WartaNaya
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Manggarai NTT, Tak Berpotensi Tsunami

Published Agustus 24, 2026 · Updated Agustus 24, 2026 · By Richard Wilson - wartanaya.com

Foto : Richard Wilson - wartanaya.com

Gempa 5,2 SRt Guncang Manggarai, NTT — Tsunami Tidak Terdeteksi

Wartanaya.com – Sebuah gempa berkekuatan magnitudo 5,2 tercatat menggoyang wilayah Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, pada Senin dini hari sekitar pukul 04.20 WIB. Berdasarkan informasi resmi, lindu tersebut tidak memicu potensi gelombang tsunami.

Detail Seismik dari BMKG

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melaporkan episentrum gempa berada pada koordinat 8.30 LS serta 120.62 BT. Titik tersebut terletak kurang lebih 38 kilometer ke arah timur laut dari pusat Kota Ruteng, dengan kedalaman hiposenter sekitar 10 kilometer.

"Tidak berpotensi tsunami," tulis BMKG melalui laman resmi X, Senin (24/8).

Konteks: Dampak Gempa Besar 15 Agustus

Guncangan ini terjadi di tengah pemulihan pasca-gempa dahsyat magnitudo 7,7 yang melanda NTT pada 15 Agustus. Hingga Minggu (23/8), Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat total 91 korban jiwa akibat bencana tersebut.

"Jumlah korban jiwa bertambah empat orang dari hari sebelumnya. Dengan rincian Manggarai 32 jiwa, Manggarai Timur 31 jiwa, Sikka 6 jiwa, Ende 2 jiwa, Manggarai Barat 1 jiwa, Nagekeo 14 jiwa, Ngada 5 jiwa," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dikutip dari jumpa pers daring, Minggu (23/8).

Profil Korban

Dari total korban meninggal, 40 berjenis kelamin laki-laki, 48 perempuan, dan tiga masih dalam proses identifikasi. Ditinjau dari kelompok usia, 39 korban merupakan lansia, empat batita, satu balita, 12 anak dan remaja, serta 35 orang dewasa.

Menurut data yang dihimpun BNPB, sekitar 51 persen kematian disebabkan dampak langsung gempa—seperti tertimpa puing bangunan—sedangkan 49 persen lainnya akibat dampak tidak langsung.

Angka Pengungsi dan Aktivitas Seismik Lanjutan

Berton mengungkapkan jumlah pengungsi akibat gempa di NTT telah melonjak menjadi 161.084 jiwa. Tiga kabupaten dengan konsentrasi pengungsi tertinggi adalah Manggarai (46.519 jiwa), Nagekeo (34.256 jiwa), dan Manggarai Timur (31.372 jiwa).

Sementara itu, aktivitas seismik berkekuatan tinggi masih berlangsung di wilayah tersebut. Data BMKG menunjukkan tujuh kali gempa dengan magnitudo di atas 5 tercatat mengguncang NTT selama periode 20–22 Agustus.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Gempa Magnitudo 5 2 Guncang Manggarai?

Gempa Magnitudo 5 2 Guncang Manggarai is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Gempa Magnitudo 5 2 Guncang Manggarai matter?

Gempa Magnitudo 5 2 Guncang Manggarai matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.