Skip to content
Makro

IHSG Berpeluang Naik – Analis Jagokan Saham ADMR, MEDC hingga BRPT

Patricia Thomas - wartanaya.com 2 mins read

IHSG Diprediksi Naik, Analis Optimis Saham ADMR, MEDC, BRPT IHSG Berpeluang Naik - Pada perdagangan hari ini, Kamis (9/7), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

IHSG Berpeluang Naik – Analis Jagokan Saham ADMR, MEDC hingga BRPT

IHSG Diprediksi Naik, Analis Optimis Saham ADMR, MEDC, BRPT

IHSG Berpeluang Naik – Pada perdagangan hari ini, Kamis (9/7), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan mengalami kenaikan. Analis mengidentifikasi sejumlah saham potensial, termasuk PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT), sebagai pilihan investasi yang menarik.

Ivan Rosanova dari BinaArtha Sekuritas mengungkapkan bahwa IHSG akan bergerak konsolidasi dengan potensi penguatan. Indeks mungkin menguji level resisten Fibonacci sebesar 5.965, tetapi jika gagal melebihi titik tersebut, koreksi bisa terjadi hingga 5.797.

“MACD menunjukkan sinyal bullish,” ujar Ivan dalam pernyataannya yang dikutip Jumat (10/7).

Menurut prediksi Ivan, level support IHSG berada di 5.871, 5.739, 5.607, dan 5.472, sementara level resisten diperkirakan mencapai 6.083, 6.256, 6.545, serta 6.835. Support merujuk pada titik harga yang dianggap sebagai batas bawah sementara, di mana harga biasanya mengalami rebound setelah menyentuh area tersebut.

Resistance, di sisi lain, adalah level harga yang dipandang sebagai puncak sementara. Setelah menyentuh level ini, biasanya akan terjadi tekanan jual yang menghambat pertumbuhan harga.

MACD menjadi alat analisis teknis untuk menilai arah tren dan kekuatan momentum pergerakan saham. Dalam konteks IHSG hari ini, indikator ini memberikan sinyal positif yang mendukung penguatan.

Ivan menyarankan beberapa saham untuk dipertimbangkan, termasuk ADMR dengan target harga Rp 1.470, ADRO dengan target Rp 2.400, BBNI hingga Rp 3.640, serta MEDC sampai Rp 1.240.

Phintraco Sekuritas: IHSG Berpotensi Sideways

Phintraco Sekuritas menyatakan bahwa kenaikan IHSG sebelumnya terhambat di MA5 dengan stochastic RSI, sehingga terjadi potensi “death cross”. Akibatnya, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dalam rentang 5.800 hingga 6.000.

Broker ini menyarankan saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA), serta PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) sebagai pilihan strategis.

Join the discussion