WartaNaya
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Dinkes Kalsel Dirikan Rumah Oksigen Bantu Warga Terdampak Asap Karhutla

Published Agustus 28, 2026 · Updated Agustus 28, 2026 · By Michael Moore - wartanaya.com

Foto : Michael Moore - wartanaya.com

Posko Oksigen Konsentrat Diresmikan di Banjarbaru untuk Warga Terdampak Kabut Asap

Wartanaya.com – Di tengah pekatnya kabut asap yang menyelimuti Kalimantan Selatan, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan (Dinkes Kalsel) mengoperasikan sebuah rumah oksigen di kawasan Simpang Bundaran Bandara Lama, Banjarbaru. Fasilitas ini ditujukan sebagai layanan darurat bagi siapa pun yang membutuhkan bantuan pernapasan saat melintasi area tersebut.

Mekanisme dan Lokasi Fasilitas

Kepala Dinkes Kalsel, Diauddin, menjelaskan bahwa rumah oksigen pada dasarnya berfungsi sebagai posko penyedia oksigen konsentrat. Warga yang merasa kesulitan bernapas akibat paparan asap dapat langsung memanfaatkan layanan di lokasi tersebut tanpa prosedur berbelit.

"Kawasan itu satu jalur dan cukup banyak dilalui masyarakat, kondisi kabut asap pada pagi hari kerap terasa lebih pekat. Jadi ada posko yang menyiapkan oksigen konsentrat di sana. If ada yang mau pakai oksigen di sana dipersilakan," kata Diauddin, dikutip dari Antara, Kamis (28/8).

Tahap Pemantauan dan Potensi Perluasan

Menurut Diauddin, operasional rumah oksigen saat ini masih berada dalam fase pemantauan. Tujuannya adalah mengukur seberapa besar kebutuhan masyarakat terhadap layanan oksigen serta menilai tingkat pemanfaatan fasilitas selama kabut asap masih berlangsung di wilayah Kalsel.

"Jika manfaat rumah oksigen dirasakan masyarakat dan kebutuhan terhadap layanan meningkat, Dinkes Kalsel akan mempertimbangkan penambahan lokasi dengan menyesuaikan kebutuhan di lapangan serta kemampuan tenaga kesehatan yang tersedia untuk mendukung pengoperasian fasilitas tersebut," ujarnya.

Keterbatasan Personel sebagai Faktor Penentu

Diauddin mengakui bahwa jumlah tenaga kesehatan menjadi kendala utama dalam memperluas layanan. Pengoperasian rumah oksigen memerlukan dukungan personel medis agar masyarakat memperoleh penanganan yang memadai. Apabila beban kerja melampaui kapasitas tim yang ada, koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota akan dilakukan untuk menambah tenaga.

"Kalau nanti kita kewalahan, kita akan minta bantuan kabupaten dan kota untuk menambah personel tenaga kesehatan," kata Diauddin.

Dinkes Kalsel menegaskan bahwa rumah oksigen ini merupakan layanan pendukung darurat, bukan pengganti penanganan medis lanjutan. Fokus utamanya adalah membantu warga yang melintas di Simpang Bundaran Bandara Lama Banjarbaru agar tetap dapat bernapas dengan aman selama kondisi kabut asap belum mereda.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Dinkes Kalsel Dirikan Rumah Oksigen Bantu?

Dinkes Kalsel Dirikan Rumah Oksigen Bantu is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Dinkes Kalsel Dirikan Rumah Oksigen Bantu matter?

Dinkes Kalsel Dirikan Rumah Oksigen Bantu matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.