Prabowo Panggil 150 Peneliti BRIN ke Istana, Bahas Riset Pangan hingga Nuklir
Kamis pagi, 6 Agustus 2025, Istana Merdeka Jakarta kembali menjadi pusat perhatian. Presiden Prabowo Subianto secara resmi memanggil 150 peneliti dari Badan
Prabowo Panggil 150 Peneliti BRIN Bahas Riset Strategis di Istana
Wartanaya.com – Kamis pagi, 6 Agustus 2025, Istana Merdeka Jakarta kembali menjadi pusat perhatian. Presiden Prabowo Subianto secara resmi memanggil 150 peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk menghadiri pertemuan tingkat tinggi. Agenda ini menjadi momentum penting bagi Indonesia dalam memajukan sektor riset nasional. Prabowo Panggil 150 Peneliti BRIN dalam rangka membahas berbagai inovasi strategis yang telah dikembangkan selama ini.
Pertemuan ini tidak sekadar seremonial. Para peneliti BRIN membawa serta hasil-hasil riset terbaru yang telah melalui proses seleksi ketat. Sekitar 150 hingga 200 inovasi ditampilkan dalam 12 klaster tematik yang mencakup bidang-bidang krusial bagi pembangunan bangsa. Mulai dari energi, pangan, hingga teknologi nuklir, semua dipresentasikan dengan detail.
Dialog Langsung antara Presiden dan Ilmuwan
Arif Satria, Kepala BRIN, menyampaikan bahwa agenda ini merupakan tindak lanjut dari beberapa kali presentasi sebelumnya. BRIN telah memaparkan capaian-capaian risetnya dalam rapat terbatas di Istana maupun di kawasan Hambalang. Pertemuan kali ini memberikan kesempatan lebih luas bagi para peneliti untuk berinteraksi langsung dengan Presiden.
“Agenda ini menjadi forum dialog langsung antara Presiden dengan para peneliti,” ujar Arif Satria dengan penuh antusiasme.
Berbagai temuan strategis yang dipresentasikan meliputi pengelolaan sampah, pembangunan tanggul laut raksasa, ketahanan air, dan ketahanan pangan. Selain itu, riset di bidang antariksa, penerbangan, nuklir, logam tanah jarang, perumahan, transportasi, dan kesehatan juga menjadi sorotan utama dalam pertemuan tersebut.
Inovasi Energi dan Ketahanan Pangan
Dari sektor energi, teknologi Absorbed Natural Gas (ANG) menjadi salah satu unggulan yang dipamerkan. Sistem ini memungkinkan penyimpanan gas alam pada tekanan di bawah 30 bar, sehingga berpotensi menjadi alternatif pengganti LPG. Dengan implementasi teknologi ini, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan impor dan menghemat devisa negara secara signifikan.
Di bidang pertanian, BRIN memperkenalkan berbagai alat dan varietas unggul. Padi biosalin yang dirancang khusus untuk lahan dengan kadar garam tinggi menjadi salah satu inovasi menarik. Lembaga ini sedang berupaya mempercepat produksi benih melalui kolaborasi dengan Kementerian Pertanian agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat lebih luas.
Dukungan untuk Program Nasional
Produk-produk yang ditampilkan juga dikaitkan dengan berbagai program pemerintah. Beberapa inovasi dirancang untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), teknologi kampung nelayan, serta kebutuhan nasional lainnya ke depannya. Para peneliti akan menerima arahan langsung dari Presiden terkait pengembangan teknologi dan inovasi di masa depan.
Salah satu produk yang menarik perhatian adalah sepatu berbahan dasar karet yang dikembangkan di Serpon. Arif Satria memamerkan sepatu ini kepada wartawan sebagai contoh inovasi lokal yang terjangkau. Dengan harga jual sekitar Rp75 ribu per pasang, sepatu ini menjadi alternatif yang menarik bagi masyarakat.
“Tentu para periset BRIN sangat senang sekali dan bahagia karena mendapat kepercayaan untuk bisa bertemu langsung dengan Bapak Presiden,” tambah Arif.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Pertemuan BRIN
Apa tujuan utama Prabowo Panggil 150 Peneliti BRIN? Pertemuan ini bertujuan untuk membahas berbagai inovasi strategis BRIN dan memberikan arahan langsung dari Presiden terhadap pengembangan riset nasional.
Berapa banyak inovasi yang dipamerkan dalam pertemuan tersebut? Sekitar 150 hingga 200 inovasi ditampilkan dalam 12 klaster tematik yang mencakup berbagai bidang strategis.
Apa saja bidang riset yang dibahas dalam pertemuan? Bidang yang dibahas meliputi energi, pangan, nuklir, antariksa, penerbangan, kesehatan, transportasi, dan teknologi lainnya.
Bagaimana peran BRIN dalam mendukung program nasional? BRIN mengembangkan inovasi yang mendukung Program Makan Bergizi Gratis, teknologi kampung nelayan, dan berbagai kebutuhan nasional lainnya.
Apakah sepatu karet BRIN sudah diproduksi massal? Saat ini, produk masih dalam tahap uji coba internal sebelum diproduksi secara massal dan dipasarkan lebih luas.
Pengembangan sepatu ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden agar BRIN menghasilkan inovasi yang menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk alas kaki. BRIN juga berencana menggandeng mitra industri untuk memperluas pemasaran. Lebih jauh, pengembangan sepatu ini diarahkan untuk mendukung program Sekolah Rakyat, sebagaimana disampaikan Arif.
“Ya memang nanti kita arahnya untuk bisa membantu sekolah rakyat,” pungkasnya.
Pertemuan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memajukan sektor riset Indonesia. Dengan Prabowo Panggil 150 Peneliti BRIN, diharapkan inovasi-inovasi strategis dapat segera diimplementasikan untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia.
