Skip to content
Makro

Apindo: Suksesi Gubernur BI Perlu Lebih Cepat di Tengah Ketidakpastian Global

Patricia Thomas - wartanaya.com 2 mins read

Apindo - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) secara tegas mendorong percepatan proses suksesi kepemimpinan Bank Indonesia (BI). Saat ini, BI masih menunggu

Apindo: Suksesi Gubernur BI Perlu Lebih Cepat di Tengah Ketidakpastian Global

Apindo Desak Suksesi Gubernur BI Dipercepat di Tengah Ketidakpastian Global

Wartanaya.com – Apindo – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) secara tegas mendorong percepatan proses suksesi kepemimpinan Bank Indonesia (BI). Saat ini, BI masih menunggu rekomendasi resmi dari pemerintah mengenai calon pengganti Perry Warjiyo yang telah mengundurkan diri. Destry Damayanti, yang kini menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) gubernur BI, menegaskan bahwa pemerintah telah menjalankan prosedur sesuai regulasi yang berlaku.

Menurut ketentuan hukum yang berlaku, ketika jabatan gubernur BI kosong akibat pengunduran diri, maka akan segera dibuka proses seleksi bagi para calon yang memenuhi kualifikasi. Calon yang terpilih nantinya akan ditetapkan oleh presiden setelah mendapatkan persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Seluruh mekanisme tersebut telah termuat secara komprehensif dalam Undang-Undang Bank Indonesia dan akan dijalankan sesuai ketentuan yang ada.

Posisi Apindo dalam Menopang Stabilitas Ekonomi

Dari sisi dunia usaha, Apindo menilai perlunya kepastian lebih cepat terkait transisi kepemimpinan BI. Shinta Kamdani, Ketua Apindo, menyampaikan bahwa pelaku pasar saat ini masih bersikap menunggu dan melihat perkembangan lebih lanjut sebelum mengambil keputusan strategis. Kondisi ketidakpastian ini berdampak langsung pada aktivitas ekonomi nasional.

“Namun dengan kondisi yang ada, tentunya perlu kepastian yang lebih cepat. Mungkin yang menjadi perhatian kami adalah arah kepastian kebijakan moneter untuk menghadapi berbagai tantangan yang ada,” kata Shinta dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Selasa (28/7).

Shinta menjelaskan bahwa meskipun Destry Damayanti telah memiliki rekam jejak yang baik dan diyakini akan melanjutkan program-program yang telah dirintis Perry, kepastian yang lebih cepat tetap diperlukan. Dunia usaha saat ini menghadapi tantangan global dengan dinamika perdagangan internasional yang kompleks dan penuh ketidakpastian.

Menurut Shinta, faktor volatilitas nilai tukar rupiah serta tingkat inflasi menjadi kunci utama dalam melewati kondisi ketidakpastian tersebut. Pelaku pasar akan terus memantau bagaimana proses transisi kepemimpinan BI berlangsung ke depannya. Apindo juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah dan BI untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Dari pihak BI, Destry Damayanti juga menjelaskan bahwa pengunduran diri Perry Warjiyo dilakukan secara sukarela. Pengunduran diri tersebut disampaikan kepada presiden melalui surat resmi yang diterima pada tanggal 25 Juli 2026. Langkah ini menunjukkan bahwa Perry ingin memberikan kesempatan bagi generasi baru dalam memimpin BI.

Sementara itu, Destry belum memberikan respons terkait peluang dirinya untuk mencalonkan diri sebagai gubernur BI definitif. Ia menegaskan bahwa peran yang saat ini dijalankannya hanyalah sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku. Apindo berharap proses ini dapat diselesaikan secepatnya agar tidak menghambat kebijakan ekonomi nasional.

Join the discussion