Calon Gubernur BI Destry Damayanti Jalani Fit and Proper Test di DPR Hari Ini
Destry Damayanti Jalani Fit and Proper Test di DPR
Wartanaya.com – Calon Gubernur BI Destry Damayanti resmi menghadapi tahap uji kelayakan dan kepatutan di Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat pada Rabu, 26 Agustus 2026. Penunjukan Destry sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia definitif disampaikan Presiden Prabowo Subianto melalui Surat Presiden yang telah diterima DPR. Proses fit and proper test dijadwalkan berlangsung dalam dua sesi terpisah, yakni pukul 10.00 WIB dan 14.00 WIB, dengan agenda yang mencakup pemaparan visi-misi, tanya jawab intensif dengan anggota komisi, serta penilaian mendalam terhadap rekam jejak kandidat di sektor moneter, perbankan, dan stabilitas sistem keuangan nasional.
Dasar Penunjukan dan Pernyataan Pemerintah
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa keputusan Presiden menempatkan Destry di kursi tertinggi bank sentral didasarkan pada kompetensi teknis dan pengalaman panjangnya di bidang keuangan. Pernyataan tersebut disampaikan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 12 Agustus 2026, sekaligus menjadi penjelasan resmi pemerintah kepada publik mengenai alasan di balik pemilihan nama tersebut.
"Yang pasti rekam jejak beliau, mulai dari ilmu sarjana sampai mengabdikan diri sekian puluh tahun di bidang keuangan."
Prasetyo menambahkan bahwa seluruh proses pengajuan telah mengikuti mekanisme konstitusional yang berlaku, yakni melalui surat presiden yang kemudian diproses oleh DPR sesuai ketentuan undang-undang. Tahap fit and proper test menjadi gerbang terakhir sebelum DPR memberikan persetujuan atau penolakan atas nama yang diajukan, sehingga hasilnya akan menentukan apakah Destry dapat segera mengemban mandat sebagai Gubernur BI definitif.
Profil Karier dan Jabatan Strategis
Destry Damayanti saat ini merangkap dua posisi strategis di Bank Indonesia, yaitu Pejabat Gubernur Sementara dan Deputi Gubernur Senior. Sebelum bergabung dengan bank sentral, ia pernah menjabat sebagai Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan untuk periode 2015 hingga 2019. Latar belakang akademiknya mencakup gelar sarjana di bidang ekonomi, sementara pengalaman profesionalnya membentang puluhan tahun di sektor keuangan nasional, mulai dari perbankan komersial hingga otoritas pengawas dan penjamin simpanan.
Kombinasi pengalaman di LPS dan BI menjadikan Destry figur yang memahami secara menyeluruh mekanisme stabilitas sistem keuangan, mulai dari pengawasan bank, pengelolaan likuiditas, hingga penanganan krisis perbankan. Pemahaman lintas institusi inilah yang menjadi pertimbangan utama pemerintah dalam memilihnya untuk memimpin bank sentral secara definitif dan memastikan keberlanjutan kebijakan moneter yang telah berjalan.
Tiga Nama Lain dalam Usulan Dewan Gubernur
Bersamaan dengan pengajuan Destry, pemerintah juga mengusulkan tiga figur lain guna melengkapi susunan Dewan Gubernur BI. Ketua DPR Puan Maharani merinci komposisi usulan tersebut dalam keterangan resminya kepada awak media.
"Jadi suratnya itu mengusulkan satu nama terkait dengan calon gubernur Bank Indonesia, yaitu Ibu Destry Damayanti dan satu calon deputi gubernur senior Bank Indonesia, yaitu Ibu Aida S. Budiman. Dan dua nama calon deputi gubernur Bank Indonesia, yaitu pertama Bapak Solikin M. Juhro dan kedua Bapak Anwar Bashori."
Dengan demikian, total empat nama akan menjalani proses verifikasi di DPR. Aida S. Budiman diajukan untuk posisi Deputi Gubernur Senior, sementara Solikin M. Juhro dan Anwar Bashori masing-masing diusulkan sebagai Deputi Gubernur. Seluruh tahapan persetujuan harus rampung sebelum masa jabatan dewan sebelumnya berakhir, sehingga jadwal sidang Komisi XI menjadi penentu kecepatan proses legislasi tersebut.
FAQ: Hal yang Perlu Diketahui
Apa itu fit and proper test dan mengapa penting?
Fit and proper test adalah mekanisme uji kelayakan dan kepatutan yang dilakukan DPR terhadap calon pejabat negara sebelum memberikan persetujuan resmi. Dalam konteks Bank Indonesia, tahapan ini mencakup penilaian integritas pribadi, kompetensi teknis di bidang moneter dan perbankan, rekam jejak profesional, serta visi kandidat terhadap arah kebijakan suku bunga, nilai tukar, dan stabilitas sistem keuangan. Hasilnya bersifat mengikat bagi proses legislasi selanjutnya.
Kapan dan bagaimana hasil uji kelayakan diumumkan?
Hasil fit and proper test di Komisi XI disampaikan setelah seluruh sesi tanya jawab dan pemaparan selesai. Apabila komisi memberikan rekomendasi positif, nama tersebut dibawa ke sidang paripurna DPR untuk pengambilan keputusan akhir melalui voting. Proses paripurna biasanya dijadwalkan dalam beberapa hari kerja setelah rekomendasi komisi diterima.
Apa yang terjadi apabila DPR menolak calon yang diajukan?
Berdasarkan Undang-Undang Bank Indonesia, apabila DPR tidak memberikan persetujuan, Presiden wajib mengajukan nama pengganti dalam jangka waktu yang ditentukan undang-undang. Proses pengajuan ulang kemudian mengikuti jalur yang sama, mulai dari penerbitan surat presiden baru hingga pelaksanaan uji kelayakan di komisi terkait, sehingga terdapat potensi penundaan dalam pengisian jabatan gubernur bank sentral.