IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan, Analis Jagokan Saham ANTM, DEWA hingga BUMI
IHSG Diproyeksikan Terus Menguat, Sejumlah Saham Tambang dan Konstruksi Jadi Sorotan
Wartanaya.com – Pasar saham domestik diperkirakan masih menyimpan ruang kenaikan pada sesi perdagangan Jumat (28/8). Di balik optimisme tersebut, sejumlah analis membidik emiten-emiten seperti PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA) sebagai pilihan utama.
Bacaan Teknikal dari Binaartha Sekuritas
Ivan Rosanova, analis Binaartha Sekuritas, menilai indeks acuan bursa memiliki peluang melanjutkan reli setelah melonjak 1,81% ke angka 6.521 pada Kamis (27/8). Menurut Ivan, penguatan itu sudah berhasil menembus garis resisten minor di 6.508, sehingga membuka kemungkinan pengujian ulang terhadap resisten berikutnya di 6.545.
Ia menambahkan bahwa momentum positif ini diprediksi bertahan selama indeks tidak jebol ke bawah 6.435. Dalam risetnya yang dikutip Jumat (28/8), Ivan menegaskan:
"Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bullish."
Sebagai acuan pergerakan, level support IHSG tertata di 6.435, 6.352, 6.230, dan 6.080, sementara resisten berada di 6.545, 6.666, 6.835, dan 6.916. Secara konseptual, support menandai area harga yang diyakini sebagai batas bawah sementara; ketika harga menyentuh zona tersebut, tekanan beli cenderung meningkat dan mendorong pemulihan. Sebaliknya, resistance mewakili batas atas yang biasanya memicu aksi jual besar sehingga laju kenaikan terhenti.
Rekomendasi Saham Hari Ini
Untuk perdagangan Jumat, Ivan memaparkan daftar emiten pilihan berikut beserta target harganya:
PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) ditargetkan ke Rp 1.760, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) ke Rp 3.230, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) ke Rp 4.280, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) ke level 195, serta PT United Tractors Tbk (UNTR) ke Rp 25.100.
Perspektif Mirae Asset Sekuritas
Nafan Aji Gusta, tim Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas, melihat secara teknikal IHSG berpeluang membentuk pola high baru seiring berlanjutnya uptrend. Ia menjelaskan bahwa MA20 dan MA60 telah menghasilkan positive crossover, indikator Stochastics KD memancarkan sinyal positif, sementara RSI berpotensi membentuk pola golden cross.
Di sisi fundamental, Nafan menyoroti kelegaan pelaku pasar menyusul berakhirnya aksi penyampaian pendapat di Gedung DPR RI secara damai. Kejelasan target pengesahan regulasi dinilai turut memicu aksi beli lintas sektor emiten. Keputusan DPR yang menetapkan batas waktu pengesahan UU Perampasan Aset paling lambat 15 Desember 2026 juga dipersepsikan konstruktif, karena memberikan kepastian tindak lanjut atas salah satu tuntutan dalam aksi tersebut.
Meski demikian, Nafan mengingatkan agar pelaku pasar tetap waspada terhadap pelemahan rupiah yang terdepresiasi 0,11% ke posisi Rp 17.744 per dolar AS. Kondisi itu berpotensi membendung penguatan IHSG, terutama bila kembali memicu kekhawatiran atas arus modal asing.
Sebagai rekomendasi, Nafan merekomendasikan PT Sentul City Tbk (BKSL), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP).
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan Analis Jagokan?IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan Analis Jagokan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan Analis Jagokan matter?IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan Analis Jagokan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.