui Culture Award: Best Corporate Culture Implementation, yang menjadi bagian dari perayaan HUT ke-61 Telkom Indonesia.

Unit-unit seperti Witel Suramadu, Telkom Regional 2, Enterprise Business Strategy, Divisi Wholesale Service, dan PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) meraih predikat The Winner di kategori masing-masing. Sementara 1st dan 2nd Runner Up diberikan kepada tim lain sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan mereka dalam menjaga budaya perusahaan. Main Agenda ini menegaskan bahwa budaya organisasi adalah elemen kunci dalam menciptakan lingkungan kerja yang berkelanjutan.

“Main Agenda Culture Festival 2026 menggarisbawahi bahwa strategi bisnis yang sukses dimulai dari budaya yang dihayati oleh seluruh karyawan. Culture eats strategy for breakfast, karena keberhasilan transformasi perusahaan bergantung pada tindakan nyata,” pungkas Direktur Human Capital Management Telkom, Willy Saelan, dalam penutupan acara.

Dengan menghadirkan berbagai aktivitas seperti diskusi, pelatihan, dan apresiasi, Telkom Group berharap Culture Festival 2026 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen budaya. Acara ini tidak hanya menjaga konsistensi nilai-nilai organisasi, tetapi juga menginspirasi karyawan untuk terus menjadi penggerak perubahan di lingkungan kerja mereka. Main Agenda yang terus ditekankan akan menjadi landasan untuk menciptakan ekosistem bisnis yang berkelanjutan dan inklusif.

Join the discussion