IHSG Sesi I Naik 0,71% hingga Net Buy Rp 343 M, Saham BULL dan ASII Dilego Asing
IHSG Sesi I Naik 0 71 persen pada perdagangan Jumat, 7 Agustus 2025. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup positif di level 6.388,80 dengan dukungan kuat
IHSG Sesi I Naik 0 71 Persen Didorong Arus Asing
Wartanaya.com – IHSG Sesi I Naik 0 71 persen pada perdagangan Jumat, 7 Agustus 2025. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup positif di level 6.388,80 dengan dukungan kuat dari investor asing. Dari 789 saham yang diperdagangkan, sebanyak 338 emiten mencatatkan penguatan harga, sementara 247 saham lainnya mengalami koreksi. Sebanyak 204 saham sisanya bergerak datar tanpa perubahan signifikan pada sesi pertama perdagangan akhir pekan ini.
Investor Asing Catat Net Buy Rp 343 Miliar
Arus masuk modal asing menjadi pendorong utama kenaikan IHSG pada sesi pertama hari ini. Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, investor asing mencatatkan net foreign buy sebesar Rp 343,13 miliar. Rincian transaksi menunjukkan foreign buy mencapai Rp 2,64 triliun, sedangkan foreign sell tercatat Rp 2,29 triliun. Angka ini menunjukkan kepercayaan investor asing terhadap prospek pasar modal Indonesia.
“Kenaikan IHSG didorong oleh sentimen positif dari bursa Asia dan aliran dana asing yang masuk ke sektor perbankan dan infrastruktur,” ujar analis pasar modal.
Dari sisi penjualan asing, saham PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) menjadi yang paling banyak dilego dengan nilai transaksi Rp 47,72 miliar. Posisi kedua ditempati PT Astra International Tbk (ASII) sebesar Rp 32,50 miliar, diikuti PT Petrosea Tbk (PTRO) dengan Rp 21,23 miliar. Penjualan asing pada saham-saham blue chip ini tidak terlalu signifikan dan masih dalam batas wajar.
Volume Transaksi Mencapai Rp 8,76 Triliun
Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkap nilai transaksi saham hingga jeda makan siang mencapai Rp 8,76 triliun. Volume perdagangan tercatat 23,50 miliar saham dengan frekuensi transaksi sebanyak 1,31 juta kali. Kapitalisasi pasar IHSG pada sesi pertama hari ini menyentuh Rp 11.193 triliun, menunjukkan likuiditas pasar yang cukup sehat.
Dari sebelas sektor yang terdaftar di BEI, sepuluh sektor terpantau berada di zona hijau. Sektor infrastruktur mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 2,14 persen. Salah satu saham yang berkontribusi positif adalah PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) yang naik 2,26 persen ke level Rp 2.710. Sektor perbankan juga memberikan kontribusi positif dengan kenaikan rata-rata 1,85 persen.
Sentimen Positif dari Bursa Asia
Di kawasan Asia, bursa saham secara umum didominasi oleh pergerakan menguat. Indeks Hang Seng naik 0,15 persen, Shanghai Composite tumbuh 0,58 persen, dan Straits Times naik 0,93 persen. Sebaliknya, Nikkei mengalami penurunan sebesar 0,41 persen. Sentimen positif dari bursa-bursa Asia ini memberikan dukungan bagi IHSG untuk melanjutkan kenaikan pada sesi kedua.
Analisis teknikal menunjukkan IHSG berada di atas garis moving average 50 hari, yang menandakan tren bullish jangka menengah. Level support terkuat berada di 6.350, sementara resistance terletak di 6.450. Jika IHSG berhasil menembus resistance tersebut, potensi kenaikan lebih lanjut menuju level 6.500 terbuka lebar.
Proyeksi Sesi Kedua dan Outlook Mingguan
Untuk sesi kedua, pasar diproyeksikan melanjutkan kenaikan dengan fokus pada saham-saham perbankan dan infrastruktur. Investor diharapkan memperhatikan perkembangan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang cenderung stabil. Selain itu, data ekonomi domestik yang akan dirilis minggu depan juga menjadi perhatian utama.
Secara mingguan, IHSG diprediksi tetap berada di jalur positif dengan target kenaikan 1-2 persen. Volume perdagangan harian diharapkan meningkat seiring dengan masuknya dana asing pada akhir pekan ini. Saham-saham dengan fundamental kuat dan dividend yield menarik menjadi pilihan favorit investor institusional.
FAQ: Pertanyaan Umum Tentang IHSG
Apa yang menyebabkan IHSG naik pada sesi pertama? IHSG naik karena adanya net buy dari investor asing sebesar Rp 343 miliar serta sentimen positif dari bursa Asia yang mayoritas bergerak naik.
Saham apa saja yang banyak dilego asing? Saham BULL, ASII, dan PTRO menjadi tiga saham yang paling banyak dilego asing dengan total nilai transaksi mencapai Rp 101,45 miliar.
Berapa kapitalisasi pasar IHSG saat ini? Kapitalisasi pasar IHSG pada sesi pertama hari ini menyentuh Rp 11.193 triliun dengan nilai transaksi mencapai Rp 8,76 triliun.
Apakah tren bullish IHSG akan berlanjut? Dengan IHSG berada di atas moving average 50 hari dan didukung aliran dana asing, tren bullish diprediksi akan berlanjut ke sesi berikutnya.
