Skip to content
Teknologi

Roblox Pakai AI untuk Verifikasi Wajah Pengguna, Privasi Dijamin

Patricia Thomas - wartanaya.com 4 mins read

Platform permainan daring global Roblox kini mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan mutakhir guna menaksir usia pemain melalui pemindaian wajah. Langkah

Roblox Pakai AI untuk Verifikasi Wajah Pengguna, Privasi Dijamin

Roblox Pakai AI untuk Verifikasi Wajah Pengguna: Solusi Privasi dan Keamanan Digital

Wartanaya.com – Platform permainan daring global Roblox kini mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan mutakhir guna menaksir usia pemain melalui pemindaian wajah. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya memperkuat keamanan bagi anak-anak yang menggunakan layanan mereka secara intensif setiap hari.

Berdasarkan informasi resmi dari situs Roblox, perusahaan memanfaatkan model AI canggih bernama Persona. Sistem ini telah dilatih menggunakan kumpulan data yang dikumpulkan secara etis serta dievaluasi secara berkala untuk menghasilkan estimasi usia yang lebih akurat dan andal bagi jutaan pengguna di seluruh dunia.

Proses Verifikasi dan Perlindungan Data Pengguna

Tami Bhaumik, selaku Vice President Civility and Partnerships Roblox, menjelaskan bahwa teknologi ini kini menjadi syarat mutlak bagi siapa saja yang ingin memanfaatkan fitur komunikasi di platform tersebut. Inisiatif ini sejalan dengan regulasi Pemerintah Indonesia yang membatasi aktivitas anak di media sosial, termasuk gim daring, dengan menonaktifkan fitur chat bagi pengguna yang belum mencapai usia tertentu.

Pada awal tahun ini, kami menjadi perusahaan pertama yang memperkenalkan estimasi usia melalui pemindaian wajah sebagai persyaratan wajib. Tujuannya adalah mengetahui usia setiap orang yang menggunakan platform kami apabila mereka ingin berkomunikasi di Roblox,

— Tami Bhaumik dalam acara peluncuran Family Zone di Jakarta, Kamis (6/8).

Setelah proses pengenalan wajah selesai, sistem akan menentukan kelompok usia pengguna. Selanjutnya, setiap pemain akan dialokasikan ke dalam kategori yang sesuai sehingga hanya dapat mengakses konten dan fitur yang relevan dengan usia mereka secara otomatis.

Roblox menekankan bahwa privasi pengguna tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pengembangan teknologi. Tami menegaskan bahwa data wajah yang diproses selama estimasi usia tidak akan disimpan setelah verifikasi selesai dilakukan, memberikan ketenangan bagi para orang tua.

Setelah teknologi mengenali dan memperkirakan usia, data tersebut akan dihapus. Informasi itu tidak digunakan untuk iklan maupun pelacakan. Data hanya digunakan untuk memastikan pengguna ditempatkan pada kategori usia yang tepat,

— Tami Bhaumik.

Mengatasi Pemalsuan Usia dengan Teknologi Canggih

Salah satu tujuan utama penerapan teknologi ini adalah mengatasi praktik pemalsuan usia yang selama ini mudah dilakukan oleh anak-anak. Sebelumnya, pengguna hanya perlu memasukkan tanggal lahir saat membuat akun, sehingga banyak anak-anak yang berbohong agar terlihat lebih tua dan bisa mengakses fitur terbatas.

Dengan adanya sistem verifikasi terbaru, tanggal lahir saja tidak lagi cukup untuk membuktikan usia sebenarnya. Roblox mengklaim bahwa AI yang digunakan mampu menaksir usia dengan tingkat akurasi tinggi. Selain itu, perusahaan menerapkan pendekatan berlapis untuk mendeteksi kecurangan secara efektif.

Tami memastikan bahwa sistem ini juga memantau pola aktivitas pengguna di dalam platform secara real-time. Jika ditemukan kejanggalan, seperti pola permainan atau percakapan yang tidak sesuai dengan kelompok usia, Roblox dapat meminta pengguna menjalani verifikasi ulang. Bahkan, perusahaan bisa mewajibkan pengguna menunjukkan identitas resmi.

Kami tidak hanya mengandalkan estimasi usia melalui wajah. Jika kami melihat adanya kejanggalan, kami dapat meminta pengguna menjalani estimasi usia kembali, bahkan mewajibkan mereka menunjukkan identitas resmi untuk memverifikasi usia,

— Tami Bhaumik.

Perbaikan Berkelanjutan dan Regulasi Indonesia

Teknologi ini terus disempurnakan agar semakin akurat dalam mengenali berbagai karakteristik wajah, termasuk warna kulit, ras, dan perbedaan fitur wajah lainnya. Tami menceritakan bahwa ketika pertama kali diperkenalkan, beberapa anak-anak mencoba mengakali sistem dengan memakai kumis palsu agar terlihat lebih dewasa. Namun, algoritma AI yang telah diperbarui membuat metode tersebut tidak lagi efektif.

Kami terus menyempurnakan algoritma sehingga setiap hari teknologi ini menjadi semakin baik, semakin akurat, dan semakin andal,

— Tami Bhaumik.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat bahwa praktik pemalsuan usia oleh anak-anak saat membuat akun media sosial masih menjadi tantangan terbesar di Indonesia. Hal ini terutama terkait dengan penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau yang dikenal sebagai PP Tunas.

Wakil Menteri Komdigi Nezar Patria menyatakan bahwa langkah Roblox ini merupakan contoh positif dalam mengatasi masalah tersebut melalui teknologi yang lebih canggih dan terintegrasi. Dengan implementasi Roblox Pakai AI untuk Verifikasi, diharapkan dapat tercipta lingkungan digital yang lebih aman bagi generasi muda Indonesia.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Verifikasi Wajah Roblox

Apakah data wajah saya disimpan setelah verifikasi? Tidak, data wajah yang diproses selama estimasi usia tidak akan disimpan setelah verifikasi selesai dilakukan. Informasi tersebut hanya digunakan untuk menentukan kategori usia yang tepat.

Berapa akurasi sistem verifikasi wajah Roblox? Roblox mengklaim bahwa AI yang digunakan mampu menaksir usia dengan tingkat akurasi tinggi. Sistem ini juga terus disempurnakan untuk mengenali berbagai karakteristik wajah.

Bagaimana jika sistem mendeteksi kecurangan? Jika ditemukan kejanggalan, Roblox dapat meminta pengguna menjalani estimasi usia kembali, bahkan mewajibkan mereka menunjukkan identitas resmi untuk memverifikasi usia.

Apakah verifikasi ini wajib untuk semua pengguna? Ya, teknologi ini kini menjadi syarat mutlak bagi siapa saja yang ingin memanfaatkan fitur komunikasi di platform Roblox.

Join the discussion