Latest Program: Meta Gelontorkan Rp 162 Triliun Bangun Pusat Data AI Pertama di Kanada
Meta Gelontorkan Rp 162 Triliun untuk Terwujudkan Latest Program Pusat Data AI di Kanada Latest Program - Meta Platforms, perusahaan teknologi global, telah
Meta Gelontorkan Rp 162 Triliun untuk Terwujudkan Latest Program Pusat Data AI di Kanada
Latest Program – Meta Platforms, perusahaan teknologi global, telah mengumumkan Latest Program strategisnya dengan mengalokasikan dana sekitar US$ 9 miliar atau setara Rp 162,05 triliun (berdasarkan kurs Rp 18.005 per dolar AS) untuk membangun pusat data kecerdasan buatan pertama di Kanada. Ini adalah langkah besar dalam mengembangkan infrastruktur digital, terutama untuk memperkuat kemampuan komputasi dan pengembangan model AI di tengah persaingan ketat dengan pemain teknologi besar lainnya.
Proyek Terletak di Alberta, Diperkirakan Rampung dalam 2-3 Tahun
Terletak di Provinsi Alberta, pusat data ini akan menjadi salah satu dari 33 fasilitas data center yang dimiliki Meta secara internasional. Proyek yang diharapkan selesai dalam dua hingga tiga tahun ini dianggap penting untuk mempercepat kemajuan AI di Asia Pasifik dan Eropa. Selain itu, Lokasi di Alberta dipilih karena akses ke infrastruktur yang lengkap dan jaringan listrik yang kuat, yang mendukung operasional skala besar.
Sturgeon County Dipilih karena Dukungan Energi dan Regulasi yang Memicu Pertumbuhan
Meta memilih Sturgeon County sebagai lokasi proyek karena daerah ini memiliki keunggulan dalam pasokan energi terbarukan serta regulasi yang mendukung pengembangan teknologi digital. Lokasi ini juga telah ditetapkan sebagai zona industri, yang memberikan peluang ekspansi lebih luas. “Sturgeon County memenuhi berbagai kriteria penting, termasuk ketersediaan sumber daya energi dan sistem kelistrikan yang stabil,” jelas juru bicara Meta, seperti yang dikutip dari CNBC, Rabu (8/7).
“Kami percaya bahwa dengan menanamkan investasi ini, Meta dapat menjadi bagian integral dari ekosistem AI Kanada dan mendukung inovasi di sektor teknologi,” kata perwakilan perusahaan dalam pernyataan resmi.
Pengembangan Infrastruktur AI Menjadi Fokus Utama Meta
Pembangunan pusat data ini adalah bagian dari Latest Program Meta untuk meningkatkan kapasitas komputasi hingga tingkat yang lebih tinggi. Perusahaan ingin menjamin kebutuhan pengembangan model AI generatif dan layanan berbasis kecerdasan buatan, seperti Meta’s AI, yang terus berkembang. Dengan peningkatan kapasitas ini, Meta juga siap untuk menyusun bisnis cloud computing baru.
Sebagai bagian dari strategi ekspansi, Meta menargetkan pengeluaran US$ 145 miliar atau Rp 2,61 triliun untuk proyek AI tahun ini. Rencana ini mencakup penggunaan dana untuk kebutuhan data center yang tidak terpakai, serta menjual akses ke model AI kepada mitra global. “Latest Program ini akan membuka peluang baru dalam industri digital dan menumbuhkan pertumbuhan ekonomi lokal,” tambah perwakilan Meta.
Kritik dari Investor terhadap Keputusan Meta
Beberapa investor mengkritik keputusan Meta dalam membelanjakan dana secara agresif untuk Latest Program ini. Meski perusahaan optimis bahwa proyek akan menghasilkan dampak besar, kritikus mempertanyakan apakah investasi besar tersebut efektif mengingat Meta masih menghadapi tantangan kompetitif dengan OpenAI, Anthropic, dan Google. Kinerja saham Meta juga menurun sekitar 9% sejak awal tahun, sedangkan indeks Nasdaq justru naik 11%, yang memperkuat kecurigaan tentang kelayakan proyek.
Iklim Persaingan dan Dampak Lingkungan di Perhatikan
Terlepas dari kritik, Meta tetap optimis bahwa Latest Program ini akan menghadirkan manfaat signifikan untuk Kanada. Proyek ini berkontribusi pada pengembangan infrastruktur digital dan meningkatkan kapasitas komputasi secara global. Namun, kekhawatiran tentang dampak lingkungan tetap menjadi perhatian, terutama mengenai emisi karbon, konsumsi air, dan kebisingan yang diakibatkan oleh fasilitas skala besar.
Untuk mengatasi tantangan lingkungan, Meta telah bermitra dengan perusahaan energi lokal, seperti Greenlight Limited Partnership, AltaLink, Capital Power, dan Alberta Electric System Operator. Kerja sama ini diharapkan bisa memastikan operasional data center berjalan ramah lingkungan. Selain itu, proyek ini juga akan menciptakan lebih dari tiga ribu pekerjaan konstruksi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi dengan investasi lokal dan bantuan ke organisasi nirlaba.
