Ribuan Senjata Ditemukan di Sekolah, Kuasa Hukum Sebut untuk Ekstrakurikuler
Penemuan Ribuan Senjata Ditemukan di Sekolah di Jakarta Selatan menjadi sorotan publik setelah pihak yayasan melakukan pembersihan ruangan mantan Ketua
Ribuan Senjata Ditemukan di Sekolah: Kuasa Hukum Klarifikasi
Wartanaya.com – Penemuan Ribuan Senjata Ditemukan di Sekolah di Jakarta Selatan menjadi sorotan publik setelah pihak yayasan melakukan pembersihan ruangan mantan Ketua Yayasan, Indra Wargadalam. Kegiatan ekstrakurikuler menembak disebut sebagai alasan utama penyimpanan alat-alat tersebut. Proses merapikan ruangan dimulai pada Jumat, 10 Juli dan berlangsung hingga pukul 11 malam.
Rincian Lengkap Senjata yang Disita
Untung Sangaji, Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan, mengungkapkan bahwa total 1.000 pucuk senjata berhasil ditemukan. Dari jumlah tersebut, enam pucuk merupakan senjata api dan 995 sisanya adalah airsoft gun atau senjata laras angin. Seluruh peralatan ini kemudian dibawa ke Polda Metro Jaya pada 11 Juli 2026 untuk diamankan.
Alhadid Endar Putra, Kuasa Hukum Indra Wargadalam, menjelaskan bahwa program menembak ini telah berjalan sejak tahun 2020. Kegiatan ekstrakurikuler tersebut diprakarsai oleh Suryo, salah satu Pembina Yayasan, dan memiliki izin resmi dari PT Lokta Karya Persatuan Menembak Indonesia. Program ini sempat terhenti setelah Suryo meninggal dunia pada 2024.
Klarifikasi Status Izin dan Kondisi Senjata
Endar menambahkan bahwa seluruh senjata laras udara yang disita Kepolisian dalam kondisi berkarat dan tidak bisa digunakan lagi. Untuk senjata api, satu unit yang disita Bhayangkara telah memiliki izin dari Perbakin. Informasi lengkap mengenai status izin ini telah disampaikan kepada Polres Metro Jakarta Selatan.
“Kalau narkoba dan video porno ini, saya tidak tahu punya siapa. Tanyakan ke pihak yang menguasai Yayasan Sekolah sejak April 2026,” katanya.
Penemuan Tambahan dan Alasan Pemecatan
Untung kembali menemukan senjata api saat mencoba mengalih fungsi dua ruangan tertutup lainnya untuk keperluan guru pada Rabu, 5 Agustus. Selain senjata api, ditemukan alat pencetak peluru, dua jenis narkoba, dan 25 CD atau piringan padat berisi video porno. Ketiga ruangan tersebut tertutup setelah kunci-kuncinya dibawa oleh Indra.
Hermawanto, Kuasa Hukum Yayasan, menjelaskan bahwa alasan pemecatan Indra adalah ditemukannya indikasi penyalahgunaan keuangan yayasan untuk kepentingan pribadi. Untung menduga Indra menyelewengkan uang yayasan untuk membeli tanah atas nama istrinya. Karena itu, istri Indra yang menjabat sebagai Pembina Yayasan kini juga telah diberhentikan.
“Ternyata, seluruh kunci ruangan yang digunakan Indra telah dibawa, sehingga kami tidak memiliki akses ke ruangan-ruangan tersebut,” ujarnya.
Frequently Asked Questions
Berapa total senjata yang ditemukan di sekolah? Total 1.000 pucuk senjata ditemukan, terdiri dari enam senjata api dan 995 airsoft gun.
Apakah semua senjata memiliki izin resmi? Senjata api memiliki izin dari Perbakin, sementara airsoft gun memiliki izin dari PT Lokta Karya Persatuan Menembak Indonesia.
Mengapa Indra Wargadalam dipecat? Indra dipecat karena indikasi penyalahgunaan keuangan yayasan untuk kepentingan pribadi, termasuk dugaan pembelian tanah atas nama istrinya.
Kapan program menembak dimulai? Program menembak dimulai pada tahun 2020 setelah diprakarsai oleh Suryo, salah satu Pembina Yayasan.
