Gempa NTT Ganggu Jaringan, Telkom, XLSmart, Indosat Kerahkan Teknologi Darurat
Gempa NTT Ganggu Jaringan Telkom: Tanggap Darurat
Wartanaya.com – Guncangan gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur pada Sabtu, 15 Agustus, meninggalkan dampak serius pada infrastruktur telekomunikasi di sejumlah wilayah. Gempa NTT Ganggu Jaringan Telkom dan operator lain, sehingga tiga kelompok usaha—Telkom Group, XLSmart, dan Indosat Ooredoo Hutchison—segera mengaktifkan protokol pemulihan darurat untuk menjaga konektivitas warga terdampak.
Upaya pemulihan mencakup perbaikan fisik menara dan jalur transmisi, pengerahan genset cadangan, pengalihan trafik ke rute alternatif, serta pemanfaatan layanan satelit di titik-titik yang belum dapat dijangkau jaringan terestrial.
Pemulihan Jaringan XLSmart: Dari 91 ke Lima BTS
PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk mencatat 91 menara Base Transceiver Station (BTS) terdampak pada fase awal. Per Selasa, 18 Agustus, jumlah tersebut menyusut menjadi sekitar lima BTS yang masih memerlukan penanganan.
Donny Darmawan, Regional Group Head XLSMART Area Bali Nusra, menyatakan bahwa keselamatan warga dan ketersediaan komunikasi menjadi prioritas utama tim teknis di lapangan.
"Penurunan drastis jumlah BTS terdampak membuktikan bahwa proses pemulihan berjalan efektif. Tim kami akan terus bekerja hingga seluruh layanan kembali normal," ujar Donny dalam pernyataan tertulis, Selasa (18/8).
Untuk mengatasi keterbatasan pasokan listrik, XLSmart menyiagakan tujuh genset permanen dan 16 genset portabel di lokasi-lokasi kritis. Koordinasi antara Network Operation Center (NOC), tim regional NTT, dan teknisi lapangan dijalankan secara intensif. Medan berat serta titik-titik longsor tetap menjadi hambatan yang memperlambat percepatan pemulihan di beberapa ruas.
Di samping perbaikan BTS, perusahaan juga menangani kerusakan jalur fiber optik dan mengalihkan trafik ke rute cadangan. Pemantauan jaringan dilakukan secara berkelanjutan selama 24 jam hingga seluruh titik gangguan teratasi.
Konektivitas Satelit Telkomsat di 17 Titik
Dalam kerangka Telkom Group, PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) menargetkan penyediaan akses komunikasi berbasis satelit di 17 titik yang tersebar di Maumere, Ruteng, dan Larantuka. Langkah ini menjadi pelengkap bagi ruas-ruas jaringan terestrial yang masih dalam proses perbaikan.
Rachmad Dwi Hartanto, EVP Telkom Regional III, menjelaskan bahwa pemulihan infrastruktur di beberapa lokasi memerlukan waktu dan harus dilakukan secara bertahap demi menjamin keselamatan personel.
"Kami memastikan seluruh kapabilitas Telkom Group dikerahkan secara efektif, termasuk pemanfaatan layanan satelit Telkomsat untuk menjaga konektivitas di wilayah yang paling terdampak," kata Rachmad dalam keterangan pers, Selasa (18/8).
Fino Arfiantono, VP Corporate Secretary Telkomsat, menegaskan bahwa akses komunikasi merupakan kebutuhan krusial dalam situasi bencana—baik bagi masyarakat yang membutuhkan informasi maupun bagi tim koordinasi penanganan di lapangan.
"Kami menargetkan dukungan konektivitas satelit hadir di 17 titik di wilayah Maumere, Ruteng, dan Larantuka," ujar Fino.
Sementara itu, sejumlah ruas fiber optic, site BTS, dan infrastruktur pendukung lainnya telah pulih dan kembali aktif. Telkom Group juga menyediakan posko internet gratis di beberapa titik serta Paket Darurat bagi pelanggan Telkomsel yang dapat diaktifkan melalui kode 888 20#.
Indosat: Koordinasi dan Simpati
Indosat Ooredoo Hutchison menyampaikan bahwa gempa berdampak pada layanan telekomunikasi perusahaan di sejumlah wilayah NTT, khususnya Flores dan sekitarnya. Perusahaan menyampaikan belasungkawa mendalam kepada masyarakat terdampak.
"Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mempercepat penanganan gangguan dan mengupayakan layanan segera beroperasi secara optimal," kata EVP Head of Circle Java Indosat.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Gangguan Jaringan Pascagempa
Berapa lama estimasi pemulihan jaringan di wilayah terdampak? Pemulihan dilakukan secara bertahap tergantung tingkat kerusakan infrastruktur. XLSmart telah menurunkan jumlah BTS terdampak dari 91 menjadi sekitar lima dalam waktu kurang dari tiga hari. Untuk titik-titik dengan kerusakan berat atau akses medan sulit, proses dapat memerlukan waktu lebih lama.
Bagaimana pelanggan Telkomsel mengaktifkan Paket Darurat? Pelanggan dapat mengaktifkan Paket Darurat dengan mengetik kode 888 20# dari ponsel Telkomsel. Paket ini dirancang untuk menjaga konektivitas dasar selama jaringan utama masih dalam pemulihan.
Apakah tersedia akses internet gratis bagi warga terdampak? Ya. Telkom Group menyediakan posko internet gratis di beberapa titik di wilayah terdampak agar masyarakat tetap dapat mengakses informasi penting dan berkomunikasi dengan keluarga.
Bagaimana peran satelit dalam pemulihan konektivitas? Telkomsat mengerahkan kapabilitas satelit untuk menghadirkan akses komunikasi di 17 titik di Maumere, Ruteng, dan Larantuka. Layanan ini menjadi jembatan sementara hingga infrastruktur terestrial di lokasi tersebut kembali berfungsi normal.