Skip to content
Investasi Hijau

Mengenal Kimpul, Umbi Tahan Kekeringan untuk Hadapi Perubahan Iklim

Richard Wilson - wartanaya.com 3 mins read

Mengenal Kimpul Umbi Tahan Kekeringan menjadi semakin relevan seiring dengan meningkatnya ancaman El Nino yang diprediksi memperpanjang musim kemarau di

Mengenal Kimpul, Umbi Tahan Kekeringan untuk Hadapi Perubahan Iklim

Mengenal Kimpul Umbi Tahan Kekeringan: Solusi Ketahanan Pangan di Era Perubahan Iklim

Wartanaya.com – Mengenal Kimpul Umbi Tahan Kekeringan menjadi semakin relevan seiring dengan meningkatnya ancaman El Nino yang diprediksi memperpanjang musim kemarau di Indonesia. Umbi lokal ini tengah menarik perhatian masyarakat dan para ahli sebagai alternatif pangan yang lebih tangguh dibandingkan tanaman konvensional. Potensi kimpul sebagai pengganti beras yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim terus menguat dalam diskusi ketahanan pangan nasional.

Haryanti Koostanto, seorang praktisi pengembangan masyarakat dan ketahanan pangan, menyoroti bahwa umbi-umbian secara umum memiliki ketahanan luar biasa terhadap kondisi cuaca ekstrem, khususnya saat kemarau panjang. Berdasarkan proyeksi, konsumsi umbi-umbian di kawasan Asia diperkirakan akan meningkat signifikan dalam beberapa dekade mendatang seiring dengan dampak perubahan iklim yang semakin terasa.

“Umbi-umbian dapat mendorong penggantian tanaman lain yang lebih rentan, seperti jagung dan padi,” ujar Haryanti dalam diskusi bertajuk Pangan Lokal: Resolusi Ketahanan Pangan Berkeadilan dan Berkelanjutan, Kamis (6/8).

Karakteristik dan Pertumbuhan Kimpul di Berbagai Kondisi

Kimpul merupakan jenis umbi yang mudah berkembang di wilayah tropis maupun subtropis. Tanaman ini mampu tumbuh baik di lahan lembap maupun kering dengan ketinggian sekitar 0 hingga 1.300 meter di atas permukaan laut. Kemampuan adaptasi ini menjadikan kimpul sebagai pilihan ideal untuk berbagai wilayah di Indonesia.

“Pada musim kering, kelihatannya hilang, tapi nanti muncul lagi. Tidak usah disiram, tidak usah dikasih pupuk, dia ini survive,” ujarnya.

Saat kemarau tiba, kimpul biasanya ditanam di sawah maupun pekarangan sebagai tanaman palawija. Palawija merupakan kelompok tanaman pangan selain padi yang menjadi pilihan alternatif ketika ketersediaan air terbatas. Selain itu, kimpul juga bisa dibudidayakan melalui sistem tumpang sari di bawah tegakan tanaman perkebunan atau kehutanan, sehingga memanfaatkan ruang secara optimal.

Kandungan Gizi dan Manfaat Kesehatan yang Luar Biasa

Berdasarkan artikel ilmiah berjudul “Diversifikasi Kimpul menjadi Getuk Panggang sebagai Inovasi Produk Unggulan Pokdarwis Bokoharjo” yang terbit tahun 2022, kimpul mengandung berbagai nutrisi penting. Di antaranya terdapat karbohidrat, pati, serat pangan, mineral, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin C, riboflavin, serta vitamin A. Namun, kandungan protein dan kalorinya relatif lebih rendah dibandingkan beberapa jenis umbi lainnya.

Kandungan serat pangan yang tinggi pada kimpul berpotensi membantu menurunkan risiko kanker. Nutrisi dalam umbi ini juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit, mendukung sistem kekebalan tubuh, serta membantu menjaga tekanan darah dan kadar kolesterol. Dengan profil gizi yang lengkap, kimpul layak menjadi bagian dari pola makan sehat masyarakat Indonesia.

Peran Kimpul dalam Menghadapi Perubahan Iklim

Mengenal Kimpul Umbi Tahan Kekeringan bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan mendesak dalam strategi adaptasi perubahan iklim. Sebagai tanaman yang membutuhkan sedikit air dan perawatan, kimpul dapat mengurangi beban irigasi dan biaya produksi pertanian. Selain itu, diversifikasi pangan berbasis kimpul dapat mengurangi ketergantungan pada beras yang semakin rentan terhadap cuaca ekstrem.

Pemerintah dan berbagai lembaga penelitian terus mendorong pengembangan kimpul sebagai komoditas strategis. Dengan dukungan teknologi pertanian modern dan pemahaman lokal yang kuat, kimpul berpotensi menjadi solusi jangka panjang untuk ketahanan pangan nasional di tengah tantangan perubahan iklim yang semakin kompleks.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kimpul

Apa itu kimpul? Kimpul adalah jenis umbi-umbian yang tahan kekeringan dan dapat tumbuh di berbagai kondisi iklim, terutama di wilayah tropis dan subtropis.

Bagaimana cara menanam kimpul? Kimpul dapat ditanam di sawah, pekarangan, atau melalui sistem tumpang sari di bawah tanaman perkebunan dengan ketinggian 0-1.300 meter di atas permukaan laut.

Apakah kimpul bisa menjadi pengganti beras? Ya, kimpul memiliki potensi sebagai alternatif pengganti beras karena kandungan karbohidratnya dan ketahanannya terhadap perubahan iklim.

Berapa tinggi kandungan serat dalam kimpul? Kimpul mengandung serat pangan yang tinggi, yang berpotensi membantu menurunkan risiko kanker dan mendukung kesehatan pencernaan.

Di mana kimpul banyak dibudidayakan? Kimpul banyak dibudidayakan di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di daerah seperti Bokoharjo yang telah mengembangkan inovasi produk berbasis kimpul.

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari Katadata.co.id melalui WhatsApp Channel resmi kami.

Join the discussion