Pertamina: Mobil Tangki Kecelakaan di Tanah Bumbu Bukan Armada Resmi Perusahaan
Pertamina melalui PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan telah merilis pernyataan resmi terkait insiden kecelakaan mobil tangki yang terjadi di Jalan
Pertamina: Mobil Tangki Kecelakaan Tanah Bumbu Bukan Armada Resmi
Konfirmasi Resmi Tentang Kendaraan Terlibat Kecelakaan
Wartanaya.com – Pertamina melalui PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan telah merilis pernyataan resmi terkait insiden kecelakaan mobil tangki yang terjadi di Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan tersebut terjadi pada hari Sabtu, 1 Agustus 2025. Yang menjadi perhatian utama adalah konfirmasi dari Pertamina bahwa kendaraan tangki yang terlibat bukanlah bagian dari armada operasional resmi perusahaan. Edi Mangun, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, menegaskan bahwa kendaraan tersebut tidak terdaftar dalam sistem armada operasional Pertamina. Selain itu, tidak ditemukan catatan aktivitas pelayanan yang dilakukan oleh kendaraan ini di Terminal Pertamina selama periode yang relevan.
“Berdasarkan penelusuran internal yang kami lakukan, kendaraan tersebut tidak terdaftar sebagai armada operasional Pertamina dan tidak tercatat melakukan aktivitas pelayanan di Terminal Pertamina,” kata Edi dalam keterangan resmi yang dirilis pada Minggu, 2 Agustus 2025.
Proses Koordinasi dan Penyelidikan Berjalan Lancar
Setelah konfirmasi awal, Pertamina segera melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan kelancaran proses penyelidikan. Koordinasi ini melibatkan aparat kepolisian, dinas perhubungan, dan instansi terkait lainnya di wilayah Kalimantan Selatan. Proses penanganan dan penyelidikan insiden sepenuhnya diserahkan kepada aparat berwenang sesuai dengan prosedur yang berlaku. Pertamina berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh dalam proses investigasi tersebut.
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan informasi mengenai kendaraan tersebut. Proses penanganan dan penyelidikan sepenuhnya kami serahkan kepada pihak berwenang,” ujarnya dengan tegas.
Kecelakaan ini terjadi di salah satu ruas jalan strategis di Kalimantan Selatan, yaitu Jalan Trans Kalimantan yang menghubungkan berbagai wilayah di pulau Kalimantan. Jalan ini merupakan jalur vital untuk distribusi logistik dan transportasi barang di kawasan Kalimantan. Kondisi jalan dan cuaca pada saat kejadian menjadi salah satu faktor yang sedang diteliti dalam proses penyelidikan. Pertamina juga telah mengirimkan tim untuk melakukan verifikasi lapangan dan memastikan tidak ada dampak lanjutan terhadap operasional distribusi bahan bakar di wilayah tersebut.
Ungkapan Duka Cita dan Harapan Pemulihan
Dalam kesempatan tersebut, Edi juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas terjadinya kecelakaan. Ia berharap para korban yang masih menjalani perawatan medis di rumah sakit dapat segera pulih dari luka-luka yang diderita. Selain itu, keluarga korban yang meninggal dunia diharapkan diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi musibah ini. Pertamina juga berkomitmen untuk memberikan bantuan sesuai dengan kemampuan perusahaan.
“Kami menyampaikan belasungkawa dan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Semoga korban yang menjalani perawatan segera pulih, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta kesabaran,” kata Edi dengan penuh empati.
Tim medis dari rumah sakit terdekat telah memberikan pertolongan pertama dan perawatan intensif kepada para korban. Kondisi korban saat ini dalam pemantauan ketat oleh tim medis. Pertamina juga telah menghubungi pihak asuransi untuk memastikan proses klaim dan bantuan dapat berjalan dengan lancar bagi para korban dan keluarga mereka.
Manajemen Armada dan Standar Operasional Pertamina
Pertamina memiliki sistem manajemen armada yang ketat untuk memastikan setiap kendaraan operasional terdaftar dan memenuhi standar keselamatan. Armada resmi Pertamina dilengkapi dengan sistem pelacakan GPS dan dilengkapi dengan dokumen operasional yang lengkap. Setiap kendaraan yang beroperasi di bawah naungan Pertamina harus melalui proses verifikasi berkala. Kendaraan yang tidak terdaftar dalam sistem armada resmi tidak memiliki hak untuk melakukan aktivitas operasional di bawah nama Pertamina. Informasi lebih lanjut tentang operasional Pertamina dapat diakses melalui situs resmi perusahaan.
Standar operasional Pertamina mencakup berbagai aspek mulai dari perawatan kendaraan, pelatihan pengemudi, hingga prosedur darurat. Setiap armada resmi dilengkapi dengan sertifikat laik jalan dan dokumen asuransi yang masih berlaku. Pertamina juga menerapkan sistem monitoring real-time untuk memastikan setiap kendaraan beroperasi sesuai dengan jadwal dan rute yang telah ditentukan.
FAQ Tentang Kecelakaan Mobil Tangki Tanah Bumbu
Apakah kendaraan yang terlibat kecelakaan memiliki izin operasional? Berdasarkan konfirmasi dari Pertamina, kendaraan tersebut tidak terdaftar sebagai armada operasional resmi dan tidak memiliki catatan aktivitas di Terminal Pertamina.
Kapan kecelakaan tersebut terjadi? Kecelakaan terjadi pada hari Sabtu, 1 Agustus 2025 di Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.
Siapa yang bertanggung jawab atas proses penyelidikan? Proses penanganan dan penyelidikan sepenuhnya diserahkan kepada aparat berwenang, termasuk kepolisian dan dinas perhubungan setempat.
Bagaimana kondisi para korban saat ini? Para korban sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit terdekat. Tim medis melakukan pemantauan ketat terhadap kondisi mereka.
Apakah Pertamina akan memberikan bantuan kepada korban? Ya, Pertamina berkomitmen untuk memberikan bantuan sesuai dengan kemampuan perusahaan, termasuk melalui proses klaim asuransi.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai standar operasional armada Pertamina, pembaca dapat mengunjungi halaman khusus armada Pertamina di situs berita Katadata.
