Skip to content
Gadget

Viral Akun WhatsApp Tiba-tiba Diblokir, Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Patricia Thomas - wartanaya.com 4 mins read

Berita tentang akun WhatsApp yang tiba-tiba terblokir semakin ramai dibicarakan di berbagai platform media sosial. Banyak pengguna yang merasa bingung karena

Viral Akun WhatsApp Tiba-tiba Diblokir, Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Gelombang Pemblokiran Akun WhatsApp: Penyebab dan Solusinya

Wartanaya.com – Berita tentang akun WhatsApp yang tiba-tiba terblokir semakin ramai dibicarakan di berbagai platform media sosial. Banyak pengguna yang merasa bingung karena akun mereka dihentikan dengan alasan pelanggaran ketentuan, padahal mereka yakin tidak melakukan kesalahan apapun. Fenomena ini menjadi trending topic yang menarik perhatian banyak orang.

Salah satu pengguna yang membagikan pengalamannya melalui Thread adalah @desyaalf. Ia mengunggah tangkapan layar yang menunjukkan aplikasi WhatsApp miliknya diblokir. Dalam tulisannya, ia bertanya kepada para pengikutnya, “Ada yang pernah mengalami WhatsApp tiba-tiba diblokir padahal pakai aplikasi resmi, nggak pernah spam, dan nggak pakai WA Mod? Setelah minta tinjauan, akhirnya balik lagi nggak? Berapa lama prosesnya?”

Pengalaman serupa juga diceritakan oleh akun @sagiipics. Ia mengaku akun WhatsAppnya sudah dihentikan secara resmi oleh pihak WhatsApp. “Ada yang mungkin sama? Kalau seperti ini harus apa? Mana hari ini harus ada meeting,” keluhnya.

Faktor Penyebab Pemblokiran Massal

Fenomena ini memicu berbagai spekulasi, termasuk dugaan serangan siber atau pembajakan akun secara besar-besaran. Namun, para ahli keamanan siber cenderung meyakini bahwa gelombang pemblokiran ini lebih disebabkan oleh sistem deteksi otomatis dari Meta yang kini bekerja lebih ketat, bukan karena celah keamanan yang sedang ramai diperbincangkan.

Ardi Sutedja K., yang merupakan Founder and Chairman Indonesia Cyber Security Forum (ICSF) serta praktisi manajemen krisis dan keamanan siber, menjelaskan bahwa peningkatan pemblokiran dalam beberapa pekan terakhir disebabkan oleh beberapa faktor. “Berdasarkan informasi yang telah terkonfirmasi, peningkatan pemblokiran akun WhatsApp baru-baru ini disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, penegakan otomatis terhadap spam dan penggunaan aplikasi tidak resmi menjadi salah satu penyebab utama,” ujarnya kepada Katadata.co.id pada Rabu (5/8).

“Hal ini menunjukkan bahwa meskipun pengguna tidak merasa melanggar aturan, penggunaan aplikasi tidak resmi atau aktivitas yang dianggap mencurigakan oleh sistem dapat mengakibatkan pemblokiran,” jelasnya.

Ardi juga menyebutkan bahwa WhatsApp sendiri mengakui bahwa sistem deteksi otomatis terkadang salah mengidentifikasi aktivitas normal sebagai pelanggaran. Kondisi ini semakin diperparah dengan adanya bug “Dalam Tinjauan” yang sempat membuat ribuan akun sah dikenai pembatasan keamanan selama sekitar 24 jam tanpa penjelasan yang jelas.

Belum ada indikasi bahwa maraknya pemblokiran akun tersebut berkaitan langsung dengan serangan siber atau malware. Meski demikian, pengguna tetap diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menghindari aplikasi WhatsApp tidak resmi dan memastikan perangkat mereka terlindungi dari malware.

Celah HermeticReader: Bukan Penyebab Utama

Di sisi lain, Alfons Tanujaya, Spesialis Keamanan Teknologi dari Vaksincom, mengingatkan adanya ancaman keamanan lain yang perlu diwaspadai, yaitu celah HermeticReader (CVE-2026-48294) pada ekstensi Adobe Acrobat PDF di browser Chrome dan Chromium.

Menurut Alfons, kerentanan tersebut memungkinkan situs berbahaya membaca isi WhatsApp Web hingga berpotensi mengambil alih akun apabila pengguna masih menggunakan versi ekstensi Adobe Acrobat PDF yang rentan. Celah ini berada pada ekstensi browser, bukan pada aplikasi Adobe Acrobat Reader maupun aplikasi WhatsApp itu sendiri.

Meski begitu, Alfons menegaskan belum ada bukti yang menunjukkan bahwa celah HermeticReader menjadi penyebab gelombang pemblokiran akun WhatsApp yang belakangan dikeluhkan banyak pengguna. “Ada dua alasan. Pertama, dari sisi waktu, jendela kerentanan yang benar-benar terbuka hanya berlangsung beberapa hari di awal Juni 2026 sebelum Adobe menambalnya, sementara gelombang keluhan pemblokiran ramai terjadi jauh setelah itu,” kata Alfons.

Kedua, ia mengatakan Guardio Labs selaku penemu celah menyatakan tidak menemukan indikasi eksploitasi aktif di lapangan sebelum tambalan dirilis.

Karena itu, Alfons meminta masyarakat memperlakukan kedua persoalan tersebut sebagai isu yang berbeda. “Celah HermeticReader adalah risiko nyata yang harus ditutup. Namun, jangan langsung menyalahkan celah ini untuk semua kasus pemblokiran akun WhatsApp yang terjadi belakangan ini,” tegasnya.

Tips Mencegah Pemblokiran Akun WhatsApp

Untuk menghindari masalah serupa, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan pengguna:

1. Gunakan Aplikasi Resmi Pastikan Anda menggunakan WhatsApp versi resmi dari Play Store atau App Store. Hindari aplikasi modifikasi seperti GBWhatsApp atau WhatsApp Plus yang sering memicu deteksi otomatis.

2. Jangan Spam Pesan Kirim pesan dalam jumlah wajar dan hindari mengirim pesan yang sama secara berulang-ulang dalam waktu singkat.

3. Update Aplikasi Secara Berkala Selalu perbarui aplikasi WhatsApp ke versi terbaru untuk mendapatkan perbaikan bug dan peningkatan keamanan.

4. Waspada Terhadap Ekstensi Browser Jika menggunakan WhatsApp Web, pastikan ekstensi browser Anda dalam kondisi terbaru, terutama ekstensi Adobe Acrobat PDF.

5. Laporkan Akun yang Mencurigakan Jangan ragu untuk melaporkan akun-akun yang melakukan spam atau aktivitas mencurigakan kepada WhatsApp.

FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Pemblokiran WhatsApp

Q: Berapa lama proses pemulihan akun WhatsApp yang terblokir? A: Proses tinjauan biasanya memakan waktu 24-48 jam, namun bisa lebih lama tergantung volume keluhan yang masuk.

Q: Apakah akun yang terblokir bisa dikembalikan sepenuhnya? A: Ya, sebagian besar akun yang terblokir secara otomatis dapat dikembalikan setelah melalui proses tinjauan oleh tim WhatsApp.

Q: Apa yang harus dilakukan jika akun tidak bisa diakses sama sekali? A: Hubungi dukungan WhatsApp melalui email atau formulir bantuan resmi untuk mengajukan permintaan tinjauan manual.

Q: Apakah celah HermeticReader berbahaya untuk pengguna WhatsApp? A: Celah ini terutama mempengaruhi pengguna WhatsApp Web dengan ekstensi Adobe Acrobat PDF yang rentan. Pastikan ekstensi Anda sudah diperbarui.

Q: Bagaimana cara mengetahui apakah akun kita terblokir atau tidak? A: Jika Anda tidak bisa mengirim atau menerima pesan, dan muncul notifikasi bahwa akun Anda dihentikan, maka kemungkinan besar akun Anda terblokir.

Join the discussion