WartaNaya
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Kota Makassar Terpilih Jadi Salah Satu Hub GSIH Global Hub 2026

Published Agustus 28, 2026 · Updated Agustus 28, 2026 · By Elizabeth Anderson - wartanaya.com

Foto : Elizabeth Anderson - wartanaya.com

Makassar Masuk Daftar Sepuluh Hub GSIH Global 2026

Wartanaya.com – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi menetapkan sepuluh titik di Indonesia sebagai lokasi Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) Global Hub 2026. Kota Makassar termasuk dalam daftar tersebut, menandai langkah baru dalam upaya mempertemukan potensi inovasi lokal dengan jejaring teknologi berskala internasional.

Pandangan Menteri Komdigi: Dari Konektivitas Menuju Pertumbuhan

Meutya Hafid, Menteri Komunikasi dan Digital, menegaskan bahwa pembangunan ekosistem digital tidak boleh berhenti pada aspek infrastruktur semata. Ia menekankan bahwa keterhubungan fisik harus bertransformasi menjadi pertumbuhan ekonomi yang nyata bagi masyarakat di setiap daerah.

"Kita tidak boleh berhenti hanya di konektivitas. Kita harus memastikan keterhubungan itu tertranslasikan menjadi pertumbuhan atau connectivity become growth."

Meutya menyampaikan pernyataan itu saat peluncuran serentak sepuluh lokasi GSIH yang digelar di BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Rabu (26/8). Menurutnya, pemerataan akses terhadap inovasi, talenta, investor, industri, dan pasar menjadi prasyarat agar potensi daerah tidak tertinggal.

"Yang kami pastikan adalah daerah-daerah punya akses terhadap inovasi, akses terhadap talenta, akses terhadap investor, akses terhadap industri, dan tentunya akses terhadap pasar. Jadi, bukan hanya konektivitas secara fisik, tetapi konektivitas terhadap ekosistem."

Respons Wali Kota: Kolaborasi sebagai Kunci

Munafri Arifuddin, Wali Kota Makassar, hadir langsung dalam acara peluncuran di Jakarta. Ia memandang kehadiran kota tersebut dalam daftar GSIH sebagai momentum untuk menggerakkan pengembangan talenta digital, ekonomi kreatif, serta UMKM berbasis teknologi di tingkat lokal.

Munafri menekankan bahwa pembangunan ekosistem digital tidak bisa ditangani satu pihak saja. Tanggung jawabnya bersifat kolektif, mencakup pemerintah, pelaku usaha, komunitas, akademisi, industri, hingga generasi muda.

"Paling penting dalam ekosistem ini adalah sharing responsibility. Karena masa depan ekosistem digital bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama."

Ia menambahkan bahwa ruang kolaborasi semacam ini krusial agar kemajuan teknologi tidak terjebak hanya di sektor industri, melainkan menghasilkan dampak langsung bagi kehidupan masyarakat.

"Kita hadir untuk menyaksikan langkah baru dalam membangun ekosistem digital Indonesia yang terhubung, kolaboratif, dan berdaya saing global."

Arah Kebijakan Pemkot Makassar

Pemerintah kota berkomitmen memanfaatkan posisi sebagai hub GSIH untuk memperkuat infrastruktur inovasi di tingkat lokal. Berbagai pihak yang berminat mengembangkan teknologi dan produk digital di Makassar akan difasilitasi melalui ruang kolaborasi yang dibuka oleh pemkot.

"Langkah ini memperkuat arah pembangunan Makassar sebagai kota yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu mengambil peran dalam ekosistem ekonomi digital nasional."

Daftar Sepuluh Lokasi GSIH Global Hub 2026

1. Jakarta 2. Batam 3. Medan 4. Bandung 5. Malang 6. Makassar 7. Papua 8. Yogyakarta 9. Aceh 10. Surabaya

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Kota Makassar Terpilih Jadi Salah Satu?

Kota Makassar Terpilih Jadi Salah Satu is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Kota Makassar Terpilih Jadi Salah Satu matter?

Kota Makassar Terpilih Jadi Salah Satu matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.