Skip to content
Nasional

Special Plan: Pemerintah Siapkan Desain Baru GBK: Gabungkan Olahraga, Hotel, dan Hutan Kota

Michael Moore - wartanaya.com 2 mins read

Revitalisasi GBK Dalam Special Plan: Menggabungkan Olahraga, Hotel, dan Hutan Kota Special Plan menjadi strategi utama pemerintah dalam mengubah wajah kawasan

Special Plan: Pemerintah Siapkan Desain Baru GBK: Gabungkan Olahraga, Hotel, dan Hutan Kota

Revitalisasi GBK Dalam Special Plan: Menggabungkan Olahraga, Hotel, dan Hutan Kota

Special Plan menjadi strategi utama pemerintah dalam mengubah wajah kawasan Gelora Bung Karno (GBK) di Jakarta. Rencana ini bertujuan mengintegrasikan berbagai fungsi seperti olahraga, fasilitas komersial, hutan kota, serta transportasi ke dalam satu kawasan yang lebih terpadu dan berkelanjutan. Pemerintah sedang merancang konsep baru untuk GBK, yang akan menawarkan pengalaman penggunaan ruang yang lebih dinamis dan multifungsi.

Visi dan Tujuan Special Plan

Special Plan ini dirancang untuk meningkatkan nilai ekonomi dan kualitas lingkungan GBK. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa revitalisasi akan fokus pada pemanfaatan optimal ruang terbuka hijau, termasuk hutan kota, sebagai bagian dari tata kota yang lebih modern. “Harapannya GBK bisa menjadi icon baru Jakarta, sekaligus menarik minat wisatawan,” ujar Prasetyo dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta.

Pengembangan Hutan Kota di GBK

Dalam konsep revitalisasi GBK, hutan kota akan diperluas dan diintegrasikan dengan fasilitas olahraga serta komersial. Lokasi hutan kota saat ini berada di bagian barat kompleks, dekat Stadion Madya dan Senayan Park (SPARK). Prasetyo menjelaskan bahwa desain kawasan ini akan memadukan elemen hijau dengan infrastruktur yang mendukung berbagai aktivitas masyarakat.

“Desain GBK akan menjadi green city yang integratif. Tidak hanya kawasan hijau, tetapi juga fasilitas pendukung seperti hotel dan pusat acara,” tambah Prasetyo. Ia menekankan bahwa ruang terbuka hijau harus menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari warga Jakarta.

Special Plan juga mencakup rencana pembangunan hotel dan pusat konvensi di GBK. Fasilitas ini akan memberikan ruang bagi acara olahraga internasional, seperti pertandingan sepak bola, tenis, dan akuatik. Dengan adanya hotel modern, kawasan ini diharapkan menjadi destinasi wisata yang lebih komprehensif, baik untuk pengunjung lokal maupun internasional.

Pengelolaan Kolaboratif dan Dukungan BUMN

Pengelolaan GBK dalam Special Plan akan melibatkan kerja sama antara Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), Rosan Roeslani, mengatakan bahwa rencana ini akan diimplementasikan secara bertahap, dengan keberhasilan dimulai dari pembongkaran Hotel Sultan.

“Kita akan mengubah fungsi hotel menjadi area yang lebih terpadu. Tidak hanya untuk akomodasi, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem kawasan GBK yang inklusif,” jelas Rosan. Ia menegaskan bahwa BUMN akan berperan aktif dalam memastikan ketersediaan fasilitas yang mendukung keberlanjutan kawasan.

Kawasan GBK, yang seluas sekitar 279 hektare, sebelumnya dikelola oleh PPKGBK. Dalam Special Plan, unit pengelolaan akan ditingkatkan dengan penambahan fungsi baru, termasuk ruang hijau yang lebih luas. Pemerintah juga berharap program ini mendorong pengembangan pariwisata olahraga, yang menjadi prioritas nasional dalam meningkatkan daya saing Jakarta di tingkat global.

Join the discussion