Skip to content
Korporasi

Key Strategy: Bank Sampoerna Perluas Akses Pembiayaan Multiguna Berbasis Agunan Properti

Richard Wilson - wartanaya.com 3 mins read

Key Strategy: Bank Sampoerna Perluas Akses Pembiayaan Berbasis Agunan Properti Key Strategy - Sebagai bagian dari Key Strategy mereka dalam mendorong inklusi

Key Strategy: Bank Sampoerna Perluas Akses Pembiayaan Multiguna Berbasis Agunan Properti

Key Strategy: Bank Sampoerna Perluas Akses Pembiayaan Berbasis Agunan Properti

Key Strategy – Sebagai bagian dari Key Strategy mereka dalam mendorong inklusi keuangan, Bank Sampoerna meluncurkan inisiatif baru berupa pembiayaan multiguna yang menggunakan properti sebagai agunan. Melalui platform digital PDaja.com, bank ini memperluas penjangkauan layanan keuangan kepada masyarakat luas, terutama bagi individu dan pelaku usaha yang membutuhkan dana tanpa harus menggadaikan aset lain. Inovasi ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan yang lebih fleksibel dan menyeluruh, sejalan dengan visi Bank Sampoerna dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Strategi Pembiayaan Berbasis Aset Properti yang Inklusif

Bank Sampoerna menggandeng Rudy Mahasin, Chief ESME, untuk menjelaskan bahwa penggunaan properti sebagai agunan menjadi fondasi utama dari Key Strategy ini. Berbagai jenis properti, seperti rumah, ruko, dan gudang, dapat dimanfaatkan untuk mengakses dana melalui skema pembiayaan yang sederhana dan efisien. Dengan pendekatan ini, bank memastikan pengguna dapat mengatur keuangan dengan lebih optimal, karena bunga hanya dikenakan pada dana yang aktif digunakan.

Key Strategy Bank Sampoerna berfokus pada peningkatan kualitas layanan keuangan dengan memperluas akses pembiayaan berbasis agunan properti. Kami percaya bahwa ini adalah langkah penting untuk mendukung daya beli masyarakat serta mengembangkan usaha kecil dan menengah (UKM) secara lebih mandiri,” tambah Rudy Mahasin.

Keterlibatan dalam Jakarta Kreatif Festival 2026

Sebagai bagian dari Key Strategy untuk ekspansi pasar, Bank Sampoerna aktif mengikuti Jakarta Kreatif Festival 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta pada 4–5 Juli lalu. Acara ini menjadi ajang untuk menyampaikan solusi pendanaan yang inklusif dan mengakomodasi kebutuhan berbagai segmen. Selama festival, bank menyediakan booth yang menawarkan konsultasi gratis dan pengajuan pembiayaan langsung melalui PDaja.com.

Kampanye di Jakarta Kreatif Festival 2026 juga dilengkapi dengan program apresiasi berupa merchandise dan voucher belanja. Fokus utama dari Key Strategy ini adalah memperkuat literasi keuangan masyarakat, serta mendorong keterlibatan UKM dalam mengelola arus kas secara lebih baik. Dengan dukungan ini, pelaku usaha kecil dan menengah dapat meningkatkan operasional dan ekspansi bisnis mereka tanpa hambatan finansial.

Skema Pinjaman Rekening Koran (PRK) yang Fleksibel

PDaja.com mengoperasikan skema Pinjaman Rekening Koran (PRK) yang menawarkan fleksibilitas dalam penggunaan dana. Nasabah hanya dikenai bunga atas jumlah dana yang aktif digunakan, sehingga meminimalkan beban keuangan. Key Strategy Bank Sampoerna juga mencakup produk pembiayaan korporasi, seperti Distributor Financing untuk menangani tagihan perusahaan dengan mitra dagang, dan Payroll Loan untuk memberikan akses modal bagi karyawan melalui perusahaan.

Skema ini dirancang untuk menjangkau berbagai kebutuhan pembiayaan, termasuk pengembangan usaha, pembelian alat, dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Dengan sistem ini, pengguna tidak hanya bisa mendapatkan dana dengan cepat, tetapi juga mengelola penggunaannya secara lebih strategis. Key Strategy ini menggabungkan kepercayaan pada aset properti dengan kebutuhan pasar yang terus berkembang.

Pengaruh Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Program pembiayaan multiguna berbasis agunan properti yang diperkenalkan Bank Sampoerna diharapkan mampu memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Dengan meningkatkan akses permodalan, masyarakat bisa lebih mudah memperluas usaha, mengakuisisi peralatan, atau memenuhi kebutuhan konsumsi yang lebih besar. Key Strategy ini juga mendukung transparansi dan keamanan dalam proses pendanaan, karena properti berfungsi sebagai jaminan yang stabil.

Selain itu, Bank Sampoerna menjelaskan bahwa Key Strategy ini sejalan dengan tren digitalisasi perbankan yang semakin pesat. Platform digital PDaja.com menjadi sarana efektif untuk menjangkau calon nasabah secara luas, sementara sistem agunan properti tetap memastikan kepercayaan dan kepastian bagi pihak pemberi pinjaman. Dengan kombinasi ini, bank mengupayakan pertumbuhan yang berkelanjutan serta peningkatan kualitas layanan keuangan di Indonesia.

Langkah Strategis untuk Masa Depan

Dalam Key Strategy mereka, Bank Sampoerna juga menekankan pentingnya pendekatan berkelanjutan dalam pemberdayaan masyarakat. Selain memberikan solusi pendanaan, bank berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran tentang manfaat pembiayaan berbasis agunan properti, terutama bagi segmen yang belum terakses sebelumnya. Langkah ini menjadi bagian dari visi bank dalam menciptakan ekosistem keuangan yang inklusif dan berorientasi pada inovasi.

“Dengan Key Strategy ini, Bank Sampoerna ingin menjadi mitra yang dapat diandalkan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Kami percaya bahwa akses pembiayaan multiguna berbasis agunan properti akan menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang ingin berkembang secara finansial,” tambah Rudy Mahasin.

Join the discussion