Skip to content
Investasi Hijau

Pemda Buka Diskusi dengan DAMRI, Sinyal Ekspansi Bus Listrik di Luar Jakarta?

Richard Jackson - wartanaya.com 3 mins read

Pemda Buka Diskusi dengan DAMRI menjadi sinyal kuat bahwa ekspansi transportasi publik berbasis listrik akan meluas ke berbagai wilayah di Indonesia. Perum

Pemda Buka Diskusi dengan DAMRI, Sinyal Ekspansi Bus Listrik di Luar Jakarta?

Pemda Buka Diskusi dengan DAMRI: Ekspansi Bus Listrik Menuju Daerah

Wartanaya.com – Pemda Buka Diskusi dengan DAMRI menjadi sinyal kuat bahwa ekspansi transportasi publik berbasis listrik akan meluas ke berbagai wilayah di Indonesia. Perum DAMRI, sebagai perusahaan BUMN yang bergerak di bidang transportasi darat, telah memulai serangkaian pertemuan strategis dengan sejumlah pemerintah daerah. Tujuan utama dari inisiatif ini adalah untuk mengeksplorasi peluang pengoperasian kendaraan umum yang ramah lingkungan. Daerah-daerah yang telah menjadi mitra diskusi antara lain adalah pemerintah daerah Medan, Makassar, Bali, serta Lombok. Beberapa wilayah tersebut sebenarnya sudah mulai menjalankan operasional bus listrik, meskipun skalanya masih terbatas dan memerlukan pengembangan lebih lanjut.

Harapan Kerja Sama Operasional yang Nyata

Teguh Aditya Dharma, yang menjabat sebagai Vice President Sales and Marketing DAMRI, menyampaikan bahwa perusahaan menaruh harapan besar agar diskusi-diskusi ini menghasilkan kerja sama operasional yang nyata. Hingga saat ini, armada bus listrik milik DAMRI baru beroperasi di kawasan Transjakarta. Dari total target sebanyak 500 unit, perusahaan telah berhasil mengoperasikan 316 unit bus listrik. Angka ini menunjukkan progress yang signifikan dalam transisi energi sektor transportasi.

Kami sudah mulai beberapa penjajakan, bahkan dari dishub-dishub (dinas perhubungan) itu sudah coba berkunjung ke kami untuk mengetahui gimana sih pengoperasian bus listrik, kata dia usai diskusi bertajuk Transportasi Publik dan Transisi Energi: Sudahkah Indonesia Membangun Sistem yang Tepat dan Resilien? di Jakarta, Rabu (5/8).

Keterlibatan Pemerintah Pusat dan Investasi Awal

Teguh menekankan bahwa peran pemerintah pusat sangat krusial dalam mendorong adopsi kendaraan umum listrik, khususnya bus listrik, di tingkat daerah. Sebagai langkah awal, DAMRI siap untuk berinvestasi dengan menyediakan satu stasiun pengisian daya serta empat unit bus listrik di wilayah lain. Pendekatan bertahap ini dinilai lebih efektif untuk memastikan keberhasilan implementasi.

Enggak usah nunggu tahun depan, enggak usah nunggu beberapa tahun lagi, tahun ini pun dimulai dengan bertahap harusnya bisa, kata Teguh.

Menyiapkan Ekosistem Pendukung yang Matang

Untuk mendukung ekspansi bus listrik secara lebih luas di Indonesia, diperlukan persiapan ekosistem yang matang. Menurut penjelasan Teguh, beberapa hal penting harus dipenuhi, yaitu infrastruktur pendukung yang memadai, kondisi jalan yang baik, ketersediaan listrik yang stabil, keberadaan stasiun pengisian daya, serta sumber daya manusia yang kompeten. Semua elemen ini saling berkaitan dan harus dipersiapkan secara simultan.

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan yang Signifikan

Fabby Tumiwa, CEO Institute for Essential Services Reform (IESR), menjelaskan bahwa transisi dari kendaraan berbahan bakar fosil menuju kendaraan listrik memberikan berbagai manfaat. Pertama, hal ini dapat menekan konsumsi bahan bakar sehingga subsidi BBM dari negara berkurang. Selain itu, volume impor minyak juga ikut menurun secara signifikan.

Di sisi lain, peralihan ini juga menguntungkan operator karena dapat menghemat pengeluaran operasional. Tidak hanya itu, terdapat peluang penghasilan tambahan melalui perdagangan karbon yang berasal dari penurunan emisi gas rumah kaca di sektor transportasi. Hal ini membuka peluang baru bagi pengembangan ekonomi hijau di Indonesia.

Dampak pada fiskal negara bagus, pada akuntansi operator sangat bagus, kemudian manfaat untuk publik juga bagus karena polusi udara berkurang, ujar Fabby.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Ekspansi Bus Listrik

Berapa jumlah bus listrik yang sudah dioperasikan DAMRI? DAMRI telah berhasil mengoperasikan 316 unit bus listrik dari total target 500 unit.

Wilayah mana saja yang menjadi mitra diskusi DAMRI? Pemerintah daerah Medan, Makassar, Bali, dan Lombok telah menjadi mitra diskusi DAMRI untuk ekspansi bus listrik.

Kapan implementasi bus listrik di luar Jakarta dimulai? Implementasi dimulai tahun ini secara bertahap, tanpa menunggu tahun depan atau beberapa tahun lagi.

Apa saja syarat ekosistem yang diperlukan untuk ekspansi bus listrik? Syaratnya meliputi infrastruktur pendukung, kondisi jalan, ketersediaan listrik, stasiun pengisian daya, dan sumber daya manusia yang kompeten.

Join the discussion