Skip to content
Bursa

Amunisi Baru Prajogo Garap Proyek Geothermal, BREN Kantongi Pinjaman Rp 5,36 T

Anthony Rodriguez - wartanaya.com 3 mins read

Konglomerat Prajogo Pangestu terus memperkuat fondasi pendanaan di sektor energi terbarukan. Melalui anak perusahaannya, Star Energy Group Holdings Pte. Ltd

Amunisi Baru Prajogo Garap Proyek Geothermal, BREN Kantongi Pinjaman Rp 5,36 T

Prajogo Pangestu Perkuat Portofolio Energi Terbarukan dengan Pinjaman Rp 5,36 Triliun

Wartanaya.com – Konglomerat Prajogo Pangestu terus memperkuat fondasi pendanaan di sektor energi terbarukan. Melalui anak perusahaannya, Star Energy Group Holdings Pte. Ltd. (SEGHPL), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) berhasil mendapatkan fasilitas pinjaman bernilai besar dari Bangkok Bank. Total dana yang diperoleh mencapai US$ 300 juta atau setara Rp 5,36 triliun dengan asumsi kurs Rp 17.866 per dolar AS.

Struktur Fasilitas dan Alokasi Dana

Pinjaman tersebut terbagi menjadi dua bagian komitmen. Fasilitas A bernilai US$ 105 juta sementara Fasilitas B mencapai US$ 195 juta. SEGHPL sendiri merupakan entitas holding investasi yang berdiri di bawah hukum Singapura dan mengendalikan berbagai perusahaan operasional di luar negeri, khususnya di bidang panas bumi dan ketenagalistrikan.

Dana jumbo ini akan dialokasikan untuk pengembangan dua proyek panas bumi. Pertama, proyek Suoh Sekincau di Sumatera dan kedua, proyek Hamiding di Maluku. Secara lebih rinci, Fasilitas A dengan nilai maksimal US$ 105 juta akan digunakan untuk membiayai kebutuhan pra-konstruksi wilayah panas bumi Suoh Sekincau. Sementara itu, Fasilitas B senilai US$ 195 juta diperuntukkan bagi kebutuhan konstruksi kedua proyek tersebut.

Dari total Fasilitas A, sebesar US$ 105 juta dialokasikan khusus untuk proyek Suoh Sekincau melalui penyertaan modal ke PT Star Energy Suoh Sekincau (SEGSS). Sisanya, US$ 90 juta, akan digunakan untuk membiayai pengembangan wilayah prospek panas bumi Hamiding di Maluku melalui penyertaan modal ke PT Star Energy Geothermal Indonesia (SEGI).

SEGHPL dapat menggunakan setiap jumlah yang belum dimanfaatkan dalam sub-batas tersebut untuk pendanaan proyek lainnya, dengan syarat bahwa jumlah agregat yang digunakan berdasarkan Fasilitas B tidak melebihi US$ 195 juta, tulis manajemen BREN, Selasa (21/7).

Tenor dan Manfaat Strategis

Fasilitas pinjaman ini memiliki tenor selama 60 bulan yang dihitung sejak tanggal penarikan pertama Fasilitas A. Melalui pinjaman ini, BREN dan SEGHPL berharap dapat menyediakan sumber pendanaan bagi perusahaan-perusahaan dalam grup untuk mendukung kebutuhan operasional, belanja modal, hingga pengembangan proyek yang sedang berjalan maupun yang akan dikembangkan ke depannya.

Selain itu, fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan likuiditas dan struktur pendanaan grup. Sekaligus memperkuat posisi keuangan dan kapasitas pendanaan kelompok usaha dalam menjalankan bisnis panas bumi dan ketenagalistrikan.

BREN juga menyebut pendanaan itu dapat mendukung optimalisasi pengelolaan arus kas dan kebutuhan modal kerja perusahaan-perusahaan dalam kelompok usaha.

Dan menciptakan sinergi pendanaan dalam kelompok usaha untuk mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan dan pencapaian tujuan komersial kelompok usaha secara keseluruhan, tambah manajemen.

Jaminan dan Gadai Saham

Sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman tersebut, BREN melalui anak usahanya, Star Energy Group Holdings Pte. Ltd. (SEGHPL), menggadaikan sejumlah saham perusahaan dalam kelompok usaha dan memberikan jaminan atas rekening cadangan pembayaran utang kepada Bangkok Bank.

Untuk Fasilitas B, SEGHPL menggadaikan tambahan 259.281 saham Star Energy Geothermal Pte. Ltd. (SEGPL). SEGHPL juga memberikan gadai peringkat kedua atas 279.646 saham SEGPL berdasarkan Akta Gadai Peringkat Kedua atas Saham SEGPL tertanggal 20 Juli 2026.

Sementara untuk Fasilitas A, SEGHPL akan menggadaikan tambahan 2.058 saham Star Energy Geothermal Netherlands B.V. (SEGNBV) berdasarkan akta gadai saham yang tunduk pada hukum Belanda. Untuk Fasilitas B, SEGHPL akan menggadaikan tambahan 4.917 saham SEGNBV.

Selain itu, SEGHPL juga akan menggadaikan 9.000 saham DGA SEG B.V. (DGA) melalui gadai saham peringkat ketiga berdasarkan hukum Belanda. SEGHPL juga akan memberikan gadai saham peringkat ketiga atas 3.025 saham SEGNBV.

BREN melalui SEGHPL juga memberikan jaminan bisnis atas rekening cadangan pembayaran utang (Debt Service Reserve Account) berdasarkan hukum Thailand. Rekening tersebut berupa rekening deposito dalam mata uang dolar AS yang dibuka dan dipelihara atas nama SEGHPL di Bangkok Bank.

Yang berdasarkan perjanjian tersebut SEGHPL menyerahkan hasil atau dana yang terdapat dalam rekening cadangan pembayaran utang sebagai jaminan, tulis manajemen BREN.

Join the discussion