WartaNaya
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Dino Patti Djalal Ingatkan Risiko Terkikisnya Kredibilitas Diplomasi Indonesia

Published Oktober 23, 2026 · Updated Oktober 23, 2026 · By Richard Wilson - wartanaya.com

Foto : Richard Wilson - wartanaya.com

Kredibilitas Diplomasi Indonesia Perlu Dijaga

Wartanaya.com – Dino Patti Djalal ingatkan risiko terkikisnya kredibilitas diplomasi Indonesia di tengah ketidakpastian geopolitik global. Mantan Wakil Menteri Luar Negeri itu menekankan bahwa kepercayaan internasional merupakan aset penting yang harus dipelihara melalui sikap politik luar negeri yang konsisten dan berprinsip.

Pandangan tersebut disampaikan Dino dalam acara Wealth Wisdom 2026 Permata Bank di Jakarta, 22 Oktober. Menurutnya, posisi geografis yang strategis, jumlah penduduk besar, dan pengaruh Indonesia di kawasan belum cukup tanpa reputasi yang baik di mata dunia.

"Banyak negara superpower seperti Amerika Serikat, tapi kehilangan kredibilitas. Respect and love cannot be forced, it has to be earned. Kita selama ini dikenal sebagai negara yang punya prinsip dan kredibel. Makanya pemerintah harus hati-hati, jangan sampai 'trust' dan kredibilitas ini terkuras. Karena begitu terkuras, sangat susah membangunnya kembali," ujar Dino.

Kepercayaan Internasional Bukan Modal Instan

Dino Patti Djalal ingatkan risiko bahwa kepercayaan dari negara lain tidak dapat dibangun dalam waktu singkat. Kredibilitas terbentuk dari rekam jejak, konsistensi kebijakan, serta kemampuan sebuah negara mempertahankan prinsip ketika menghadapi persoalan internasional.

Dalam praktik diplomasi, negara yang dipandang dapat dipercaya memiliki ruang lebih besar untuk menyampaikan pandangan, membuka dialog, menawarkan solusi, dan menjembatani kepentingan pihak-pihak yang berbeda. Sebaliknya, reputasi yang melemah dapat membatasi pengaruh dalam perundingan penting.

Kekuatan ekonomi, militer, dan letak strategis memang dapat meningkatkan daya tawar. Namun, penghormatan dan kepercayaan internasional tetap perlu diraih melalui tindakan yang dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, kehati-hatian dalam menentukan arah kebijakan luar negeri menjadi semakin penting.

ASEAN Menjadi Fondasi Diplomasi Kawasan

Di tengah dinamika dunia yang kompleks, Dino menilai ASEAN perlu tetap menjadi pijakan penting bagi diplomasi Indonesia. Hubungan Indonesia dengan negara-negara Asia Tenggara, termasuk Laos, Thailand, Kamboja, dan Malaysia, telah berkembang dalam waktu panjang dan diperkuat melalui ASEAN Charter.

Dino Patti Djalal ingatkan risiko ketidakstabilan global yang dapat berdampak pada kawasan. Indonesia memang tidak dapat mengendalikan seluruh konflik atau persaingan kekuatan besar di dunia, tetapi negara-negara Asia Tenggara tetap memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga keamanan dan ketenangan kawasan.

"Jadi kalau dunia terbakar, tanggung jawab kita adalah we cannot control that, but at least Asia Tenggara kita jaga dan aman. Itu tanggung jawab moral, politik, diplomatik, dan strategis kita," ujar Dino.

ASEAN dapat menjadi wadah konsultasi dan koordinasi dalam menghadapi berbagai perkembangan internasional. Keterlibatan aktif Indonesia di organisasi kawasan tersebut juga memperkuat posisi nasional ketika menyuarakan kepentingan Asia Tenggara di tingkat global.

Membawa ASEAN Memperbesar Relevansi Indonesia

Dino membagikan pengalamannya saat bertugas sebagai Duta Besar Indonesia di Washington DC. Menurutnya, Indonesia telah memiliki akses dan pengakuan tersendiri di Amerika Serikat, tetapi bobot diplomatik Indonesia menjadi lebih besar ketika membawa kepentingan ASEAN.

"Waktu saya di Amerika Serikat sebagai Dubes, kalau saya mewakili Indonesia, orang membuka pintu. Welcome. Tapi kalau saya mewakili Indonesia dan membawa ASEAN, kredibilitas dan relevansi kita berlipat ganda. Karena kita membawa Asia Tenggara," pungkasnya.

Pengalaman itu menunjukkan bahwa Indonesia dapat memperluas daya jangkau diplomatiknya dengan mengusung perspektif kawasan. Asia Tenggara memiliki kepentingan bersama dalam menjaga perdamaian, konektivitas, keamanan, dan pertumbuhan ekonomi.

Keunggulan Strategis Indonesia

Indonesia memiliki modal penting karena berada di antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Sebagai negara kepulauan terbesar dan negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia, Indonesia mempunyai posisi yang relevan dalam percaturan internasional.

Namun, Dino Patti Djalal ingatkan risiko apabila modal strategis tersebut tidak didukung kredibilitas yang kuat. Keunggulan geografis dan besarnya potensi nasional akan lebih bermakna apabila Indonesia tetap dipandang konsisten, dapat dipercaya, dan mampu menjaga perannya di kawasan.

FAQ

Mengapa kredibilitas penting bagi diplomasi Indonesia?

Kredibilitas membuat Indonesia lebih dipercaya ketika menyampaikan pandangan, membangun kerja sama, atau mendorong penyelesaian masalah internasional. Reputasi yang baik juga memperbesar peluang Indonesia untuk didengar oleh mitra dan negara lain.

Apa peran ASEAN bagi kepentingan diplomasi Indonesia?

ASEAN memberi Indonesia ruang untuk memperjuangkan stabilitas dan kepentingan bersama Asia Tenggara. Ketika Indonesia membawa suara kawasan, relevansi dan bobot diplomatiknya dapat menjadi lebih besar dalam forum internasional.

Bagaimana Indonesia menjaga kepercayaan internasional?

Kepercayaan perlu dijaga melalui kebijakan luar negeri yang konsisten, sikap yang berprinsip, serta komitmen terhadap hubungan jangka panjang dengan negara-negara mitra dan negara ASEAN.

Related Reading