Energi

Prabowo Segera Resmikan Pabrik Baterai Listrik Antam-CATL di Karawang

2026_10_21-18_20_00_412f4046-cd48-11f1-a46b-0242ac120005_960x640_thumb

Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Antam-CATL di Karawang Siap Diresmikan

Wartanaya.com – Indonesia bersiap menambah fasilitas produksi baterai kendaraan listrik melalui pabrik hasil kerja sama PT Aneka Tambang Tbk atau Antam dengan Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL) di Karawang, Jawa Barat. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan fasilitas tersebut dalam waktu dekat karena kegiatan produksinya telah dimulai.

Peresmian pabrik ini menjadi tahap lanjutan dari proyek ekosistem industri baterai kendaraan listrik terintegrasi yang sebelumnya memulai pembangunan fisik melalui groundbreaking. Kehadiran fasilitas di Karawang diharapkan memperkuat rantai pasok industri kendaraan listrik nasional, mulai dari pengolahan bahan tambang hingga pembuatan sel baterai.

“Tadi laporan terkait persiapan peresmian pabrik baterai yang satu tahun lalu digroundbreaking oleh Bapak Presiden. Dalam waktu dekat akan diresmikan karena pabriknya sudah mulai produksi,” kata Bahlil saat ditemui di Istana Kepresidenan, Kamis (29/10).

Tiga Pabrik Baterai Beroperasi

Setelah fasilitas Antam-CATL diresmikan, Indonesia akan memiliki tiga pabrik baterai kendaraan listrik yang telah berjalan. Selain proyek di Karawang, terdapat pabrik milik Hyundai di Jawa Barat yang memiliki kapasitas awal 10 gigawatt per hour (GWh), serta pabrik baterai di Halmahera, Maluku Utara.

Penambahan kapasitas manufaktur tersebut penting bagi ambisi Indonesia membangun industri kendaraan listrik secara lebih lengkap. Baterai merupakan salah satu komponen utama kendaraan listrik dan membutuhkan rantai produksi yang panjang, dari bahan baku mineral hingga produk siap pakai. Indonesia memiliki sumber daya nikel yang menjadi salah satu bahan penting dalam sejumlah teknologi baterai.

Bahlil menilai keterhubungan antarbagian industri itu mulai terbentuk di dalam negeri. Rangkaian yang dimaksud meliputi kegiatan tambang, pengolahan melalui smelter high pressure acid leaching atau HPAL, produksi prekursor, katoda, hingga sel baterai.

“Artinya ekosistem baterai mobil kita betul-betul sudah terintegrasi antara tambang, smelter HPAL, prekursor, katoda, sampai baterai cell. Mungkin tidak banyak negara yang memiliki. Nah, ini bagian daripada ikhtiar untuk melakukan hilirisasi,” ujarnya.

Hilirisasi menjadi bagian penting dari pengembangan proyek ini karena bertujuan meningkatkan nilai tambah komoditas mineral di dalam negeri. Dengan pengolahan dan manufaktur yang dilakukan di Indonesia, rantai industri tidak berhenti pada ekspor bahan mentah, tetapi dapat berkembang ke produk bernilai lebih tinggi.

Investasi US$5,9 Miliar dalam Ekosistem Terpadu

Proyek industri baterai terintegrasi tersebut merupakan Proyek Strategis Nasional dengan nilai investasi mencapai US$5,9 miliar, setara sekitar Rp96 triliun. Presiden Prabowo telah meresmikan groundbreaking proyek itu di Kawasan Artha Industrial Hills atau AIH, Karawang, Jawa Barat, pada Minggu, 29 Juni.

Pengembangan ekosistem ini dilakukan oleh Antam, Indonesia Battery Corporation (IBC), serta konsorsium yang terdiri atas CATL, Brunp, dan Lygend, yang dikenal sebagai CBL. Kerja sama tersebut mencakup pembangunan rantai industri baterai kendaraan listrik dari sektor hulu hingga hilir.

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, saya dengan penuh kebanggaan meresmikan groundbreaking ekosistem industri kendaraan listrik terintegrasi konsorsium Antam, IBC, dan CBL. Saya nyatakan proyek ini dimulai,” kata Prabowo dalam sambutannya pada Minggu (29/6/25).

Total terdapat enam proyek dalam ekosistem tersebut. Lima proyek ditempatkan di Kawasan FHT, Halmahera Timur, Maluku Utara, dengan investasi US$4,7 miliar. Satu proyek lainnya berada di Karawang dan bernilai US$1,2 miliar. Pembagian lokasi ini menunjukkan hubungan antara pusat bahan baku dan kawasan manufaktur dalam pengembangan industri baterai nasional.

Keseluruhan proyek mencakup lahan seluas 3.023 hektare. Pemerintah memperkirakan pengembangannya dapat membuka 8.000 lapangan kerja langsung, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di wilayah sekitar. Pembangunan ekosistem tersebut juga terhubung dengan 18 proyek infrastruktur, yang diperlukan untuk mendukung kegiatan industri dalam skala besar.

Agenda Listrik Desa

Selain agenda peresmian pabrik baterai, Presiden juga direncanakan meresmikan program listrik desa. Kegiatan itu kemungkinan akan dilaksanakan di Sulawesi. Program tersebut berkaitan dengan upaya memperluas akses listrik bagi masyarakat yang masih tinggal di wilayah belum teraliri jaringan.

Bahlil menyebut sekitar 11.000 desa dan dusun di Indonesia masih belum memiliki akses listrik. Dalam waktu dekat, pemerintah menyiapkan peresmian sekitar 1.413 titik program elektrifikasi. Perluasan akses energi menjadi bagian yang berbeda tetapi sejalan dengan agenda industri baterai: satu sisi mendorong penguatan manufaktur teknologi energi, sementara sisi lain berupaya memastikan manfaat kelistrikan menjangkau masyarakat di berbagai daerah.

“Jadi ada sekitar 1.413 titik yang akan diresmikan dalam waktu dekat ini,” ucapnya.

Beroperasinya pabrik Antam-CATL di Karawang akan menjadi penanda penting bagi perkembangan industri baterai kendaraan listrik Indonesia. Tantangan berikutnya adalah menjaga kesinambungan seluruh mata rantai produksi, kesiapan infrastruktur, serta manfaat ekonomi yang dapat dirasakan oleh kawasan industri maupun masyarakat sekitar proyek.

Frequently Asked Questions

What is Prabowo Segera Resmikan Pabrik Baterai Listrik?

Prabowo Segera Resmikan Pabrik Baterai Listrik is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Prabowo Segera Resmikan Pabrik Baterai Listrik matter?

Prabowo Segera Resmikan Pabrik Baterai Listrik matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *