Skip to content
Industri

Key Discussion: Pemerintah Lanjutkan Jalur Kereta Ganda dan Operasional Kereta Perintis di 2027

Michael Moore - wartanaya.com 3 mins read

Pemerintah Lanjutkan Jalur Kereta Ganda dan Operasional Kereta Perintis di 2027 Key Discussion menjadi tema utama dalam rencana pembangunan infrastruktur

Key Discussion: Pemerintah Lanjutkan Jalur Kereta Ganda dan Operasional Kereta Perintis di 2027

Pemerintah Lanjutkan Jalur Kereta Ganda dan Operasional Kereta Perintis di 2027

Key Discussion menjadi tema utama dalam rencana pembangunan infrastruktur transportasi kereta api nasional tahun 2027. Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan mengumumkan bahwa pengembangan jalur kereta ganda (double track) dan pemeliharaan layanan kereta perintis akan menjadi fokus utama dalam rangka meningkatkan kapasitas dan ketersediaan angkutan umum di berbagai wilayah Indonesia. Langkah ini diharapkan memberikan dampak signifikan pada mobilitas masyarakat, efisiensi logistik, dan pengembangan ekonomi regional.

Detail Proyek dan Target Pencapaian

Pembangunan jalur ganda antara Wonokromo hingga Sepanjang serta jalur ganda dari Solo Balapan ke Solo Jebres adalah dua proyek strategis yang menjadi bagian dari Key Discussion dalam RPJMN. Proyek tersebut diharapkan mempercepat pelayanan kereta api, mengurangi kepadatan, dan memperbaiki kualitas operasional. Selain itu, DJKA juga menargetkan pengoperasionalan kereta perintis di daerah terpencil sebagai upaya meningkatkan aksesibilitas transportasi. Dalam anggaran 2027, dana sebesar Rp 4,65 triliun dialokasikan untuk memastikan keberlanjutan layanan ini, termasuk pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan.

Prioritas Anggaran dan Pemenuhan Kebutuhan

Dalam Key Discussion anggaran tahun 2027, DJKA menekankan kebutuhan dana tambahan untuk menutupi defisit antara pagu indikatif Rp 4,65 triliun dengan kebutuhan sebesar Rp 8,05 triliun. Dana yang ditetapkan terutama difokuskan pada perbaikan keselamatan, pelayanan, dan aksesibilitas jaringan perkeretaapian. Selain itu, anggaran juga meliputi program angkutan motor gratis (Motis) selama Lebaran dan Natal-Tahun Baru, serta pengembangan prasarana perkeretaapian perkotaan di Jakarta dan Surabaya. Proyek seperti LRT Sumatra Selatan dan kereta perintis di Sulawesi Selatan serta Sumatra Utara akan menjadi bagian dari Key Discussion dalam peningkatan infrastruktur transportasi.

“Pembangunan jalur ganda dan peningkatan layanan kereta perintis adalah prioritas utama dalam Key Discussion untuk mencapai target RPJMN. Proyek ini tidak hanya meningkatkan kemudahan akses, tetapi juga mendukung percepatan pembangunan ekonomi dan pengurangan kemacetan di kota-kota besar,” jelas Allan Tandiono, Direktur Jenderal Perkeretaapian, saat rapat kerja dengan Komisi V DPR RI.

Kinerja DJKA dan Persiapan Tahun 2027

Dari hasil evaluasi DJKA hingga tengah 2026, sebagian besar indikator utama sudah tercapai. Panjang jalur yang beroperasi mencapai 6.915,12 kilometer, atau 99,81% dari target RPJMN 2026. Ketersediaan jalur yang memenuhi standar TQI kategori 1 dan 2 mencapai 99,02%, sementara angkutan umum berbasis rel di Jakarta dan Surabaya mampu melayani sekitar 2,82 juta penumpang per hari. Angka ini mencerminkan keberhasilan Key Discussion dalam beberapa tahun terakhir, tetapi masih ada kebutuhan peningkatan lebih lanjut untuk memenuhi aspek-aspek yang belum optimal.

Dalam Key Discussion untuk 2027, DJKA juga menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat dan pengusaha dalam memastikan keberlanjutan proyek. Kereta perintis, sebagai bagian dari upaya mengakses wilayah dengan ketersediaan transportasi yang lebih baik, diharapkan bisa menjadi penggerak utama pengembangan daerah terpencil. Selain itu, strategi pengelolaan jaringan kereta ganda akan mencakup penggunaan teknologi canggih untuk meningkatkan efisiensi operasional dan keselamatan perjalanan.

Peran Kementerian Keuangan dan Koordinasi

Untuk mengatasi defisit anggaran di 2027, Kementerian Perhubungan meminta bantuan Kementerian Keuangan melalui penambahan dana sebesar Rp 5,67 triliun. Angka ini diperlukan untuk memenuhi target pembangunan infrastruktur dan pengoperasionalan layanan kereta perintis yang lebih luas. Koordinasi antar lembaga pemerintah menjadi kunci keberhasilan Key Discussion ini, karena proyek yang melibatkan anggaran besar memerlukan perencanaan yang matang dan konsistensi eksekusi.

Dalam Key Discussion selama tahun 2027, DJKA juga berencana mengintegrasikan sistem perkeretaapian dengan transportasi lainnya, seperti bus dan angkutan umum perkotaan, agar meminimalkan kepadatan dan meningkatkan efektivitas penggunaan sumber daya. Proyek ini akan dilakukan secara bertahap, dengan fokus pada daerah yang memiliki potensi pertumbuhan ekonomi tinggi dan kebutuhan aksesibilitas yang mendesak. Keberhasilan Key Discussion dalam 2027 diharapkan menjadi dasar untuk pengembangan infrastruktur transportasi yang lebih komprehensif di masa depan.

Join the discussion