Skip to content
Teknologi

Latest Program: XLSmart Ungkap Strategi Usai Menang Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz

Lisa Davis - wartanaya.com 3 mins read

art: Strategi Terbaru Usai Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz Latest Program - Hasil lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz tahun 2026 telah diumumkan oleh

Latest Program: XLSmart Ungkap Strategi Usai Menang Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz

XLSmart: Strategi Terbaru Usai Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz

Latest Program – Hasil lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz tahun 2026 telah diumumkan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). XLSmart, salah satu operator telekomunikasi ternama, berhasil menang dalam kedua pita frekuensi tersebut. Pemenangan ini menjadi bagian dari Latest Program yang bertujuan meningkatkan infrastruktur jaringan dan akses internet di seluruh Indonesia, termasuk wilayah dengan kondisi geografis yang memengaruhi ketersediaan layanan.

Strategi Pengembangan Jaringan untuk Masa Depan

“Dengan pemenangan dua pita frekuensi ini, Latest Program akan menjadi pondasi untuk eksplorasi layanan 4G dan 5G yang lebih cangih. Kami fokus pada ekspansi jaringan yang terukur, memastikan kecepatan dan kualitas internet dapat mencakup lebih banyak lapisan masyarakat,” ujar Henry Wijayanto, kepala komunikasi eksternal XLSmart, dalam wawancara eksklusif.

Henry menambahkan bahwa frekuensi 700 MHz, yang memiliki daya tembus lebih baik, akan digunakan untuk membangun infrastruktur dasar, sementara 2,6 GHz diprioritaskan untuk layanan berkecepatan tinggi. Hal ini sejalan dengan visi Latest Program yang ingin mempercepat transformasi digital melalui teknologi terkini. Selain itu, XLSmart berencana mengalokasikan dana untuk pengembangan pusat data dan keterpaduan antara layanan seluler dan internet tetap.

Pemenang Lelang Frekuensi dan Alokasi Spektrum

Dalam lelang frekuensi 700 MHz, XLSmart menjadi pemenang dengan penawaran Rp 35,34 miliar per MHz untuk 30 MHz (2×15 MHz), total Rp 1,06 triliun. Ini lebih tinggi dari penawaran Telkomsel dan Indosat yang masing-masing mencapai Rp 642,5 miliar dan Rp 507,48 miliar. Di sisi lain, Telkomsel mengklaim pita 2,6 GHz terbesar (80 MHz) dengan nilai Rp 545,84 miliar, sementara Indosat mendapat 60 MHz seharga Rp 372 miliar.

Pemenangan XLSmart dalam Latest Program menunjukkan komitmen perusahaan untuk menjadi salah satu pemain utama dalam pengembangan infrastruktur digital. Alokasi frekuensi ini diperkirakan akan meningkatkan kapasitas jaringan hingga 50% dibandingkan sebelumnya, menjawab kebutuhan akan konektivitas yang lebih luas dan stabil. Komdigi juga memastikan bahwa seluruh pemenang lelang akan menyelesaikan kewajiban komersialisasi dalam waktu 12 bulan.

Kebutuhan Operator untuk Memenuhi Target Nasional

Komdigi menyatakan bahwa lelang frekuensi ini ditujukan untuk memenuhi target Latest Program yang ingin mengoptimalkan penggunaan spektrum hingga 712 MHz. Angka ini dihitung berdasarkan penambahan 70 MHz dari pita 700 MHz dan 190 MHz dari pita 2,6 GHz. Penambahan tersebut menjadi dasar bagi penguatan jaringan seluler dan penyebaran layanan broadband ke daerah terpencil.

Para operator, termasuk XLSmart, diwajibkan menyediakan layanan 4G di 538 desa/kelurahan dan memperluas cakupan 5G hingga mencapai 51% populasi dalam lima tahun. Latest Program juga berfokus pada kolaborasi dengan pemerintah daerah dan swasta untuk memastikan keberlanjutan layanan. Henry menegaskan bahwa XLSmart akan menggandeng mitra teknologi global untuk mempercepat inovasi di sektor digital.

Momentum untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Digital

Kemenkominfo berharap lelang frekuensi ini akan mempercepat proses Latest Program, yang bertujuan membangun ekosistem digital yang inklusif. Dengan frekuensi baru, XLSmart berpotensi meningkatkan layanan digital, termasuk pengembangan solusi untuk pertanian, logistik, dan pendidikan. Latest Program juga diharapkan menjadi penggerak utama dalam menekan kesenjangan akses internet antarwilayah.

Henry Wijayanto menyoroti bahwa frekuensi 700 MHz akan digunakan untuk membangun jaringan 5G di daerah dengan kondisi geografis yang berat, sementara 2,6 GHz lebih efisien untuk kota-kota besar. “Kami akan membangun 150 titik baru dalam setahun, dengan dukungan dana yang dijanjikan melalui Latest Program,” tambahnya. Langkah ini tidak hanya meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga memperkuat posisi XLSmart dalam pasar telekomunikasi nasional.

Peran XLSmart dalam Latest Program dan Kontribusi ke Masyarakat

Menurut data Kemenkominfo, total frekuensi yang diberikan kepada XLSmart mencapai 80 MHz, dengan kontribusi sebesar 2,3% dari keseluruhan alokasi nasional. Latest Program menjadi acuan utama bagi XLSmart untuk menyeimbangkan antara kebutuhan bisnis dan akses masyarakat. Selain memperluas jaringan, perusahaan juga berencana mengembangkan platform digital berbasis komunitas, seperti pusat informasi digital dan layanan telemedis.

Henry menjelaskan bahwa pemenangan frekuensi ini merupakan langkah penting dalam Latest Program, yang diharapkan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi digital dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan kapasitas jaringan yang lebih besar, XLSmart berkomitmen untuk mempercepat layanan 5G dan memperkuat kemitraan dengan perusahaan teknologi lokal serta internasional.

Kesimpulan: Latest Program sebagai Penggerak Transformasi Digital

Kemenkominfo menegaskan bahwa lelang frekuensi ini menjadi bagian dari Latest Program yang menyasar pengembangan ekosistem digital di seluruh Indonesia. XLSmart, dengan pemenangan dua pita frekuensi, akan menjadi bagian aktif dalam mewujudkan visi tersebut. Latest Program diharapkan mempercepat transformasi digital, meningkatkan akses internet, dan memperkuat daya saing sektor telekomunikasi nasional.

Join the discussion