OKAS Genggam Kontrak Jumbo Rp 1,07 Triliun di Tambang Kalimantan, Milik Siapa?
Harga saham PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) mencatatkan kenaikan signifikan di Bursa Efek Indonesia. Pada perdagangan Jumat (7/8), emiten ini melesat
OKAS Raih Kontrak Tambang Kalimantan Senilai Rp 1,07 Triliun, Saham Langsung Melonjak
Wartanaya.com – Harga saham PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) mencatatkan kenaikan signifikan di Bursa Efek Indonesia. Pada perdagangan Jumat (7/8), emiten ini melesat naik 7,56 persen ke level Rp 128 per lembar. Kenaikan ini juga mendorong lonjakan 24 persen dalam kurun waktu satu bulan terakhir.
Kenaikan tersebut didorong oleh pengumuman perusahaan mengenai perolehan kontrak bernilai besar untuk proyek tambang di Kalimantan. OKAS berhasil mengamankan kesepakatan senilai US$ 60 juta atau setara Rp 1,07 triliun untuk penyediaan solusi eksplosif pertambangan.
Detail Kontrak Jangka Panjang
Kesepakatan ini dijalankan melalui PT Kemitraan MNK BME (KMB), yang merupakan entitas anak tidak langsung OKAS dan dimiliki oleh PT Multi Nitrotama Kimia (MNK). KMB mendapatkan dua kontrak terpisah untuk mendukung operasional tambang batu bara di wilayah Kalimantan.
Kontrak pertama bernilai sekitar US$ 11 juta. Kesepakatan ini mendukung kegiatan perusahaan tambang internasional yang beroperasi di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Sebelumnya, KMB telah menjalin kerja sama dengan pelanggan yang sama dalam kapasitas sebagai penyedia jasa eksplosif.
Sementara itu, kontrak kedua merupakan perpanjangan kerja sama senilai sekitar US$ 49 juta. Kesepakatan ini melibatkan kontraktor jasa pertambangan yang menjalankan salah satu tambang batu bara terbesar ketiga di Indonesia, berlokasi di Kalimantan Selatan.
Kedua kontrak tersebut merupakan kontrak jangka panjang hingga tahun 2029-2030, sehingga semakin menegaskan trajektori pendapatan perseroan dalam jangka panjang.
Pernyataan tersebut disampaikan manajemen OKAS dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), sebagaimana dikutip pada Jumat (7/8).
Kepercayaan Pelanggan dan Visibilitas Pendapatan
Direktur Utama OKAS, Ratno Paskalis Hendrawan, menjelaskan bahwa keberhasilan meraih kedua kontrak mencerminkan kepercayaan pelanggan terhadap kapabilitas operasional, standar keselamatan, serta kualitas layanan perusahaan.
Kami akan terus berkomitmen menghadirkan solusi eksplosif yang aman, andal, dan bernilai tambah bagi pelanggan, sekaligus menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan bagi seluruh pemegang saham.
Menurut Ratno, kontrak ini tidak hanya memperkuat posisi Ancora sebagai penyedia solusi eksplosif pertambangan di Indonesia, tetapi juga memberikan visibilitas pendapatan hingga tahun 2030.
Identitas Pelanggan di Kalimantan Selatan
Berdasarkan penelusuran Katadata.co.id, salah satu tambang batu bara terbesar di Kalimantan Selatan dioperasikan oleh PT Adaro Indonesia. Perusahaan ini merupakan anak usaha PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) yang dimiliki oleh konglomerat Garibaldi Thohir atau yang dikenal sebagai Boy Thohir. Wilayah operasi utama tambang tersebut mencakup Kabupaten Tabalong dan Balangan.
Meskipun demikian, OKAS belum secara gamblang menyatakan identitas pelanggan dalam keterbukaan informasinya. Katadata telah mencoba menghubungi pihak OKAS, namun hingga berita ini ditayangkan belum ada jawaban yang diberikan.
Dengan adanya pengumuman ini, investor menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap prospek jangka panjang OKAS di sektor pertambangan Kalimantan.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is OKAS Genggam Kontrak Jumbo Rp 1 07?
OKAS Genggam Kontrak Jumbo Rp 1 07 is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does OKAS Genggam Kontrak Jumbo Rp 1 07 matter?
OKAS Genggam Kontrak Jumbo Rp 1 07 matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
