Skip to content
Energi

Topics Covered: PLN Sebut Kebocoran Boiler PLTU Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar

Anthony Taylor - wartanaya.com 3 mins read

Topics Covered: PLN Identifikasi Kebocoran Boiler PLTU sebagai Penyebab Pemadaman Listrik di Kalimantan Barat Topics Covered - PT PLN (Persero) mengungkapkan

Topics Covered: PLN Sebut Kebocoran Boiler PLTU Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar

Topics Covered: PLN Identifikasi Kebocoran Boiler PLTU sebagai Penyebab Pemadaman Listrik di Kalimantan Barat

Topics Covered – PT PLN (Persero) mengungkapkan bahwa kebocoran pada boiler salah satu unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berkapasitas besar menjadi penyebab utama pemadaman listrik di Kalimantan Barat (Kalbar) beberapa waktu terakhir. Kesalahan teknis ini mengganggu pasokan energi yang sebelumnya stabil, sehingga memaksa PLN mengambil langkah-langkah khusus untuk memperbaikinya.

“Gangguan teknis ini mengakibatkan penurunan kapasitas pasokan listrik pada sistem kelistrikan Kalimantan Barat,” jelas Manager Komunikasi PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Barat Mukhlis Zarkasih, Rabu malam (8/7). Ia menambahkan bahwa kebocoran boiler terjadi karena faktor-faktor seperti tekanan tinggi atau kesalahan perawatan, yang berdampak pada efisiensi produksi listrik.

Untuk mengatasi masalah tersebut, PLN melaksanakan pembatasan aliran listrik secara terukur di beberapa daerah di Kalbar. Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga stabilitas sistem kelistrikan dan menghindari pemadaman yang lebih luas. Mukhlis menjelaskan bahwa PLN terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mempercepat proses perbaikan.

Kebocoran Boiler Berdampak pada Keandalan Pasokan Listrik

“Kondisi saat ini tidak berkaitan dengan kelangkaan bahan bakar utama atau batu bara, yang ketersediaannya masih aman,” tambah Mukhlis. Namun, ia menegaskan bahwa kebocoran pada boiler PLTU memicu penurunan kapasitas produksi, yang menjadi faktor kritis dalam keandalan pasokan listrik.

PLN juga berupaya memperkuat pasokan energi dengan memanfaatkan pembangkit dari mitra kerja. Seluruh sumber daya dikerahkan untuk memastikan keandalan pasokan listrik selama masa pemulihan. Pemadaman listrik yang terjadi saat ini, menurut PLN, bersifat sementara dan tidak mengganggu kebutuhan dasar masyarakat secara signifikan.

Perbaikan Diperkirakan Butuh Waktu Satu Minggu

Dalam upaya menangani masalah tersebut, PLN memperkirakan proses perbaikan akan memakan waktu satu minggu. Langkah ini diharapkan dapat segera memulihkan layanan listrik kepada pelanggan. Mukhlis menuturkan bahwa tim teknis sedang bekerja keras untuk mengidentifikasi sumber kebocoran dan memperbaikinya secara efisien.

“Kami berkomitmen untuk menjaga keandalan pasokan listrik dan akan mengumumkan progres penanganan melalui saluran komunikasi resmi PLN,” ujar Mukhlis. Ia juga menekankan bahwa PLN terus memantau kondisi sistem kelistrikan secara real-time untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Di sisi lain, PLN memberikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Mereka juga mengucapkan terima kasih atas kesabaran dan dukungan selama proses pemulihan berlangsung. Dengan adanya perbaikan yang berlangsung, diharapkan layanan listrik bisa kembali normal dalam waktu dekat.

Topics Covered – Pemadaman listrik di Kalbar ini menjadi pengingat penting bagi PLN untuk memperbaiki sistem pengawasan dan pemeliharaan infrastruktur energi. Tidak hanya kebocoran boiler, faktor-faktor lain seperti masalah distribusi atau penggunaan energi yang berlebihan juga turut berkontribusi pada gangguan tersebut. PLN sedang mengevaluasi seluruh aspek operasional untuk meminimalkan risiko serupa.

“Kebocoran boiler di PLTU Kalbar adalah salah satu dari beberapa faktor yang kami identifikasi dalam penelusuran penyebab pemadaman listrik,” kata Mukhlis. Ia menambahkan bahwa PLN juga berupaya meningkatkan kapasitas penyimpanan energi dan memastikan keberlanjutan pasokan dalam jangka panjang.

PLN menyebutkan bahwa produksi batu bara nasional sempat mengalami penurunan, terutama jenis dengan kalori tinggi. Saat ini, produksi batu bara Indonesia lebih didominasi oleh kalori rendah, yang memengaruhi kualitas bahan bakar untuk PLTU. Dengan adanya alokasi tambahan batu bara kalori 4.500 GAR atau medium, PLN optimis dapat meningkatkan efisiensi produksi dan menjaga stabilitas sistem kelistrikan di Kalbar.

Pemadaman Listrik di Pulau Jawa Sebagai Pengalaman Belajar

Kondisi serupa sempat dialami Pulau Jawa pada Juni 2026. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyatakan bahwa pemadaman bergilir telah berakhir sejak 21 Juni 2026. Ia menjelaskan bahwa langkah ini diambil setelah adanya alokasi tambahan batu bara sebesar 16,8 juta ton hingga Desember 2026, yang diberikan oleh Kementerian ESDM.

“Alokasi tambahan ini mencakup 1,8 juta ton untuk Juli, dan 3 juta ton per bulan dari Agustus hingga Desember,” kata Darmawan dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XII DPR RI, Kamis (2/7). Tambahan pasokan batu bara ini memberikan peningkatan kapasitas pasokan sebesar 5 gigawatt (GW), sehingga sistem kelistrikan di Jawa kini lebih stabil.

Topics Covered – Darmawan juga menekankan bahwa PLN terus berupaya mengoptimalkan penggunaan bahan bakar dan mengurangi ketergantungan pada sumber daya tertentu. Pemadaman listrik di Kalbar dan Jawa menjadi refleksi dari kebutuhan PLN untuk memperkuat sistem energi secara holistik. Dengan peningkatan pasokan dan perbaikan infrastruktur, PLN berkomitmen untuk mengurangi risiko gangguan listrik di masa depan.

Join the discussion