Skip to content
Nasional

Kepala BGN Sudaryono Ungkap Arahan Prabowo: MBG Bukan Sekadar Bagi Makanan

Patricia Miller - wartanaya.com 2 mins read

Kepala BGN Sudaryono Ungkap Arahan penting dari Presiden Prabowo Subianto mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Seusai upacara pelantikan di Istana

Kepala BGN Sudaryono Ungkap Arahan Prabowo: MBG Bukan Sekadar Bagi Makanan

Kepala BGN Sudaryono Ungkap Arahan Prabowo: MBG Bukan Sekadar Bagi Makanan

Wartanaya.com – Kepala BGN Sudaryono Ungkap Arahan penting dari Presiden Prabowo Subianto mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Seusai upacara pelantikan di Istana Merdeka Jakarta pada Rabu, 22 Juli 2025, Sudaryono resmi dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Dalam pidato pertamanya, ia menyampaikan bahwa Presiden memberikan arahan khusus agar MBG tidak hanya dipandang sebagai program pembagian makanan biasa kepada masyarakat.

Visi Holistik Program MBG

Menurut Sudaryono, arahan Presiden sangat jelas bahwa MBG harus memiliki dampak yang lebih luas daripada sekadar memberikan makanan. Program ini dirancang untuk menjadi instrumen pembangunan nasional yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat. Salah satu aspek krusial adalah pemberdayaan ekonomi lokal melalui penyerapan hasil produksi daerah.

Pres Prabowo menekankan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan untuk MBG harus memberikan manfaat ganda. Di satu sisi, masyarakat mendapatkan asupan gizi yang memadai. Di sisi lain, petani, peternak, dan nelayan di berbagai daerah akan merasakan peningkatan ekonomi melalui penyerapan hasil produksi mereka. Sudaryono menjelaskan bahwa hal ini akan menciptakan siklus ekonomi yang berkelanjutan.

Pengalaman dan Komitmen Kepemimpinan

Pengalaman Sudaryono sebagai Wakil Menteri Pertanian selama dua tahun menjadi modal berharga dalam menjalankan tugas barunya. Ia telah menyaksikan secara langsung bagaimana MBG memberikan manfaat nyata bagi perekonomian di desa-desa. Masyarakat, terutama petani dan peternak, merasakan manfaat tersebut secara langsung melalui peningkatan permintaan terhadap produk mereka.

Program ini bukan hanya soal memberikan makanan, tetapi juga memastikan bahwa setiap penerima manfaat mendapatkan nutrisi yang tepat sesuai kebutuhan mereka. Keberhasilan MBG tidak diukur dari jumlah makanan yang dibagikan, melainkan dari terpenuhinya kebutuhan gizi kelompok sasaran.

Sudaryono menegaskan bahwa fokus utama MBG adalah menyediakan asupan gizi yang tepat bagi kelompok tertentu. Anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan lansia menjadi sasaran utama program ini. Setiap kelompok memiliki kebutuhan gizi yang berbeda, dan program ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan tersebut secara spesifik.

Implementasi dan Monitoring Berkelanjutan

Untuk memastikan keberhasilan program, Sudaryono menyatakan bahwa akan ada sistem monitoring yang ketat. Setiap daerah akan dievaluasi berdasarkan indikator keberhasilan yang telah ditetapkan. Indikator tersebut tidak hanya mencakup jumlah penerima manfaat, tetapi juga kualitas gizi yang diterima dan dampak ekonomi terhadap daerah.

Kepala BGN Sudaryono Ungkap Arahan bahwa Presiden juga meminta agar program MBG dapat menjadi model bagi program-program sosial lainnya di Indonesia. Dengan pendekatan yang terintegrasi, program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi Indonesia. Sudaryono optimis bahwa dengan dukungan semua pihak, MBG akan menjadi program yang sukses dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Indonesia.

Join the discussion