Investor Asing Net Buy Rp 273 M: Lepas Saham BBCA dan EMAS, Borong DSSA
Investor Asing Net Buy Rp 273 Miliar pada sesi perdagangan Kamis (7/8/2025). Pelaku pasar luar negeri mencatatkan posisi beli bersih sebesar Rp 273 miliar
Investor Asing Net Buy Rp 273 Miliar: DSSA dan TPIA Jadi Favorit di Tengah Pelepasan BBCA
Wartanaya.com – Investor Asing Net Buy Rp 273 Miliar pada sesi perdagangan Kamis (7/8/2025). Pelaku pasar luar negeri mencatatkan posisi beli bersih sebesar Rp 273 miliar setelah melakukan pembelian senilai Rp 5,15 triliun dan penjualan Rp 4,87 triliun. Dua emiten yang paling banyak dilepas adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) serta PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), sementara saham teknologi dan industri menjadi incaran utama.
Performa IHSG dan Volume Perdagangan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup dengan penurunan tipis 0,12 persen ke angka 6.343 pada Kamis (6/8). Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 265 emiten berhasil menguat, sementara 337 saham mengalami koreksi, dan 192 lainnya bergerak stagnan. Kondisi ini menunjukkan pasar masih dalam fase konsolidasi setelah rally sebelumnya.
Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan bahwa total nilai transaksi mencapai Rp 18,18 triliun dengan volume perdagangan 54,90 miliar saham. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 2,67 juta kali. Kapasitas pasar IHSG pada sore hari tersebut menyentuh Rp 11.118 triliun, mencerminkan likuiditas yang masih terjaga di tengah ketidakpastian global.
Strategi Investor Asing: Akumulasi DSSA dan TPIA
Di sisi pembelian, investor asing agresif mengakuisisi saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) senilai Rp 317 miliar. Selain itu, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) juga menjadi incaran dengan nilai pembelian Rp 105,6 triliun. Pergerakan ini mengindikasikan kepercayaan investor asing terhadap sektor teknologi dan industri kimia di Indonesia.
Berdasarkan data Stockbit, penjualan saham BBCA oleh investor asing mencapai Rp 214,98 miliar, sedangkan EMAS dilepas senilai Rp 109,74 miliar. Terkait pergerakan harga, saham BBCA anjlok 1,55 persen ke level 6.350. Sebaliknya, EMAS justru menguat 2,36 persen ke 7.575, menunjukkan sentimen positif terhadap sektor emas.
Untuk saham yang dibeli, DSSA melonjak tajam 12,14 persen ke level 940, sementara TPIA naik 3,4 persen ke Rp 2.130. Kedua saham tersebut juga menjadi pemimpin transaksi harian dengan nilai masing-masing Rp 1,21 triliun untuk DSSA dan Rp 879,17 miliar untuk TPIA. Baca juga: Analisis Sektor Teknologi di IHSG.
Posisi Investor Domestik dan Prospek Pasar
Investor dalam negeri masih mendominasi aktivitas perdagangan dengan porsi 72 persen. Hal ini menunjukkan bahwa pelaku pasar lokal tetap menjadi penopang utama likuiditas di pasar modal Indonesia. Selengkapnya tentang pasar finansial Indonesia.
Berikut rangkuman lima saham yang paling banyak dilepas investor asing:
1. BBCA – Penjualan Rp 214,98 miliar 2. EMAS – Penjualan Rp 109,74 miliar 3. DSSA – Pembelian Rp 317 miliar 4. TPIA – Pembelian Rp 105,6 triliun 5. Lainnya – Variasi pembelian dan penjualan
FAQ: Investor Asing Net Buy Rp 273 Miliar
Apa yang dimaksud dengan Investor Asing Net Buy Rp 273 Miliar? Ini adalah posisi beli bersih investor asing sebesar Rp 273 miliar, dihitung dari selisih antara total pembelian dan penjualan pada sesi perdagangan tertentu.
Mengapa BBCA dan EMAS banyak dilepas investor asing? BBCA dan EMAS menjadi target pelepasan karena profit-taking setelah kenaikan sebelumnya, serta repositioning portofolio investor asing ke sektor lain yang lebih menjanjikan.
Bagaimana dampak net buy asing terhadap IHSG? Net buy asing biasanya memberikan sentimen positif terhadap pasar, meskipun dalam kasus ini IHSG ditutup turun tipis karena faktor teknis dan profit-taking domestik.
Sahap apa saja yang menjadi incaran investor asing? Saham teknologi seperti DSSA dan industri kimia seperti TPIA menjadi incaran utama, menunjukkan kepercayaan investor asing terhadap pertumbuhan sektor tersebut di Indonesia.
