Skip to content
Makro

Kemenkeu Soroti Pemilik Lebih dari Satu Mobil Masih Pakai Pertalite

Anthony Taylor - wartanaya.com 3 mins read

Kemenkeu Soroti Pemilik Lebih dari Satu Mobil yang Masih Menggunakan Pertalite. Kementerian Keuangan mengakui bahwa mekanisme penyaluran bantuan energi selama

Kemenkeu Soroti Pemilik Lebih dari Satu Mobil Masih Pakai Pertalite

Reformasi Subsidi Energi Jadi Prioritas APBN 2027

Wartanaya.com – Kemenkeu Soroti Pemilik Lebih dari Satu Mobil yang Masih Menggunakan Pertalite. Kementerian Keuangan mengakui bahwa mekanisme penyaluran bantuan energi selama ini belum sepenuhnya tepat sasaran. Salah satu temuan yang menjadi perhatian utama adalah masih banyaknya pemilik kendaraan lebih dari satu yang terus membeli bahan bakar minyak bersubsidi, khususnya Pertalite. Hal ini menunjukkan adanya celah dalam sistem distribusi yang perlu segera diperbaiki.

Merespons hal tersebut, pemerintah berkomitmen untuk melakukan reformasi subsidi sebagai salah satu agenda utama dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun 2027. Tujuannya adalah memastikan bantuan pemerintah lebih adil dan benar-benar sampai kepada yang membutuhkan. Reformasi ini akan menjadi fondasi penting untuk efisiensi anggaran negara ke depan.

Skema Terbuka Menguntungkan Kelompok Mampu

Rofyanto Kurniawan, yang menjabat sebagai Direktur Penyusunan APBN di Direktorat Jenderal Anggaran Kemenkeu, menjelaskan bahwa skema subsidi yang saat ini bersifat terbuka memungkinkan masyarakat mampu menikmati bantuan lebih besar dibandingkan kelompok berpenghasilan rendah. Kondisi ini menciptakan ketidakseimbangan dalam distribusi manfaat subsidi.

“Kalau kita lihat, subsidi masih belum tepat sasaran. Masih banyak orang yang pakai mobil mewah mengisi BBM bersubsidi, punya mobil dua, punya mobil tiga mengisi BBM bersubsidi,” kata Rofyanto dalam konsultasi publik RAPBN 2027, dikutip Jumat (7/8).

Menurut Rofyanto, penyebab utamanya adalah besaran subsidi yang diterima sangat bergantung pada tingkat konsumsi bahan bakar. Semakin banyak kendaraan yang dimiliki seseorang, semakin besar pula potensi subsidi yang bisa dinikmatinya. Fenomena ini semakin memperlebar kesenjangan antara kelompok mampu dan kurang mampu.

Hal ini terjadi karena kebijakan subsidi yang terbuka memungkinkan pemilik dua atau tiga mobil untuk secara otomatis mendapatkan manfaat lebih besar dibandingkan mereka yang hanya mengandalkan sepeda motor sebagai alat transportasi utama. Dampaknya, anggaran subsidi tidak optimal dalam menjangkau sasaran yang sebenarnya.

Peran Pengawasan Masyarakat

Rofyanto menambahkan bahwa pengguna sepeda motor secara umum mengonsumsi bahan bakar jauh lebih sedikit dibandingkan pemilik mobil. Sementara itu, mereka yang memiliki beberapa kendaraan dapat membeli BBM bersubsidi dalam volume yang lebih besar, sehingga nilai subsidi yang diterima juga meningkat. Ini menjadi salah satu alasan mengapa reformasi subsidi menjadi prioritas.

Oleh karena itu, pemerintah akan terus mendorong reformasi subsidi agar anggaran negara benar-benar dinikmati masyarakat yang membutuhkan. Langkah ini juga sejalan dengan upaya meningkatkan transparansi dalam pengelolaan anggaran publik.

Selain subsidi energi, pemerintah juga disebut akan memperkuat efektivitas berbagai program perlindungan sosial. Pada 2026, anggaran perlindungan sosial tercatat mencapai lebih dari Rp 500 triliun yang digunakan antara lain untuk Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan pangan, kartu sembako, Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Indonesia Pintar (KIP), hingga berbagai program beasiswa.

Rofyanto mengatakan, besarnya anggaran tersebut harus diiringi dengan pengawasan agar penyalurannya tepat sasaran. Ia mengatakan, keterlibatan masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan subsidi dan bantuan sosial akan membuat belanja negara menjadi lebih transparan sekaligus meningkatkan efektivitas penggunaan APBN.

“Kami sangat mengharapkan dukungan dari seluruh masyarakat untuk mengawasi bersama-sama pelaksanaan program bansos, program perlinsos ini. Jadi memang yang menerima benar-benar masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Frequently Asked Questions

Apa yang dimaksud dengan reformasi subsidi energi? Reformasi subsidi energi adalah perubahan sistem penyaluran bantuan energi agar lebih tepat sasaran dan efisien. Tujuannya adalah memastikan subsidi sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Mengapa pemilik lebih dari satu mobil masih menggunakan Pertalite? Hal ini terjadi karena skema subsidi yang bersifat terbuka memungkinkan siapa saja mengisi BBM bersubsidi tanpa batasan berdasarkan kepemilikan kendaraan atau tingkat pendapatan.

Berapa anggaran perlindungan sosial pada tahun 2026? Anggaran perlindungan sosial pada tahun 2026 tercatat mencapai lebih dari Rp 500 triliun untuk berbagai program seperti PKH, PIP, KIP, dan bantuan pangan.

Bagaimana peran masyarakat dalam reformasi subsidi? Masyarakat berperan penting dalam mengawasi penyaluran subsidi dan bantuan sosial agar tepat sasaran. Keterlibatan masyarakat meningkatkan transparansi dan efektivitas penggunaan anggaran negara.

Join the discussion