WartaNaya
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

IHSG Rawan Terkoreksi, Analis Rekomendasikan Saham INCO, TLKM, BBTN, PTRO

Published Agustus 24, 2026 · Updated Agustus 24, 2026 · By Anthony Taylor - wartanaya.com

Foto : Anthony Taylor - wartanaya.com

IHSG Berisiko Koreksi Jangka Pendek, Empat Saham Ini Masuk Radar Analis

Wartanaya.com – Pembukaan perdagangan Senin (24/8) diwarnai peringatan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memiliki kerentanan terhadap koreksi dalam waktu dekat. Kendati demikian, para analis tetap menyodorkan daftar saham pilihan yang mencakup PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Petrosea Tbk (PTRO), serta PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN).

Proyeksi Teknis dan Level Kunci

Herditya Wicaksana, analis MNC Sekuritas, mencatat bahwa secara teknikal IHSG telah menguat 1,93% sepanjang pekan lalu dan berhasil bertahan di atas moving average (MA) 20. Ia menilai posisi indeks saat ini berada pada wave v dari wave (c) dalam kerangka Elliott Wave.

Walaupun masih bertahan di zona hijau, Herditya mengingatkan investor untuk mewaspadai potensi koreksi jangka pendek pada rentang 6.429–6.475.

"Untuk target berikutnya berada di 6.628–6.666 sekaligus menguji area gap," tulis Herditya dalam risetnya, Senin (24/8).

MNC Sekuritas menetapkan area support IHSG pada kisaran 6.373–6.272, sementara level resistance diperkirakan berada di rentang 6.599–6.705. Support merujuk pada area harga yang diyakini sebagai titik terendah dalam satu periode; ketika harga menyentuh level tersebut, daya beli cenderung mendorong kenaikan kembali. Sebaliknya, resistance menandai titik tertinggi yang biasanya memicu aksi jual besar sehingga laju kenaikan tertahan.

Konteks Eksternal dan Sentimen Pasar

Dari sisi eksternal, Wall Street menutup perdagangan Jumat (21/8) dengan penguatan, meskipun secara mingguan masih melemah. Kenaikan ditopang oleh saham sektor keuangan, kesehatan, dan bahan baku.

Imbal hasil US Treasury melanjutkan tren naik: tenor 10 tahun melonjak 3 basis poin ke 4,736%, sedangkan tenor 30 tahun mencapai 5,273%. Harga emas spot menguat 2,3% menjadi US$ 4.619 per troy ounce, sementara minyak Brent stabil di kisaran US$ 94 per barel.

Menurut Phintraco Sekuritas, investor akan menyoroti Simposium Jackson Hole untuk membaca arah kebijakan moneter The Fed serta respons pasar terhadap kenaikan imbal hasil Treasury. Data indeks PCE, pesanan tahan lama, dan revisi tahunan nonfarm payrolls juga menjadi perhatian utama.

"Selain itu, investor akan mencermati laporan keuangan Nvidia yang menjadi tolok ukur kinerja perusahaan sektor AI di tengah belanja infrastruktur yang dianggap berlebihan," tulis Phintraco.

Phintraco Sekuritas menyoroti bahwa secara teknikal IHSG telah ditutup di atas MA100 dan berpotensi menguji level resistance 6.630 serta menutup gap di 6.705. Pergerakan indeks tersebut dinilai mendukung penguatan rupiah serta optimisme terhadap prospek perekonomian domestik. Namun, investor perlu waspada terhadap sentimen negatif jangka pendek yang menyertai rebalancing FTSE Global Equity Index.

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas

Untuk PT Vale Indonesia Tbk (INCO), MNC Sekuritas menyarankan strategi beli pada kelemahan dengan akumulasi di rentang Rp 4.720–Rp 5.100, target harga Rp 5.700–Rp 6.000, dan stoploss di bawah Rp 4.620.

PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) mendapat rekomendasi trading buy pada area Rp 2.580–Rp 2.610, dengan target harga Rp 2.740–Rp 2.840 dan stoploss di bawah Rp 2.570.

Rekomendasi Saham Phintraco Sekuritas

Phintraco Sekuritas menyodorkan enam saham pilihan: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Petrosea Tbk (PTRO), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN).

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is IHSG Rawan Terkoreksi Analis Rekomendasikan Saham?

IHSG Rawan Terkoreksi Analis Rekomendasikan Saham is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does IHSG Rawan Terkoreksi Analis Rekomendasikan Saham matter?

IHSG Rawan Terkoreksi Analis Rekomendasikan Saham matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.