Skip to content
Nasional

Menhub: Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara Prioritaskan Rute Domestik

Richard Jackson - wartanaya.com 3 mins read

Menhub - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi secara resmi mengumumkan bahwa proses reaktivasi Bandara Husein Sastranegara di Bandung, Jawa Barat, akan

Menhub: Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara Prioritaskan Rute Domestik

Menhub Umumkan Strategi Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara dengan Fokus Rute Domestik

Wartanaya.com – Menhub – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi secara resmi mengumumkan bahwa proses reaktivasi Bandara Husein Sastranegara di Bandung, Jawa Barat, akan mengutamakan pengembangan rute penerbangan domestik terlebih dahulu. Keputusan strategis ini diambil untuk memastikan operasional bandara berjalan optimal sebelum mempertimbangkan pembukaan kembali penerbangan internasional. Menhub menjelaskan bahwa saat ini fokus utama adalah pada penguatan konektivitas antar kota di dalam negeri melalui jalur udara yang terhubung langsung dari Bandung.

Menurut Menhub Dudy Purwagandhi, kebijakan ini sejalan dengan rencana pemerintah untuk memaksimalkan potensi Bandara Husein Sastranegara sebagai hub penerbangan domestik yang efisien. Sementara itu, penerbangan internasional akan tetap berpusat di Bandara Kertajati yang terletak di Majalengka, Jawa Barat. Menhub menekankan bahwa pendekatan bertahap ini akan membantu mengoptimalkan sumber daya yang tersedia dan memastikan kualitas layanan penerbangan domestik meningkat secara signifikan.

Menhub Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa evaluasi terhadap potensi pembukaan rute internasional di Bandara Husein Sastranegara sedang dilakukan secara komprehensif. Namun, untuk fase awal operasional, bandara tersebut hanya akan melayani penerbangan dalam negeri. “Sementara domestik. Nanti kita lihat, kalau internasional kan ada Kertajati, nanti kita lihat,” ujar Menhub saat ditemui di Kantor Kementerian UMKM, Jakarta, Selasa (21/7).

Menhub Tetapkan Target Operasional September 2026

Menhub telah menetapkan jadwal operasional Bandara Husein Sastranegara yang masih mengikuti rencana semula, yaitu pada September 2026. Saat ini, pemerintah bersama operator bandara sedang menyiapkan berbagai pekerjaan teknis sebelum bandara kembali dibuka untuk umum. Menhub menjelaskan bahwa persiapan teknis meliputi perbaikan infrastruktur kritis dan modernisasi fasilitas pendukung untuk memastikan bandara siap beroperasi dengan standar internasional.

Menhub Dudy Purwagandhi memberikan konfirmasi resmi mengenai timeline operasional bandara. “Berjalan, September (operasional),” kata Menhub dengan tegas. Pernyataan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk menyelesaikan seluruh persiapan teknis tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Menurut Menhub, sejumlah fasilitas di Bandara Husein perlu dipersiapkan kembali karena sudah lama tidak digunakan, termasuk perbaikan landasan pacu (runway) dan infrastruktur pendukung lainnya. Menhub menambahkan bahwa proses renovasi ini memerlukan koordinasi intensif antara Kementerian Perhubungan, operator bandara, dan berbagai pihak terkait untuk memastikan keberhasilan reaktivasi.

“Karena harus mempersiapkan runway dan sebagainya. Fasilitas kan sudah lama banyak yang tidak digunakan, itu harus diperbaiki dulu,” ujar Menhub. Penjelasan ini menunjukkan bahwa Menhub sangat memperhatikan aspek teknis dan kesiapan infrastruktur sebelum bandara resmi beroperasi kembali.

Menhub Apresiasi Kesiapan InJourney Airports

Sebelumnya, Menhub melalui Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Lukman F. Laisa menyebut Bandara Husein ditargetkan kembali beroperasi pada 17 September 2026 sesuai kesiapan yang disampaikan InJourney Airports. Menhub memberikan apresiasi tinggi terhadap kerja keras tim operator dalam mempersiapkan seluruh aspek operasional, keselamatan, keamanan, dan pelayanan sebelum Bandara Husein kembali melayani penerbangan.

Saat ini, InJourney Airports juga telah membentuk Tim Operational Readiness Activation and Transition (ORAT) untuk memastikan seluruh aspek operasional, keselamatan, keamanan, dan pelayanan memenuhi persyaratan sebelum Bandara Husein kembali melayani penerbangan. Menhub menyatakan bahwa kehadiran tim ORAT ini merupakan langkah strategis yang akan memastikan transisi operasional berjalan lancar dan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan.

Menhub juga menekankan bahwa reaktivasi Bandara Husein Sastranegara ini bukan hanya soal membuka kembali pintu bandara, tetapi juga tentang membangun ekosistem penerbangan yang berkelanjutan. Dengan fokus pada rute domestik terlebih dahulu, Menhub yakin bahwa bandara ini akan menjadi motor penggerak ekonomi regional di Jawa Barat dan berkontribusi positif terhadap pertumbuhan sektor transportasi udara nasional.

Join the discussion