Menperin Optimistis Penjualan Mobil Tahun Ini Lampaui Target 850 Ribu Unit
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menyampaikan optimisme kuat terkait kinerja industri otomotif nasional. Menperin Optimistis Penjualan Mobil
Menperin Optimistis Penjualan Mobil Tahun Ini Lampaui Target 850 Ribu Unit
Wartanaya.com – Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menyampaikan optimisme kuat terkait kinerja industri otomotif nasional. Menperin Optimistis Penjualan Mobil Tahun Ini Lampaui target yang telah ditetapkan, yakni 850 ribu unit kendaraan. Keyakinan ini muncul setelah melihat capaian penjualan kendaraan bermotor di Indonesia pada semester pertama 2026 yang telah mencapai 436 ribu unit. Angka ini menunjukkan tren positif yang konsisten sepanjang enam bulan pertama tahun berjalan.
Perkembangan industri otomotif Indonesia memang menunjukkan sinyal positif. Berdasarkan data yang dihimpun, penjualan mobil mengalami kenaikan sebesar 15,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Tidak hanya penjualan, produksi mobil juga mencatatkan peningkatan signifikan sebesar 11,3 persen dengan total mencapai 619 ribu unit. Pertumbuhan paralel antara produksi dan penjualan ini mengindikasikan keseimbangan pasar yang sehat.
Dengan angka tersebut, kami pemerintah optimis target penjualan otomotif pada tahun ini biasa jauh di atas angka 850 ribu unit,
— Agus Gumiwang Kartasasmita dalam acara GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (30/7).
Potensi Pasar Indonesia Masih Sangat Besar
Menurut Menperin, pasar otomotif nasional belum mencapai titik jenuh. Indonesia saat ini tengah mengalami transformasi fundamental dari negara yang menjadi basis penjualan mobil menjadi pusat produksi kendaraan. Dalam proses transisi ini, potensi ruang tumbuh harus diisi oleh produk dalam negeri, bukan barang impor. Langkah ini penting untuk memperkuat ketahanan industri otomotif nasional.
Rasio kepemilikan mobil di Indonesia saat ini baru mencapai 19 unit per 1.000 penduduk. Angka tersebut masih jauh lebih rendah dibandingkan negara-negara tetangga di Asia Tenggara. Thailand memiliki tingkat kepemilikan 275 unit per 1.000 penduduk, sementara Malaysia bahkan mencapai 490 unit per 1.000 penduduk. Kesenjangan ini menunjukkan bahwa Indonesia masih memiliki ruang tumbuh yang sangat luas untuk pengembangan pasar otomotif.
Performa Astra dan Merek Toyota-Lexus
Berdasarkan data resmi dari GAIKINDO yang dirilis PT Astra International Tbk, penjualan mobil domestik sepanjang Januari hingga Juni 2026 mencapai 436.567 unit. Jumlah ini naik dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 407.923 unit. Pertumbuhan ini sejalan dengan pernyataan Menperin bahwa Menperin Optimistis Penjualan Mobil Tahun Ini Lampaui target yang telah ditetapkan.
Pada bulan Juni 2026, penjualan mobil nasional mencapai 77.555 unit, naik sekitar 32,9 persen dibandingkan Juni 2025 yang sebesar 58.363 unit. Kenaikan ini mengindikasikan permintaan kendaraan mulai membaik setelah sempat berfluktuasi pada awal tahun. Tren positif ini diharapkan dapat berlanjut hingga akhir tahun.
Di tengah pertumbuhan pasar, Grup Astra masih mempertahankan dominasinya dengan membukukan penjualan 222.371 unit selama enam bulan pertama 2026. Angka tersebut setara dengan pangsa pasar 51 persen dari total penjualan mobil nasional. Posisi Astra sebagai pemimpin pasar ini konsisten dengan performanya sepanjang tahun-tahun sebelumnya.
Pada Juni 2026, Astra menjual 40.235 unit kendaraan atau menguasai 52 persen pasar domestik. Kontributor terbesar penjualan Astra masih berasal dari merek Toyota dan Lexus yang mencatat penjualan 134.520 unit sepanjang semester I 2026. Pada Juni saja, Toyota dan Lexus membukukan penjualan 22.960 unit, menjadikannya merek dengan penjualan terbesar di pasar otomotif nasional.
Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id
