Skip to content
Bursa

Key Strategy: Perpres Komisi 8% Berlaku, Analis Turunkan Target Saham GOTO 10 Poin

Elizabeth Anderson - wartanaya.com 4 mins read

Key Strategy - Key Strategy: Perpres Komisi 8% Berlaku, Analis Turunkan Target Saham GOTO 10 Poin Dalam strategi key strategy yang baru diterapkan, Peraturan

Key Strategy: Perpres Komisi 8% Berlaku, Analis Turunkan Target Saham GOTO 10 Poin

Key Strategy –

Key Strategy: Perpres Komisi 8% Berlaku, Analis Turunkan Target Saham GOTO 10 Poin

Dalam strategi key strategy yang baru diterapkan, Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 mengenai komisi platform sebesar 8% secara langsung memengaruhi proyeksi harga saham GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Kebijakan ini memicu perubahan signifikan dalam evaluasi pasar, dengan sejumlah analis menyesuaikan target harga mereka. Meski demikian, kinerja bisnis perusahaan tetap dianggap dapat dikelola, meski ada tekanan terhadap profitabilitas layanan ojek online.

Analisis BRI Danareksa Sekuritas: Penyesuaian Target Harga

Broker BRI Danareksa Sekuritas mengungkapkan perubahan dalam strategi key strategy mereka terkait GOTO, menurunkan target harga saham dari Rp 80 menjadi Rp 70 per saham. Saat ini, harga saham berada di Rp 50, yang menurut analis menunjukkan potensi kenaikan hingga 40% dalam jangka pendek. Tim riset menyatakan bahwa penurunan nilai SOTP (sum of the parts) equity GOTO mencapai 12,3% menjadi Rp 74,3 triliun, tetapi penyesuaian ini dianggap netral karena dampaknya bersifat struktural.

“Kebijakan komisi 8% berdampak pada bisnis On Demand Services (ODS), terutama sektor transportasi roda dua. Namun, strategi key strategy perusahaan tetap diharapkan mampu mengimbangi tekanan ini melalui inovasi di bidang teknologi keuangan,” tulis BRI Danareksa Sekuritas dalam laporan mereka, Jumat (3/7).

Menurut analisis, bisnis ODS akan mengalami penurunan EBITDA sebesar 63% pada 2027, dari Rp 1,8 triliun menjadi Rp 672 miliar. Diperkirakan pendapatan bersih ODS akan menyusut 2,7%-7,6% selama periode 2026-2028. Meski demikian, strategi key strategy GOTO yang berfokus pada pilar utama teknologi keuangan mengurangi risiko kerusakan signifikan pada laba bersih secara keseluruhan.

Pandangan UOB Kay Hian Sekuritas: Dampak Kebijakan Komisi

UOB Kay Hian Sekuritas menilai kebijakan komisi 8% dalam strategi key strategy GOTO masih relatif terbatas dalam mengubah performa perusahaan. Analis Willinoy Sitorus mempertahankan rekomendasi beli, dengan target harga Rp 78 per saham atau sekitar 56% di atas harga pasar. Dalam konteks ini, kebijakan komisi hanya diterapkan pada layanan roda dua, sehingga dampaknya belum terlalu besar.

Menurut Willinoy, layanan transportasi roda dua hanya menyumbang 7% dari total pendapatan GOTO. Dengan asumsi keseimbangan antara layanan roda dua dan roda empat, strategi key strategy ini diperkirakan tidak akan merusak stabilitas bisnis. Namun, jika kebijakan diterapkan ke seluruh ODS, termasuk GoFood, dampaknya akan lebih signifikan karena ODS menyumbang 62% dari pendapatan keseluruhan.

UOB juga mengingatkan bahwa GOTO memiliki rencana strategi key strategy untuk mempertahankan profitabilitas. Hal ini meliputi pengurangan insentif pelanggan, peningkatan kontribusi dari sektor teknologi keuangan, serta pengoptimalan biaya layanan e-commerce. Strategi ini berpotensi mengurangi tekanan yang ditimbulkan oleh kebijakan komisi 8%.

Analisis Pasar: Volatilitas dan Respon Investor

Kebijakan komisi 8% dalam strategi key strategy GOTO memicu volatilitas pasar, terutama terhadap saham yang sebelumnya dinilai stabil. Investor awalnya memandang bahwa strategi ini akan meningkatkan transparansi bisnis, tetapi kekhawatiran terhadap penurunan laba mempercepat perubahan target harga. Pasar juga menilai bahwa kebijakan ini bisa memperkuat posisi kompetitif GOTO dalam jangka panjang.

MSCI dilaporkan membekukan perubahan jumlah saham beredar sebagai respons terhadap ketidakstabilan pasar. Hal ini menunjukkan bahwa strategi key strategy GOTO yang baru diterapkan memerlukan waktu untuk diuji coba, dan dampaknya akan terlihat lebih jelas dalam beberapa bulan mendatang. Selain itu, kebijakan ini diharapkan mendorong transisi bisnis ke model yang lebih seimbang antara layanan fisik dan digital.

Potensi Dampak Jangka Panjang pada Bisnis GOTO

Dalam jangka panjang, strategi key strategy GOTO diperkirakan akan memberikan dampak positif terhadap struktur pendapatan perusahaan. Kebijakan komisi 8% dianggap sebagai langkah untuk mengurangi risiko monopoli layanan ojek online, yang selama ini menjadi poin kritis dalam regulasi pasar. Dengan fokus pada diversifikasi sektor, GOTO berharap memperkuat daya tahan bisnis di tengah perubahan lingkungan regulasi.

Analisis menunjukkan bahwa meskipun bisnis transportasi roda dua terkena tekanan, sektor teknologi keuangan seperti GoTo Financial masih menjadi pendorong utama pertumbuhan. Dengan strategi key strategy yang terus diperbaiki, GOTO diperkirakan mampu menciptakan keseimbangan antara pendapatan dari layanan fisik dan digital, yang akan meminimalkan risiko kehilangan daya tarik investor.

Strategi Pemulihan dan Perspektif Industri

Dalam upaya pemulihan, GOTO berencana memperkuat strategi key strategy melalui inovasi produk dan penguatan ekosistem bisnis. Hal ini termasuk pengembangan layanan baru, optimasi biaya operasional, serta pemanfaatan data untuk meningkatkan keuntungan. Sejumlah analis mengungkapkan bahwa kebijakan komisi 8% sejatinya bisa menjadi batu loncatan bagi transisi bisnis ke model yang lebih sustainable.

Industri jasa digital seperti GOTO terus berkembang, meski harus menghadapi regulasi yang ketat. Strategi key strategy ini diharapkan mampu menghadapi tantangan, terutama dalam menjaga pertumbuhan pendapatan sekaligus menjaga kualitas layanan. Dengan penyesuaian kebijakan, GOTO berpotensi menjadi contoh baik dalam adaptasi bisnis dengan kebijakan baru.

Join the discussion