IHSG Naik 4,72% dalam Sebulan, tapi Pasar RI Masih Jadi yang Terburuk di Dunia
IHSG Naik 4 72 dalam sebulan menjadi sorotan setelah penutupan perdagangan Jumat (21/8) menempatkan Indeks Harga Saham Gabungan di level 6.525,690, naik
IHSG Naik 4,72% Sebulan, Tapi Masih Terburuk di Dunia
Wartanaya.com – IHSG Naik 4 72 dalam sebulan menjadi sorotan setelah penutupan perdagangan Jumat (21/8) menempatkan Indeks Harga Saham Gabungan di level 6.525,690, naik 24,105 poin atau 0,37% dari sesi sebelumnya. Dalam rentang intraday, indeks sempat menyentuh puncak 6.551,957 sebelum menyentuh dasar 6.507,434. Secara bulanan, penguatan tercatat sebesar 4,72%, sebuah angka yang pada permukaan tampak menggembirakan bagi para pelaku pasar domestik.
Angka tersebut memang terdengar positif jika dilihat secara isolasi. Namun, ketika ditaruh dalam konteks tahun berjalan (ytd), gambaran yang muncul jauh lebih kelam. Hingga akhir pekan itu, IHSG masih membukukan penurunan 24,53% ytd — sebuah jurang yang membuat pasar saham Indonesia tertinggal jauh dari bursa-bursa utama kawasan maupun global. Penguatan bulanan sebesar 4,72% tidak cukup untuk menutupi kerugian kumulatif yang telah menumpuk sepanjang tahun.
Terlemah di ASEAN dan Asia Pasifik
Statistik Indonesia Stock Exchange Daily Statistics memperlihatkan posisi Indonesia sebagai yang paling lemah di antara enam bursa ASEAN yang diperbandingkan. Thailand memimpin dengan lonjakan 28,11% ytd, diikuti Singapura (+22,44%), Malaysia (+3,36%), dan Filipina (+3,07%). Vietnam turut mencatatkan kinerja negatif sebesar minus 3,24%, tetapi jurangnya tidak sedalam yang dialami Indonesia.
Cakupan yang diperluas ke Asia Pasifik memperkuat kesan tersebut. Dalam tabel World Index Comparison milik Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG menempati peringkat paling bawah dari 13 indeks yang dibandingkan. Korea Selatan menjadi yang terkuat dengan KOSPI melonjak 64,04% ytd, disusul Taiwan (+56,14%) dan Jepang (+31,14%).
Bahkan di antara pasar yang sama-sama tertekan, Indonesia tetap berada di bawah. India turun 9,14%, Cina merosot 1,60%, sementara Hong Kong justru tumbuh 1,48%. Dengan kata lain, posisi IHSG bukan sekadar tertinggal dari pasar yang reli, melainkan juga berada di bawah pasar yang sedang berkontraksi. IHSG Naik 4 72 dalam sebulan tetap tidak mampu mengubah fakta bahwa pasar domestik masih menjadi
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is IHSG Naik 4 72 dalam Sebulan?
IHSG Naik 4 72 dalam Sebulan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does IHSG Naik 4 72 dalam Sebulan matter?
IHSG Naik 4 72 dalam Sebulan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
