Skip to content
Investasi Hijau

Kualitas Udara Pontianak Sangat Tidak Sehat, Warga Diimbau Pakai Masker Hari Ini

Richard Wilson - wartanaya.com 3 mins read

Pontianak, ibu kota provinsi Kalimantan Barat, kembali menjadi sorotan publik karena Kualitas Udara Pontianak Sangat Tidak Sehat pada pagi hari Selasa (28/7)

Kualitas Udara Pontianak Sangat Tidak Sehat, Warga Diimbau Pakai Masker Hari Ini

Kualitas Udara Pontianak Sangat Tidak Sehat, Warga Diminta Pakai Masker

Wartanaya.com – Pontianak, ibu kota provinsi Kalimantan Barat, kembali menjadi sorotan publik karena Kualitas Udara Pontianak Sangat Tidak Sehat pada pagi hari Selasa (28/7). Berdasarkan pemantauan real-time dari platform IQAir yang dilakukan pukul 07.27 WIB, kota ini mencatatkan angka Air Quality Index (AQI) sebesar 297. Angka ini secara jelas menempatkan Pontianak dalam kategori sangat tidak sehat, melampaui batas aman yang ditetapkan untuk perlindungan kesehatan masyarakat.

AQI atau indeks kualitas udara merupakan indikator penting yang mengukur tingkat konsentrasi zat pencemar di atmosfer. Metode perhitungan ini memperhitungkan enam komponen utama polutan, yakni PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, serta ozon di permukaan tanah. Nilai akhir ditentukan oleh polutan dengan skor tertinggi di antara ketiganya, sehingga memberikan gambaran komprehensif tentang kondisi udara di suatu wilayah.

Dalam kondisi Kualitas Udara Pontianak Sangat Tidak Sehat seperti saat ini, seluruh lapisan masyarakat berisiko mengalami gangguan kesehatan. IQAir mengimbau agar aktivitas di luar ruangan dikurangi secara signifikan, terutama kegiatan olahraga. Penggunaan masker khusus polusi juga sangat disarankan saat berada di luar ruangan. Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit pernapasan perlu lebih berhati-hati dalam beraktivitas.

“Kelompok yang sensitif seperti anak-anak, orang tua, ibu hamil, dan orang dengan penyakit jantung dari paru harus tetap berada di dalam ruangan dan membatasi aktivitas,” demikian dikutip dari laman IQAir pada Selasa (28/7).

Perbandingan Kualitas Udara Nasional dan Global

Sementara Pontianak menghadapi situasi buruk, Kabupaten Badung di Bali mencatatkan kondisi terbaik dengan AQI sebesar 57. Kota Medan di Sumatera Utara berada di posisi kedua dengan nilai 60. Keduanya masih masuk dalam kategori sedang, menunjukkan variasi signifikan dalam kualitas udara antar wilayah di Indonesia.

Di tingkat internasional, Stockholm di Swedia memimpin dengan AQI hanya 6. Melbourne di Australia menempati urutan berikutnya dengan skor 10, diikuti Dublin di Irlandia yang mencapai 13. Ketiga kota tersebut berada dalam kategori baik, memberikan gambaran kontras dengan kondisi di Pontianak saat ini.

Sebaliknya, beberapa metropolitan dunia mengalami penurunan kualitas udara. Jakarta merupakan salah satu kota yang masuk dalam daftar tersebut, menunjukkan bahwa masalah polusi udara bukan hanya fenomena lokal melainkan juga tantangan global yang perlu penanganan serius.

Skala Kategori AQI dan Dampak Kesehatan

Indeks AQI bergerak dari nol hingga lima ratus dengan enam tingkatan berbeda. Kategori baik mencakup rentang 0 hingga 50. Sedang berada di angka 51 sampai 100. Tidak sehat untuk kelompok sensitif terletak pada 101 hingga 150.

Kategori tidak sehat dimulai dari 151 hingga 200. Sangat tidak sehat berada di kisaran 200 sampai 299. Terakhir, kategori berbahaya mencakup nilai 300 hingga 500. Kondisi sangat tidak sehat berpotensi menimbulkan dampak kesehatan bagi berbagai segmen populasi. Sementara itu, level berbahaya dapat menyebabkan kerusakan kesehatan yang lebih serius.

Penting bagi warga Pontianak untuk terus memantau perkembangan Kualitas Udara Pontianak Sangat Tidak Sehat melalui berbagai platform pemantauan udara. Dengan informasi yang akurat, masyarakat dapat mengambil langkah preventif untuk melindungi diri dan keluarga dari dampak negatif polusi udara. Penggunaan masker, mengurangi aktivitas luar ruangan, dan menjaga ventilasi rumah menjadi langkah sederhana namun efektif.

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Join the discussion