Skip to content
Nasional

Ramai Kabar Prabowo Diajukan Jadi Penerima Nobel, Ini Aturan Resmi Nominasinya

Anthony Rodriguez - wartanaya.com 4 mins read

Ramai Kabar Prabowo Diajukan Jadi Penerima Penghargaan Nobel Perdamaian tahun 2026 telah menjadi topik hangat di berbagai platform media sosial Indonesia

Ramai Kabar Prabowo Diajukan Jadi Penerima Nobel, Ini Aturan Resmi Nominasinya

Prabowo Subianto Dinominasikan Nobel Perdamaian 2026: Klarifikasi Resmi Istana Negara

Wartanaya.com – Ramai Kabar Prabowo Diajukan Jadi Penerima Penghargaan Nobel Perdamaian tahun 2026 telah menjadi topik hangat di berbagai platform media sosial Indonesia. Inisiatif nominasi ini datang dari Dian Damayanti, seorang Guru Besar di Universitas Borobudur yang tercatat sebagai pihak berwenang untuk mengajukan calon penerima penghargaan bergengsi tersebut. Meskipun demikian, Istana Negara segera memberikan klarifikasi resmi bahwa langkah ini merupakan inisiatif pribadi dan bukan keputusan pemerintah Indonesia.

Hasan Nasbi, yang saat ini menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, mengungkapkan secara terbuka bahwa ia belum pernah meninjau dokumen nominasi yang sedang viral di berbagai platform media sosial. Ia menegaskan dengan tegas bahwa naskah nominasi tersebut tidak berasal dari instansi pemerintah manapun di Indonesia. Pernyataan ini penting untuk memberikan kejelasan kepada publik mengenai status resmi nominasi tersebut.

«Saya belum pernah melihat itu. Tapi kayaknya bukan dari pemerintah,» ujar Hasan saat menghadiri pertemuan antara Presiden dengan 150 periset BRIN di Istana Merdeka Jakarta pada Kamis (6/8).

Menurut Hasan, pemerintah saat ini masih melakukan verifikasi menyeluruh untuk mengidentifikasi pihak yang menyusun serta menerbitkan dokumen nominasi tersebut. «Entah siapa itu, kami harus cek ya,» tambahnya dengan nada serius. Proses verifikasi ini diharapkan dapat memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai asal-usul dan keabsahan dokumen nominasi yang beredar di masyarakat.

Konfirmasi Resmi dari Institut Nobel Norwegia

Berdasarkan dokumen yang diterima oleh Katadata, Dian Damayanti tercatat sebagai pihak yang mengajukan Prabowo Subianto sebagai calon penerima Nobel Perdamaian. Dokumen tersebut memuat rincian lengkap proses pengajuan serta nama-nama yang terlibat di dalamnya. Hal ini memberikan legitimasi tambahan terhadap nominasi yang diajukan.

Institut Nobel Norwegia telah mengirimkan surat elektronik resmi kepada Dian yang menyatakan keberhasilan pengiriman nominasi. «Nominasi Anda untuk Penghargaan Nobel Perdamaian 2026 telah berhasil dikirim. Komite Nobel Norwegia mengapresiasi usaha Anda dalam membuat nominasi ini,» tulis institusi tersebut dalam surat resminya. Surat elektronik ini tercatat diterima oleh Dian pada tahun sebelumnya, tepatnya hari Jumat (14/11) lalu.

Katadata.co.id menerima salinan dokumen tersebut pada hari Rabu (5/8) kemarin. Dokumen-dokumen ini menjadi bukti kuat bahwa proses nominasi telah dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku di Institut Nobel Norwegia.

Aturan Nominasi dan Pihak yang Berwenang

Sesuai ketentuan resmi Penghargaan Nobel, seseorang tidak diperbolehkan mengajukan dirinya sendiri untuk mendapatkan penghargaan Perdamaian. Namun, Dian Damayanti masuk dalam kategori pihak yang berhak memberikan nominasi, yaitu sebagai guru besar universitas dengan kualifikasi yang sesuai.

Berikut adalah pihak-pihak yang memiliki kewenangan untuk mengajukan nominasi Nobel Perdamaian:

  • Anggota parlemen dan kabinet pemerintahan dari berbagai negara
  • Anggota l’Institut de Droit International
  • Anggota dewan Liga Perempuan Internasional untuk Perdamaian dan Kemerdekaan
  • Guru besar universitas dengan spesialisasi sejarah, ilmu sosial, hukum, filsafat, teologi, dan agama
  • Rektor atau Direktur universitas terkemuka
  • Direktur institut penelitian perdamaian internasional
  • Dewan direksi atau jabatan setara dari organisasi penerima Nobel Perdamaian

Jadwal dan Proses Seleksi Nobel Perdamaian 2026

Dian mengirimkan nominasi Prabowo dalam periode yang telah ditetapkan untuk Penghargaan Nobel Perdamaian 2026, yaitu antara September 2025 hingga 1 Februari 2026. Selama kurun waktu lima bulan tersebut, Komite Nobel Norwegia telah menerima hampir 200 nominasi berbeda dari berbagai negara di seluruh dunia.

Proses seleksi berlanjut dengan penyaringan ketat untuk menghasilkan daftar pendek pada bulan Februari hingga Maret 2026. Selanjutnya, daftar tersebut akan melalui tahap tinjauan mendalam oleh Penasihat Komite Nobel Norwegia pada rentang Maret hingga Agustus 2026. Tahap ini melibatkan evaluasi komprehensif terhadap setiap kandidat yang masuk dalam daftar pendek.

Komite Nobel juga menekankan bahwa daftar pihak-pihak yang diajukan untuk penghargaan Perdamaian tidak akan dipublikasikan hingga berlaku selama 50 tahun. «Pembatasan pengumuman pihak yang diajukan mendapatkan Penghargaan Nobel Perdamaian telah mempertimbangkan kemungkinan investigasi dan opini terkait Penghargaan Nobel Perdamaian,» demikian tertulis di laman resmi Komite Penghargaan Nobel yang dikutip pada Rabu (5/8).

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Nominasi Prabowo

Siapa yang mengajukan Prabowo untuk Nobel Perdamaian? Dian Damayanti, seorang Guru Besar di Universitas Borobudur, yang tercatat sebagai pihak berwenang untuk mengajukan nominasi.

Apakah nominasi ini resmi dari pemerintah Indonesia? Bukan. Istana Negara telah mengklarifikasi bahwa nominasi ini merupakan inisiatif pribadi dan bukan keputusan resmi pemerintah Indonesia.

Kapan batas waktu pengiriman nominasi? Nominasi untuk tahun 2026 dikirimkan antara September 2025 hingga 1 Februari 2026.

Berapa banyak nominasi yang diterima Komite Nobel? Selama periode pengiriman, Komite Nobel Norwegia telah menerima hampir 200 nominasi berbeda dari berbagai negara.

Kapan hasil Nobel Perdamaian 2026 diumumkan? Hasil biasanya diumumkan pada bulan Oktober setiap tahunnya setelah proses seleksi selesai.

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id untuk informasi lebih lengkap mengenai perkembangan nominasi Prabowo Subianto.

Join the discussion