Indonesia Bangun Fasilitas Manufaktur GPU Pertama di Cikarang, Perkuat Bisnis AI
Pemerintah Indonesia sedang mengembangkan fasilitas produksi Graphics Processing Unit (GPU) yang pertama kali berlokasi di kawasan industri Cikarang, Jawa
Indonesia Bangun Fasilitas Manufaktur GPU Pertama di Cikarang
Wartanaya.com – Pemerintah Indonesia sedang mengembangkan fasilitas produksi Graphics Processing Unit (GPU) yang pertama kali berlokasi di kawasan industri Cikarang, Jawa Barat. Proyek strategis ini diperkirakan akan diresmikan pada bulan Desember mendatang sebagai bagian dari inisiatif memperkuat rantai pasok industri kecerdasan buatan di dalam negeri.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, belum memberikan rincian lengkap mengenai pihak yang akan mengelola pabrik GPU tersebut. Informasi ini diungkapkan bersamaan dengan pengumuman proyek Zankore by Indosat, sebuah kolaborasi antara Indosat Ooredoo Hutchison, Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA untuk membangun AI Factory di Indonesia.
Selain AI Factory, Meutya mengungkapkan pembangunan fasilitas manufaktur GPU pertama di Indonesia juga tengah berjalan di Cikarang dan ditargetkan diresmikan pada Desember mendatang.
Kutipan tersebut diambil dari keterangan pers resmi Komdigi yang dirilis pada hari Jumat, 7 Agustus.
Peran GPU dalam Komputasi Modern
GPU atau Graphics Processing Unit awalnya dikembangkan untuk menangani pemrosesan grafis. Seiring perkembangan teknologi, unit ini kini digunakan untuk berbagai kebutuhan komputasi karena kemampuannya melakukan banyak perhitungan secara paralel.
Menurut penjelasan IBM, CPU dirancang untuk memproses instruksi dan menyelesaikan persoalan secara berurutan, sedangkan GPU untuk pekerjaan yang membutuhkan parallel computing. GPU dapat memecah pekerjaan besar menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan mengerjakannya secara bersamaan.
Kemampuan itu membuat GPU tidak hanya digunakan untuk grafis, tetapi juga untuk komputasi berintensitas tinggi, termasuk machine learning. Terlebih lagi, pengembangan AI membutuhkan kemampuan komputasi yang besar, terutama ketika melatih dan menjalankan model AI.
Model AI menggunakan jaringan saraf untuk mengenali pola dan struktur dari data. Pada proses tersebut, sistem harus melakukan perhitungan dalam jumlah besar. GPU cocok untuk pekerjaan semacam ini karena mampu menjalankan banyak operasi secara paralel.
NVIDIA menyebut GPU mampu memberikan kinerja dan efisiensi lebih tinggi dibanding CPU untuk sejumlah perhitungan teknis. Kemampuan tersebut membuat GPU banyak digunakan untuk pelatihan (training) dan pengoperasian (inference) model AI.
IBM juga menjelaskan bahwa kemampuan pemrosesan paralel GPU dapat meningkatkan kecepatan dan efisiensi untuk aplikasi machine learning yang membutuhkan komputasi intensif.
Dengan demikian, GPU menjadi salah satu komponen penting dalam infrastruktur komputasi AI, meskipun GPU bukan satu-satunya komponen yang dibutuhkan untuk membangun sistem AI.
Zankore by Indosat: Infrastruktur AI Berskala Besar
Pembangunan fasilitas manufaktur GPU di Cikarang berlangsung ketika Indonesia juga menyiapkan infrastruktur komputasi AI berskala besar melalui Zankore by Indosat.
Indosat Ooredoo Hutchison, Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA berkolaborasi membangun AI Factory di Indonesia yang diproyeksikan memiliki kapasitas hingga 1 gigawatt (GW) dalam tiga tahun.
Tahap awal pembangunan AI Factory itu ditargetkan dimulai pada paruh pertama 2027 di Batang, Jawa Tengah, dengan kapasitas sekitar 200 megawatt (MW). Infrastruktur tersebut kemudian akan dikembangkan hingga mencapai target 1 GW.
AI Factory merupakan infrastruktur komputasi berkapasitas besar untuk mengembangkan dan mengoperasikan berbagai layanan AI.
Berbeda dengan pusat data konvensional, AI Factory mengintegrasikan rantai nilai AI dalam satu ekosistem. Infrastruktur tersebut mencakup data center yang siap mendukung komputasi AI, GPU berperforma tinggi, jaringan, sistem penyimpanan data, GPU-as-a-Service, orkestrasi, pengelolaan beban kerja, hingga operasional AI secara end-to-end.
Penguatan Rantai Pasok AI Nasional
Meutya mengatakan kehadiran fasilitas manufaktur GPU di Cikarang akan memperkuat rantai pasok industri AI nasional, mulai dari infrastruktur komputasi hingga industri pendukung.
Selain fasilitas manufaktur GPU, Zankore akan mengembangkan dan meng-hosting Sahabat-AI, model bahasa besar atau Large Language Model (LLM) open-source Indonesia yang memiliki 70 miliar parameter. Sahabat-AI mendukung berbagai bahasa daerah, termasuk Bahasa Indonesia, Jawa, Sunda, Bali, dan Batak.
Zankore juga dirancang menghadirkan layanan Token-as-a-Service agar pemanfaatan komputasi AI dapat diakses lebih luas oleh masyarakat, pelaku UMKM, kementerian dan lembaga, serta pengembang aplikasi dengan biaya yang lebih terjangkau.
Menurut Meutya, pembangunan AI Factory tersebut bukan sekadar pembangunan pusat data atau infrastruktur komputasi. “Ini fondasi ekosistem AI nasional yang akan mendukung transformasi digital Indonesia ke depan,” ujarnya.
Frequently Asked Questions
Apa itu GPU dan mengapa penting untuk AI?
GPU (Graphics Processing Unit) adalah chip yang awalnya dikembangkan untuk pemrosesan grafis. Namun, kemampuannya melakukan banyak perhitungan secara paralel membuatnya sangat penting untuk kecerdasan buatan, terutama dalam pelatihan dan pengoperasian model AI.
Kapan fasilitas manufaktur GPU di Cikarang akan diresmikan?
Fasilitas manufaktur GPU pertama di Indonesia yang berlokasi di Cikarang ditargetkan akan diresmikan pada bulan Desember mendatang.
Apa itu Zankore by Indosat?
Zankore by Indosat adalah proyek kolaborasi antara Indosat Ooredoo Hutchison, Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA untuk membangun AI Factory di Indonesia dengan kapasitas hingga 1 gigawatt dalam tiga tahun.
Di mana lokasi AI Factory Zankore?
Tahap awal pembangunan AI Factory Zankore ditargetkan dimulai pada paruh pertama 2027 di Batang, Jawa Tengah, dengan kapasitas sekitar 200 megawatt.
Untuk informasi lebih lanjut tentang perkembangan teknologi AI di Indonesia, kunjungi Katadata Digital.
